Menu

Mode Gelap
Sekda Sempat Bertanya Tentang Kegiatan di 2021, Fadhil Arief: Saya Yakin Hutang Lunas dan Jalan Tetap Dibangun JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol Bupati Masnah Hadiri Pengukuhan Ketua LAM se Kecamatan Sungai Gelam Wagub Sani Hadiri Halal bi Halal Serta Pelantikan Fatayat NU se Jambi Komisi IV DPRD Provinsi Cek Pembangunan Gedung SMA Negeri 12 Kota Jambi

Peristiwa · 5 Feb 2022 14:51 WIB

Anak Buah AHY Sebut, Luhut Binsar Panjaitan Penyebab Lonjakan Covid-19


 Kerumunan Jokowi di Pasar Porsea Toba Sumut (ist) Perbesar

Kerumunan Jokowi di Pasar Porsea Toba Sumut (ist)

NASIONAL — Anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Irwan Fecho, menuding Presiden Jokowi dan Luhut Binsar Panjaitan salah satu penyebab meningkatnya kasus Covid-19.

Berdasarkan video warga yang beredar di media sosial. Presiden Jokowi tampak membagikan bingkisan untuk warga yang berkerumun di pinggir jalan.

Lokasi ini disebut di Pasar Porsea, Kabupaten Toba, Sumut, Rabu (2/2/2022) lalu.

Kemudian Luhut Binsar Panjaitan juga kelihatan ikut melemparkan sebuah bingkisan ke arah warga dari atas mobil.

BACA LAINNYA  Hampir 10 Tahun Warga Bungo Keluhkan Jalan Rusak Parah

Karena hal tersebutlah Sekertaris Partai Demokrat itu beranggapan bahwa Luhut dan Jokowi salah satu pemicu meningkatnya kasus Covid-19.

“Kunjungan kerja Jokowi dan pembantunya ikut mendorong peningkatan kasus Covid-19,” kata Irwan kepada wartawan, Sabtu (5/2/2022).

Anggota Komisi V DPR itu menyebut ketika kasus Covid-19 lagi tinggi begini, pihak menjadi korban oleh satgas adalah rakyat kecil yang berkegiatan.

BACA LAINNYA  Terbentuk di Batanghari, Amir Hamzah Berharap JOIN Menjadi Mitra Pemerintah

“Sementara Presiden dan pembantunya tidak komit dan patuh pada aturan yang mereka buat,” ucapnya.

Irwan menyebutkan, sejak awal pandemi pemerintah tidak pernah memberikan regulasi tegas dan adil terkait pencegahan Covid-19.

“Sejak awal kebijakan dalam menangani Covid-19 ini sudah kelihatan simpang siur,” ujarnya

Ia pun memberikan contoh ketika corona tengah merebak di luar negeri.

BACA LAINNYA  Setelah Dirawat, Warga Tebo Meninggal Dunia Karena Amukan Gajah

Ia mengatakan, disaat merebak itu pemerintah justru membuka penerbangan asing seluas-luasnya.

“Lalu, pulang kampung seharusnya dilarang malah dibolehkan. Begitu juga saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), PPKM untuk mencegah penularan Covid-19 justru dilonggarkan,” katanya.

“Regulasi ditegakkan hanya untuk orang kecil atau yang berlawanan dengan pemerintah,” tandas Irwan.

Sumber: Pojoksatu.id

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sadis!! Warga Marosebo Ulu, Batanghari Ditemukan Dengan Leher di Gorok

13 Mei 2022 - 06:24 WIB

Antar Istri ke Kota Jambi, Pulangnya Rumah di Bobol Maling

30 April 2022 - 15:24 WIB

Mahasiswi FKIP Universitas Jambi Ditemukan Tidak Bernyawa di Kamar Kos

28 April 2022 - 08:33 WIB

Mengindap Penyakit Stroke, Warga Bajubang Laut Terabaikan, Ini Kata Kades

21 April 2022 - 12:29 WIB

Catut Nama Dandim 0419/ Dandim Tanjab, Oknum Lakukan Modus Minta Beli Tiket

20 April 2022 - 21:57 WIB

Sedang Buang Air Besar, Seorang Pekerja Kontraktor di Terkam Harimau

20 April 2022 - 16:45 WIB

Trending di Peristiwa