Menu

Mode Gelap
Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Fadhil Arief Minta Pejabat Gali Motivasi Diri Gelontorkan Dana Ratusan Juta Untuk PKL Tugu Keris, Pedagang : Terimakasih PLN Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Set Top Box Gratis Untuk Warga Jambi,  Hasbi Anshory : Kita Berpihak Kepada Rakyat

Hukrim · 6 Jan 2022 16:15 WIB

Ahok Resmi Dilaporkan PNPK ke KPK


 Marwan Batubara (kanan) menunjukkan bukti laporan terkait dugaan korupsi yang dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Gedung KPK (foto: Indosatu.co) Perbesar

Marwan Batubara (kanan) menunjukkan bukti laporan terkait dugaan korupsi yang dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Gedung KPK (foto: Indosatu.co)

NASIONAL – Poros Nasional Pemberantasan Korupsi (PNPK) benar-benar resmi melaporkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (6/1/2022).

“Sebetulnya yang paling gampang itu kasus korupsinya Ahok,” kata Presidium PNPK, Adhie M Massardi, kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan usai membuat laporan, Kamis siang.

Menurut Adhie, kasus korupsi Ahok ini paling gampang. Sebab, teman-teman di KPK tinggal mengeluarkan dari freezer kemudian di taruh microwave 5-10 menit sudah bisa disantap. Sudah siap saji,” kata Adhie.

BACA LAINNYA  Daftar Sanksi PNS Bolos Kerja Versi Aturan Baru Jokowi

Adhie mengungkapkan, kasus dugaan korupsi Ahok ini sengaja didinginkan oleh pimpinan KPK sebelumnya.

“Maka kami berharap KPK pimpinan Pak Firli ini bisa lebih jelas melakukan pemberantasan korupsi. Kami percaya kepada KPK pimpinan Pak Firli ini,” tukas Adhie.

Dilansir dari Indosatu.co media partner Kabarjambikito.com, sebab, menurut Jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini, persepsi PNPK dengan Ketua KPK Firli Bahuri juga sama. Yakni soal Presidential Threshold.

BACA LAINNYA  Terima Aksi Untukrasa KAMMI, Edi Purwanto: Kami Tak Ingin Harga Sembako Naik Jelang Puasa

“Jadi Presidential Threshold ini sumber dari segala macam korupsi di negeri ini dan KPK sekarang mau masuk ke arah itu, sudah sama,” beber Adhie.

Selain melaporkan dugaan korupsi Ahok, PNPK juga melaporkan dugaan korupsi lainnya yang berkaitan dengan pandemi Covid-19. Seperti dana anggaran PCR, vaksin, APD, dan lainnya.

Bukti yang diserahkan, yakni sebuah dokumen yang telah dibukukan. Untuk kasus Ahok, kata dia, bukti tersebut dibukukan oleh Marwan Batubara. Sedangkan kasus dugaan korupsi terkait pandemi Covid-19 dibukukan oleh Gde Siriana.

BACA LAINNYA  Karyawati Cantik ini Tewasnya Dibacok

Baca juga : Bertambah, Puluhan Negara Tutup Pintu Masuk Buat RI
Sejumlah tokoh ikut hadir saat pelaporan ke KPK. Selain Adhie M. Massardi, juga ada Marwan Batubara, Gde Siriana Yusuf, Haris Rusly Moti, Hatta Taliwang, Gigih Guntoro, dan sejumlah aktivis lainnya.

Laporan PNPK ini telah diterima oleh KPK dengan dibuktikan adanya dua surat tanda terima dari pihak KPK atas bukti-bukti yang telah diserahkan PNPK.

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perkara SPALD-T Kabupaten Batanghari TA 2019 Kembali di Sidang JPU

21 Juni 2022 - 08:41 WIB

Polisi Sudah Kantongi Nama dan Data Dugaan Korupsi Pada Anak PTPN VI Jambi

9 Juni 2022 - 17:47 WIB

Dua Terduga Pengedar Narkoba di Pemayung Ditangkap Satresnarkoba Polres Batanghari

1 Juni 2022 - 11:11 WIB

Pelaku Pembacok Anaknya Sendiri Ditangkap di Kebun Sawit Warga

18 Mei 2022 - 21:06 WIB

Lucu!! Aksi Kades Ini Malah Bikin Uang Rp. 1.4 M Yang Akan Diterima Desa berubah Jadi DP Mobil

14 Mei 2022 - 14:27 WIB

Pelaku Penusuk Leher Warga Marosebo Ulu Berhasil Diamankan Polisi

13 Mei 2022 - 09:14 WIB

Trending di Hukrim