Menu

Mode Gelap
Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Fadhil Arief Minta Pejabat Gali Motivasi Diri Gelontorkan Dana Ratusan Juta Untuk PKL Tugu Keris, Pedagang : Terimakasih PLN Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Set Top Box Gratis Untuk Warga Jambi,  Hasbi Anshory : Kita Berpihak Kepada Rakyat

Batanghari · 19 Sep 2021 11:48 WIB

Alhamdulillah… Hasil Panen Padi Memuaskan, Petani: Kami Kekurangan Mesin Thresher dan Pupuk


 Alhamdulillah… Hasil Panen Padi Memuaskan, Petani: Kami Kekurangan Mesin Thresher dan Pupuk Perbesar

Kabarjambikito.com – Pertanian merupakan sektor yang memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari khususnya dalam aspek ekonomi.

Umumnya sektor pertanian berkaitan langsung dengan tanaman yang menjadi sumber kebutuhan utama setiap masyarakat, karena dari pertanian masyarakat mampu memenuhi kebutuhan pangan mereka sehari-hari untuk mempertahankan hidupnya.

Di Kabupaten Batanghari sendiri, petani perlu di perhatian yang lebih, terutama petani padi.

Sementara untuk saat ini, faktor rendahnya hasil tani juga dipengaruhi dari infrastruktur dan fasilitas yang belum memadai. Dimana saat ini masih banyak jalan penghubung antar desa, kecamatan dan jalan produksi yang jauh dari kata layak.

BACA LAINNYA  Maulana Janji Akan Bantu Warga Dan Bangun Sekolah Yang Terbakar di Kasang

M Zukni salah satu petani padi di Desa Rambutan Masam, Kecamatan Muara Tembesi, Batanghari mengungkapkan, saat ini petani padi yang ada di sawah ” Kelilike Kambing (red- nama sawah) yang memiliki luas sekitar 20 hektare lebih masih kekurangan mesin perontok padi atau Mesin Thresher dan beberapa pupuk.

” Alhamdulilhah….. Untuk hasil panen tahun di sawah Kelike Kambing mengalami peningkatan. Hanya saja kemarin pada saat proses pertumbuhan masih kekurangan pupuk sehingga setelah panen masih ada buah yang belum cukup bagus. Selain itu kami juga kekurangan alat perontok padi, sehingga padi menumpuk. ” ungkap Zukni, Ahad (19/9/2021).

BACA LAINNYA  Presiden Joko Widodo Kunjungi Migas Corner

Lanjutnya, jika membandingkan antara penggunaan mesin dan kinerja manusia, sudah pasti mesin bisa melakukan pekerjaan tersebut dengan lebih cepat. Mesin tak memerlukan waktu istirahat yang lama serta memiliki kapasitas beban kerja yang lebih besar.

” Akan bisa menghemat banyak waktu dibandingkan dengan mempekerjakan orang meski dalam jumlah yang lebih banyak,” sebutnya.

BACA LAINNYA  Alif Sosok Yang Humoris dan Baik di Mata Teman-temannya

Katanya, sejumlah ppetani di Rambutan Masam, terutama di sawah Kelike Kambing mengharapan bantuan mesin modern tersebut, agar proses pasca panen lebih cepat.

” Saat ini masih ada sebagian besar petani masih mengerjakan proses pasca panen secara tradisisonal. Dampaknya, hasil panen tidak maksimal dan waktu yang dibutuhkan untuk pasca panen lama,” ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, agar Pemkab Batanghari bisa membantu mesin perontok untuk petani padi.

” Kita juga akan mengajukan proposal melalui kelompok untuk bantuan mesin peruntuk,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 247 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jelang Kedatangan Dirjen Kebudayaan Direktorat PTLK Datang, Masyarakat Rambutan Masam Bentuk Kepanitiaan

26 Juni 2022 - 22:13 WIB

Tajak 21 Juni 2022, SKK Migas dukung kelancaran Pengeboran Sumur Eksplorasi Markisa-001

24 Juni 2022 - 16:38 WIB

Harga Sawit Anjlok, Al Haris Sudah Telpon Mendag

24 Juni 2022 - 16:12 WIB

Tajak 21 Juni 2022, SKK Migas dukung kelancaran Pengeboran Sumur Eksplorasi Markisa-001

22 Juni 2022 - 17:44 WIB

Lantik Pejabat Fungsional Tertentu, Fadhil Arief Minta PNS Harus Punya Inovasi

21 Juni 2022 - 18:03 WIB

SKK Migas Tanda Tangani Kontrak Kerja Sama WK Agung I, Agung II dan North Ketapang

21 Juni 2022 - 16:46 WIB

Trending di Bisnis