Iin Kurniasih Ajak Pemerintah dan Masyarakat Promosikan Senam Rentak Kudo Sekda Provinsi Jambi Harapkan BI Turut Bantu Pulihkan Masyarakat Pemprov Jambi Gelar Pasar Murah Sampai Tanggal Ini Hadiri HUT SMA N 3 Kota Jambi, Abdullah Sani: Pemprov Jambi Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kapolsek Marosebo Ulu Pantau Langsung Vaksinasi Siswa SD

Home / Ekonomi / Kabar Daerah

Sabtu, 8 Januari 2022 - 01:05 WIB

Abdullah Sani: UMKM Pilar Pembangkit Perekonomian Jambi

Sani saat membuka secara langsung Pameran dan Bazar UMKM dalam rangka HUT ke 65 Provinsi Jambi Tahun 2022

Sani saat membuka secara langsung Pameran dan Bazar UMKM dalam rangka HUT ke 65 Provinsi Jambi Tahun 2022

Kabarjambikito.com – Wakil Gubernur Jambi, Drs.H.Abdullah Sani,M.Pd.I, menyatakan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar yang sangat penting dalam upaya membangkitkan perekonomian Provinsi Jambi, terlebih pasca pandemi covid-19.

Hal tersebut dinyatakan Sani saat membuka secara langsung Pameran dan Bazar UMKM dalam rangka HUT ke 65 Provinsi Jambi Tahun 2022, yang berlangsung di lapangan depan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (06/01/2022).

“Pameran dan bazar UMKM merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-65 Provinsi Jambi Tahun 2022 yang bertujuan untuk mensosialisaikan program-program kegiatan pembangunan daerah Provinsi Jambi. Pameran ini memamerkan produk-produk kreativitas, makanan khas, pakaian tradisional dari Kabupaten/Kota, binaan BUMD dan BUMN, serta para produsen UMKM,” kata Sani.

Sani menuturkan, penyelenggaraan pameran ini sangatlah penting, ditengah-tengah upaya pembangunan ekonomi, sentra-sentra kerajinan atau usaha kecil menengah sebagai basis ekonomi kerakyatan serta ekonomi kreatif, perlu terus menerus dikembangkan.

“Semangat berkarya dan berkreasi perlu difasilitasi, diberikan kemudahan dengan memberikan kesempatan kepada para pengrajin serta produsen usaha kecil menengah, untuk memamerkan karya-karyanya dan hasil produk. Pameran hasil kreativitas para perajin juga dapat membuat produksi kerajinan semakin dikenal, tidak saja di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri,”tutur Sani.

BACA LAINNYA  Fadhil Arief Minta Guru PAUD Batanghari Ciptakan Anak Cerdas dan Kreatif

Lebih lanjut Sani menjelaskan, industri kerajinan sebagai bentuk perpaduan antara keterampilan tangan dengan nilai-nilai seni dan keindahan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari kebudayaan Indonesia. Selama ini para pengrajin terus menggali, mengembangkan, dan melestarikan warisan budaya dalam berbagai corak dan ciri khasnya masing-masing.

Keragaman industri kerajinan di Provinsi Jambi sangat potensial untuk lebih ditingkatkan menjadi komoditas perdagangan yang memiliki daya saing lebih tinggi lagi. Dirinya yakin, produksi kerajinan kita sangat unggul, tidak kalah dibandingkan dengan produksi kerajinan dari Provinsi lainnya.

“UMKM merupakan pilar yang sangat penting bagi perekonomian Provinsi Jambi dan perekonomian nasional, dimana UMKM memiliki kontribusi terhadap perekonomian, karena 1 (satu) UMKM dapat menyerap paling tidak 1 (satu) orang tenaga kerja, apalagi banyak UMKM yang ada di Provinsi Jambi. Pameran UMKM ini selaras dengan visi pembangunan Provinsi Jambi yang dinamakan Visi Jambi MANTAP (Maju, Aman, Nyaman, Tertib, Amanah, dan Profesional) di bawah Ridho Allah SWT, yakni sesuai dengan misi kedua Memantapkan Perekonomian Masyarakat dan Daerah,” sambung Sani.

BACA LAINNYA  Al Haris Berharap OJK Turut Bantu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Sani juga mengungkapkan, dalam program Dua Miliar Satu Kecamatan (Dumisake), yang masuk pada Pilar Jambi Tangguh, ada bantuan modal kerja bagi UMKM/ Industri Rumah Tangga. Para pelaku UMKM harus dapat berkolaborasi dengan industri anak bangsa yang berbasis teknologi dalam memasuki era Industri 4.0 seperti Gojek ataupun Tokopedia, perlu terus ditingkatkan, terlebih di masa pandemi karena pada grafik penggunaan internet yang tinggi serta pola pembelian barang dan jasa dari offline ke online, sehingga dapat juga meningkatkan penjualan produk para pengrajin Jambi.

Pada era pasar global saat ini, masuknya berbagai produk seni dan kerajinan mancanegara, tidak dapat dicegah karena kita hidup dalam era globalisasi dan jangan takut akan hadirnya produk-produk dari luar. Hal ini menuntut para pengrajin dan produsen usaha kecil menengah harus bekerja lebih keras dan kreatif lagi dengan meningkatkan daya saing lewat produk kerajinan yang lebih bermutu namun harga yang lebih terjangkau,.

BACA LAINNYA  Minta PPKM Level 4 Dicabut, Kalau Tidak Ini Yang Dilakukan Warga Kota Jambi

Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi, Ir.Agus Sunaryo,M.Si., melaporkan, maksud dan tujuan kegiatan adalah dalam rangka memeriahkan rangkaian kegiatan HUT ke 65 Provinsi Jambi serta memberikan edukasi kepada masyarakat di Provinsi Jambi, tentang sejarah terbentuknya Provinsi Jambi.

Pameran ini merupakan salah satu sarana dan prasarana bagi Kabupaten/Kota, BUMN, BUMD, swasta untuk memfasilitasi UMKM bidang usaha kreatif barang dan jasa dalam memproduksi produk produk terbaiknya, serta memberikan kesempatan para pengrajin untuk berinteraksi secara langsung dengan pengunjung dalam melakukan promosi dan transaksi negosiasi terehadap hasil karya dari masing masing daerah, kata Agus.

Pembukaan pameran dan bazar tersebut juga dihadiri oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hj.Hesnidar Haris,S.E., Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hj.Komariah Abdullah Sani, dan para tamu undangan lainnya.

(Adv)

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Bupati Tanjabbar Sepakati Penandatanganan MoU Bersama Pemkab Batanghari

Batanghari

Mengenakan Kemeja Putih, Cakades A Roni Ali Gunakan Hak Pilih

Kabar Daerah

Ternyata Orang Melayu Jambi Punya Peradaban Sangat Maju di Bidang Pendidikan

Ekonomi

Wawako Maulana Bantu Korban Kebakaran di Lingkar Selatan

Kabar Daerah

Kapolres AKBP Yuyan Priatmaja Tinjau Jalur 2 Batubara, dan Cek Kesehatan Sopir

Kabar Daerah

Maulana Buka Pembinaan Lembaga Kemasyarakatan

Provinsi Jambi

Wagub Abdullah Sani Apresiasi Polda Jambi Vaksinasi Pelajar

Kabar Daerah

Rekom Tata Ruang PT DAS, Warga Tanjabbar Lapor ke Gubernur Jambi