LIVE TV
Cegah Claster Baru, Tempat Wisata di Kota Jambi Ditutup Pasca Lebaran, 98 Warga Tanjabbar Terkonfirmasi Positif Covid-19 Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19, Ini Himbauan Bupati Fadhil Arief Komunitas Sahabat Sejati Bersama Wawako Maulana Beri Santunan 10 Ton Daging Kerbau Beku Perum Bulog Jambi, Habis di Serbu Pembeli

Home / Kabar Daerah

Selasa, 23 Maret 2021 - 15:09 WIB

Arang Habis Besi Binasa; Menakar Peluang CE-Ratu dalam PSU Pilgub Jambi

Oleh : Nurul Fahmy

PELUANG pasangan Cek Endra – Ratu Munawaroh yang diusung Golkar- PDIP, dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Jambi terbilang sangat tipis. Pasangan ini diyakini tidak akan mampu meraih suara maksimal hingga melampaui perolehan suara pasangan Haris – Sani.

Pasalnya Mahkamah Konstitusi (MK) hanya mengabulkan PSU di 88 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 279 TPS yang dimohonkan.

Sebanyak 88 TPS itu berada di 5 kabupaten, yakni Muarojambi sebanyak 59 TPS, Kabupaten Kerinci sebanyak 7 TPS, Batanghari 7 TPS, Sungapenuh sebanyak 1 TPS, Tanjabtim sebanyak 14 TPS.

Jika satu TPS maksimal terdapat 300 pemilih maka jumlah pemilih total di 88 TPS itu katakanlah sebanyak 26.400. Jika PSU diikuti ketiga calon maka peluang suara masing-masing calon hanya sebanyak 8.800 suara.

Baca Juga   Peduli Korban Bencana Banjir, Mahasiswa UIN Jambi Galang Dana

Pasangan Haris-Sani sejauh ini telah memiliki modal suara dari pemungutan 9 Desember 2020 lalu sebanyak 11.418 suara.

Berdasarkan Keputusan Mahkamah Konstitusi pada 22 Maret 2021 kemarin, ada perintah untuk menggabungkan perolehan suara yang tidak dibatalkan berdasarkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jambi Nomor: 127/PL.02.6-Kpt/15/Prov/XII/2020.

Pasangan Haris- Sani yang sudah punya modal 11.418 hanya memerlukan suara minimal 7 ribu lagi saja. Jika itu diperoleh, maka jumlahnya tentu tidak dapat dilampaui oleh pasangan Cek Endra – Ratu Munawaroh. Meskipun misalnya pasangan ini berkoalisi mengalihkan suara pemilih petahana Fachrori Umar – Syafril Nursal ke mereka. Sebab total suara yang tersisa sebanyak 17.600.

Tapi kemungkinan ini sangat kecil. Ada proses politik yang tidak fair terjadi sebelum PSU ini, yakni pencurian suara FU- SN sebanyak 2 ribu suara di Kotobaru, Sungaipenuh, yang dialihkan tanpa hak ke pasangan CE-Ratu.

Baca Juga   Hari Pertama Operasi Zebra, Satlantas Muaro Jambi Tilang 10 Kendaraan

Kemudian partispasi pemilih juga sangat menentukan peluang keberhasilan masing-masing calon dalam PSU ini. Partisipasi pemilih dalam PSU ini diyakini tidak akan melebihi target partisipasi pemilih oleh KPU dalam Pilkada 9 Desember 2020 lalu sebanyak 77 persen.

Peneliti lembaga riset Konstitusi dan Demokrasi (Kode) Inisiatif Muhammad Ihsan Maulana meyakini partisipasi pemilih dalam PSU cenderung lebih rendah dibandingkan saat hari H pemungutan suara.

Ia mengatakan, sejumlah persoalan menyebabkan partisipasi pemilih menurun dalam PSU. Sebab, PSU bisa saja dijadwalkan pada hari kerja, berbeda dengan pelaksanaan pemungutan suara serentak pada 9 Desember 2020 yang ditetapkan menjadi hari libur nasional. Sehingga, kemungkinan pemilih tidak dapat datang kembali ke tempat pemungutan suara (TPS).

Baca Juga   Balas Jasa HBA Pimpinan Ponpes Darul Aufa "Ajak" Dukung Al Haris

Selain itu, sosialisasi adanya PSU juga dilakukan tidak secara masif dan hanya sebatas pemberitahuan ke pemilih di TPS yang melaksanakan pemungutan suara ulang. Sejauh ini, suara sumbang dari bawah juga telah terdengar dari sebagian masyarakat tentang proses pemilihan yang dinilai bertele-tele ini.

Kemudian hal yang perlu diingat, dari 88 TPS tersebut, sebagian besarnya berada di Kabupaten Muarojambi, yakni sebanyak 59 TPS. Daerah ini dalam pemilihan 9 Desember 2020 lalu merupakan lumbung suara Haris -.Sani

Maka demikianlah, jika saja partisipasi pemilih dalam PSU minim, ditambah persoalan teknis lainnya mengemuka, maka alamat pasangan CE- Ratu tambah dalam jatuhnya selepas PSU ini. Tambah sakit. Ibaratnya, arang habis besi binasa!!! Wallahu”alam bissawab.

Penulis adalah wartawan

***

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Beredar Razia Masker Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia: Itu Hoax

Tanjabbar

Wabup Hadiri Apel Bersama di Mapolres Tanjabbar, Ikrar Tolak Paham Radikal dan Terorisme

Muaro Jambi

Bupati Masnah Busro Buka Acara Launching Pendataan BKKBN

Kabar Daerah

Gubernur Jambi Kunker Ke Tanjabbar, Safrial : Terimakasih Bapak Fachrori

Kota Jambi

Alliance ICLEI Beri Peluang Kepada Pemkot Jambi

Kabar Daerah

Bicara Penolakan Politik Dinasti di Batanghari

Kabar Daerah

Haroen Saad Wafat, HBA dan JMSI Sangat Kehilangan

Tanjabbar

Kapolres Tanjabbar Pimpin Langsung Apel Gelar Pasukan OPS Ketupat