LIVE TV
Viral !! Video Petani Ngamuk sampai Merusak Tanaman Cabai di Kebun Terkait Kontrak PetroChina, Bupati: Kita Sepakat Untuk Kaji Ulang Gubernur Al Haris Tekankan Sat Pol PP Layani Masyarakat Secara Baik Pendemi Covid-19, Camat Muara Bulian Ajak Warga Semangat Pasang Bendera Wawako Maulana: APRI Rumah Besar Penghulu Untuk Melayani Umat Kota Jambi

Home / Nasional

Kamis, 25 Maret 2021 - 19:11 WIB

Aiman Witjaksono Ajak Jurnalis Terus Kreatif dan Inovatif

Kabarjambikito.com – Semua perusahaan terkena imbas akibat pandemi covid-19. Hal ini juga di rasakan oleh perusahaan pers di Indoensia, terutama bagi insan pers pada saat melaksanakan tugas jurnalistiknya.

Plihannya, tentu saja melakukan adaptasi terhadap perubahan yang terjadi. Termasuk saat pandemi covid-19 saat ini, pers baik itu perusahaan pers maupun wartawan melakukan adaptasi dengan cara terus kreatif dan inovatif.

“Jika perusahaan pers juga wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalistik berbenturan dengan tembok maka harus dicari solusi atau jalan keluarnya, sehingga pers itu tetap dapat berperan dengan karya-karya jurnalistiknya,” ujar Aiman Witjaksono, wartawan senior juga host TV nasional, dalam webinar dengan tema Jusnalistik Adaptif yang digelar PT Pertamina EP Asset 1 dan 2 melalui virtual, Kamis (25/3/2021).

Lebih kurang 600 peserta yang berpartisipasi dalam acara yang menghadirkan Indah Permata Sari, Communication Senior Specialist SKK Migas, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Adiyanto Agus Handoyo, GM Pertamina EP Asset 2, Astri Pujianto, GM Pertamian EP Asset 1, Ani Surakhman, dan para peserta wartawan dari wilayah Aceh hingga Sumsel.

Baca Juga   JMSI Pusat Terima Tim dari Dewan Pers , Lakukan Ini

Aiman menjelaskan, banyak pengalaman di bidang liputan elektronik TV, dalam melakukan liputan apapun sudah seharusnya media dan wartawan beradaptasi.

Apalagi di tengah pandemi covid-19 saat ini, lanjutnya sangat penting bagi wartawan menghasilkan karya jurnalistik yang mampu membuat perubahan.

“Puncak dari karya jurnalistik, bisa memberikan kritikan dan jika kebijakan tersebut tidak tepat atau menyalahi, maka dari kebijakan itu dapat berubah,” turur Aiman.

Pada saat melaksanakan tugas jurnalistik dilapangan, hal yang wajib dimiliki wartawan dalam menghasilkan karya jurnalistik dengan terus menerus melakukan riset untuk mencari kebenaran data, setelah itu wajib cover both side. Artinya data yang diperoleh harus dikonfirmasi dan dilakukan verifikasi.

Baca Juga   'Dimensi Moral Harus Warnai Kerja Pers Islam'

Lanjutnya, data yang belum terverifikasi dan belum cover both side, belum layak dimuat atau ditayangkan. Oleh karena itu posisi wartawan menjadi sangat penting dan ketika harus berada pada posisi watch dog atau anjing menggonggong.

Maksudnya wartawan memiliki peran sebagai kontrol sosial setiap kebijakan yang ada.

” Sebagai wartawan, harus memusuhi pekerjaan rutinitas yang terkadang membuat tidak lagi pada posisi kritis.” Sebutnya.

Di acara tersebut, para jurnalis tidak mau melewatkan momen yang sangat bermanfaat ini untuk bertanya pada seso tanya jawab.

Para peserta sangat antusias menanyakan keterkaitan masalah dalam liputan. Misalnya ada pertanyaan soal memilih topik investigasi dan kemauan wartawan dalam mengejar narasumber.

Terkait dengan perkembangan media sosial yang sangat massif, Aiman mengingatkan, bahwa yang membedakan produk jurnalistik ada penanggung jawab dan hasil karyanya pun dapat dipertanggung jawabkan bukan hoax .

Share :

Baca Juga

Nasional

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK Bersama Kontraktor dan Pejabat Dinas PU

Nasional

Video Detik-detik Masjid Dilempari Bom Molotov di Cengkareng, Api Berkobar

Nasional

Fakta Mengejutkan Habib Rizieq, Eks Politisi PDIP: Dia Itu Seorang Soekarnois, Islamnya Nasionalis

Nasional

Polisi Tembak Mati 6 Laskar FPI, Komnas HAM Bentuk Tim Penyelidikan

Nasional

Risma Laporkan 21 Juta Data Ganda Penerima Bansos, PKS: Gol Bunuh Diri

Nasional

NasDem Tolak Usulan RS untuk Pejabat: Semua Sama, Tak Perlu Ada Perlakuan Istimewa

Nasional

Ini Rincian Gaji PNS di 2021, Mulai Golongan I Sampai IV

Nasional

Memiliki Segudang Pengalaman, Irjen Pol Wahyu Widada Layak Memimpin Polri