Menu

Mode Gelap
Al Haris Terima Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Takbenda, Salah Satunya Tari Ngebeng Asal Rambutan Masam Pemilihan Bujang Gadis Batanghari 2021, Bima Aditia Raih Sebagai Wakil III Mantan Istri Zumi Zola Diperiksa KPK M ZineDine Zidane Dinobatkan Sebagai Bujang Favorit Batanghari 2021 Air Bersih Mengalir Ke Penjuru Kota, Maulana Terima Perpamsi Award 2021

Batanghari · 19 Nov 2021 05:26 WIB

Aksi Kebut-kebutan TrukBatubara, Warga Minta Aparat Keamanan Tingkatkan Keamanan


 Mobilbtruk angkutan batubara melewati Muara Bulian - Bajubang - Tempino - hingga Talang Duku. Perbesar

Mobilbtruk angkutan batubara melewati Muara Bulian - Bajubang - Tempino - hingga Talang Duku.

Kabarjambikito.com– Pemerintah Provinsi Jambi telah menyepakati jalur khusus truk angkutan batubara melewati Muara Bulian – Bajubang – Tempino – hingga Talang Duku.

Warga Bajubang khawatir kesepatan ini bakal mengancam keselamatan warga dan anak-anak yang melintasi kawasan tersebut.

Pantauan di lapangan pada Kamis malam (18/11/2021) hingga Jumat dini hari (19/11/2021), aksi konvoi hingga salip menyalip dengan kencang masih terus terjadi di jalan sempit Penerokan kawasan Bajubang.

Warga sangat berharap pemerintah tidak menjadikan warga Batanghari menjadi korban jiwa selanjutnya.

BACA LAINNYA  Rumah Warga Muara Bulian Dilahap Si Jago Merah

Menurut tokoh pemuda Batanghari, Aji, kebut-kebutan sudah seperti kebiasaan buruk bagi sopir truk batubara.

Padahal perilaku tersebut sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.

Apalagi ketika truk itu selesai bongkar muat. Muatan kosong ingin mengejar setoran.

“Perilaku itu sangat mengancam nyawa,” sebutnya.

Ia juga meminta pihak aparat untuk meningkatkan penjagaannya terhadap ruas-ruas jalan protokol yang ramai pemukiman warga pada siang hari, terutama di waktu para pelajar pulang sekolah.

BACA LAINNYA  Kades Terpilih Hadir di Musyawarah Bersama, Warga Minta Bantuan Mesin Perontok Padi

Karena di kawasan Bajubang terdapat sekolah-sekolah dari TK hingga SMP juga terdapat zona aman anak sekolah yang harusnya dalam kecepatan rendah.

“SMA juga lewat jalan ini sebelum masuk ke simpang sekolahnya,” jelasnya.

Aji berkata kecelakaan bukannya tidak pernah terjadi di kawasan Penerokan. Terakhir, menewaskan Emi Soviah (45), warga RT 22 Desa Penerokan ditabrak truk kosong batu bara.

Kala itu sepeda motor matik yang dikendarai Emi hendak keluar dari arah Simpang Bahar menuju Desa Penerokan.

BACA LAINNYA  Fasha : Pembatasan Aktivitas Masyarakat Terus Berlangsung Tanpa Penyekatan

Sebelumnya, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jambi menggelar rapat Pembahasan lalu lintas truk angkutan batu bara, di rumah dinas Gubernur Jambi pada Senin (15/11/2021). Gubernur Jambi Al Haris memimpin rapat tersebut.

Pengalihan jalan itu mengantikan Jalan Lintas Muara Bulian, Mendalo Darat, Muaro Jambi beberapa kali menjadi tempat terjadinya kecelakaan yang menewaskan mahasiswa dan mahasiswi.

Artikel ini telah dibaca 2.237 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Al Haris Terima Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Takbenda, Salah Satunya Tari Ngebeng Asal Rambutan Masam

9 Desember 2021 - 07:24 WIB

Pemilihan Bujang Gadis Batanghari 2021, Bima Aditia Raih Sebagai Wakil III

8 Desember 2021 - 20:33 WIB

Mantan Istri Zumi Zola Diperiksa KPK

8 Desember 2021 - 14:37 WIB

M ZineDine Zidane Dinobatkan Sebagai Bujang Favorit Batanghari 2021

8 Desember 2021 - 14:01 WIB

Belum Puas Sembunyi Untuk Hirup Udara Segar, Malah Diserahkan Pihak Keluarga Ke Polisi

8 Desember 2021 - 08:43 WIB

Malam Puncak Launching Rock Rise 2021, Empat Band Rock Legendaris Bangkitkan Gairah Musisi Jambi

8 Desember 2021 - 07:03 WIB

Trending di Kabar Daerah