LIVE TV
Cegah Claster Baru, Tempat Wisata di Kota Jambi Ditutup Pasca Lebaran, 98 Warga Tanjabbar Terkonfirmasi Positif Covid-19 Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19, Ini Himbauan Bupati Fadhil Arief Komunitas Sahabat Sejati Bersama Wawako Maulana Beri Santunan 10 Ton Daging Kerbau Beku Perum Bulog Jambi, Habis di Serbu Pembeli

Home / Nusantara

Senin, 29 Maret 2021 - 10:56 WIB

ASN Yang Nekat Mudik Akan Diberi Sanksi

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo (kanan).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo (kanan).

JAKARTA — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengatakan, ada sanksi bagi aparatur sipil negara (ASN) yang nekat mudik Lebaran tahun ini. Aturan sanksi akan dipertegas dalam Surat Edaran Menpan-RB terkait larangan mudik bagi ASN mulai 6-17 Mei.

“Edaran Kemenpan-RB prinsipnya mengakomodasi keputusan rapat menteri yang dipimpin Menko PMK, PAN-RB berharap ASN tetap jadi pelopor dan memberikan contoh untuk tidak mudik,” ujar Tjahjo melalui pesan singkatnya, Ahad (28/3/2021).

Tjahjo pun meminta pejabat pembina kepegawaian (PPK) kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah wajib memberikan sanksi kepada ASN yang tetap nekat mudik. Hal ini sebagai bentuk disiplin kepada ASN untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 ke daerah.

Baca Juga   Ketua MPR-RI Hadiri Pengukuhan Pengurus JMSI

“ASN juga wajib mengingatkan keluarga besarnya serta lingkungannya untuk tidak mudik, semata memutus rantai pandemi Covid-19 tidak melebar ke daerah,” katanya.

Ia meminta agar ASN berlebaran tahun ini di rumah saja dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. “ASN saat Lebaran tidak perlu berwisata bergerombol di tempat keramaian, misal tidak perlu ke tempat rekreasi,” ujarnya.

Baca Juga   Bupati Tanjabbar Larang Masayarakat Mudik

Petugas kepolisian melakukan penyekatan terhadap kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek untuk mengantisipasi para pemudik.

Petugas kepolisian melakukan penyekatan terhadap kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek untuk mengantisipasi para pemudik.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan meniadakan libur panjang untuk perjalanan mudik Idul Fitri 1442 Hijriyah/2021 Masehi. “Sesuai arahan Presiden dan rapat koordinasi menteri terkait pada 23 Maret 2021 di kantor Kemenko PMK serta hasil konsultasi dengan Presiden, ditetapkan tahun ini mudik ditiadakan,” kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam Rapat Tingkat Menteri terkait Libur Idul Fitri 1442 H secara daring yang dipantau di Jakarta, Jumat (26/3).

Baca Juga   Kasatpol PP Tinjau Pos Penyekatan, Puluhan Sepeda Motor Balik Kanan

Keputusan tersebut berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021 bagi seluruh masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, karyawan swasta, ataupun pekerja mandiri. Harapannya, kata Muhadjir, dengan peniadaan libur mudik, Program Vaksinasi Nasional bisa sesuai yang diharapkan.

(Republika.co.id)

Share :

Baca Juga

Nusantara

PNS Jangan Main-main, Bakal Diawasi Ketat Saat Mulai Masuk Kerja di 2021

Nusantara

Beredar Kabar Reshuffle Kabinet, Susi Pudjiastuti Jadi Menteri KKP?

Nusantara

Kuasa Hukum dan Keluarga Enam Laskar FPI akan Datangi Komnas HAM

Nusantara

Habib Rizieq Terancam Ditahan Polda Metro, Fadli Zon: HRS Ulama Pemberani Menyuara Kebenaran

Nusantara

5 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Aceh, Bahan Pembuat Bom Disita

Nusantara

Wakil Presiden Ma’ruf Amin Minta Kepala Daerah Tidak Larang Santri Mudik
Luka di sekujur tubuh dosen UMI Makassar Andri Mamonto

Hukrim

Salah Tangkap, Dosen UMI Babak Belur Dihajar Polisi, Ngadu ke Komnas HAM

Nusantara

Istana Akui Kekeliruan UU Ciptaker yang Diteken Jokowi