Menu

Mode Gelap
JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol Bupati Masnah Hadiri Pengukuhan Ketua LAM se Kecamatan Sungai Gelam Wagub Sani Hadiri Halal bi Halal Serta Pelantikan Fatayat NU se Jambi Komisi IV DPRD Provinsi Cek Pembangunan Gedung SMA Negeri 12 Kota Jambi Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN

Nasional · 28 Feb 2022 01:13 WIB

Ulama NU Ini Sampaikan Pesan Penting untuk Jokowi soal Menag Yaqut


 Ulama senior Nahdahtul Ulama (NU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang juga merupakan Ketua Yayasan Maraqittaqlimat Mamben Lombok Timur, TGH Hazmi Hamzar. (ANTARA/Nur Imansyah). Perbesar

Ulama senior Nahdahtul Ulama (NU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang juga merupakan Ketua Yayasan Maraqittaqlimat Mamben Lombok Timur, TGH Hazmi Hamzar. (ANTARA/Nur Imansyah).

NASIONAL – Ulama dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Hazmi Hamzar meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin menegur dan mengevaluasi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Permintaan disampaikan ketua Yayasan Maraqitta’limat Mamben Lombok Timur itu atas ucapan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil yang dinilai membandingkan kumandang azan melalui pelantang masjid dengan suara gonggongan anjing.

BACA LAINNYA  Hesti: Tekuluk Identitas Khas Wanita Jambi

“Ungkapan Menteri Agama yang membandingkan suara azan dengan gonggongan anjing itu sangat fatal,” TGH Hazmi Hamzar di Mataram, Sabtu (26/2/2022).

Tokoh senior Nahdlatul Ulama (NU) NTB itu menilai analogi yang dipakai Menag Yaqut merupakan sebuah kesalahan besar.

BACA LAINNYA  Catat! ASN Dilarang Cuti Pada Tanggal Ini

Logika yang digunakan oleh Menag menurutnya adalah kategori qiyas fasid atau kesalahan dalam mengambil analogi.

“Oleh karena karena itu, sangat diharapkan agar Menag segera meminta maaf kepada masyarakat,” tegas Hazmi Hamzar.

BACA LAINNYA  Zulva Fadhil Minta Guru PAUD Fokus Pada Karakter Anak-anak

Anggota DPRD NTB itu menyatakan jika Menag yang akrab disapa dengan panggilan Gus Yaqut tidak segera minta maaf kepada umat Islam, itu akan menjadi masalah besar, bahkan menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Sudah pasti seluruh umat Islam tidak akan menerima pernyataan Menag RI tersebut,” ucapnya.

Artikel ini telah dibaca 118 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol

17 Mei 2022 - 13:29 WIB

Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN

16 Mei 2022 - 13:54 WIB

Tito Karnavian Bakal Lantik 5 Pj Gubernur Hari Ini

12 Mei 2022 - 07:30 WIB

DOR! Pak Guru MIT Tewas Ditembus Peluru

28 April 2022 - 06:01 WIB

Benarkah Habib Rizieq Dinobatkan Imam Besar oleh Dedengkot NU?

27 April 2022 - 00:45 WIB

THR PNS Terancam Dibayar Setelah Lebaran

24 April 2022 - 18:51 WIB

Trending di Nasional