Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Edi Purwanto Apresiasi FORMAJA Gelar Aksi Sosial Jelang Kedatangan Dirjen Kebudayaan Direktorat PTLK Datang, Masyarakat Rambutan Masam Bentuk Kepanitiaan Dirjen IKP: Dewan Pers Satu-satunya Lembaga yang Lakukan Sertifikasi Jurnalis Lepaskan JCH, Fadhil Arief: Doakan Kami Agar Jadi Pemimpin Istiqomah Tinjau Jalan di Sabak, Al Haris: Pemrov Jambi Segera Mengangani Dengan 2 Skema

Batanghari ยท 2 Sep 2021 09:31 WIB

Batasi Mobilitas Masyarakat , Satgas Covid-19 Batanghari Dirikan Posko Dalam Daerah


 Wakil Bupati Batanghari, H Bakhtiar SP bersama tim Gugus Covid-19 Batanghari Perbesar

Wakil Bupati Batanghari, H Bakhtiar SP bersama tim Gugus Covid-19 Batanghari

Kabarjambikito.com – Guna untuk menekan terjadinya lonjakan kasus penularan Covid-19. Satuan Tugas Covid-19 Batanghari mendirikan posko penyekatan untuk membatasi mobilitas masyarakat dalam daerah tersebut

Adapun Posko penyekatan didirikan di Kecamatan Bajubang maupun Kecamatan Pemayung dekat Simpang Ness.

“Penyekatan tersebut merupakan salah satu penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kabupaten Batanghari,” kata Wakil Bupati H Bakhtiar SP.

Penyekatan dalam daerah yang dilakukan Satgas Batanghari tersebut juga merupakan dukungan penyekatan yang dilakukan di Kota Jambi. Dengan harapan masyarakat di Batanghari tidak melakukan perjalanan ke Kota Jambi.

BACA LAINNYA  Kampoeng Radja Siap Kembali Menghibur Keluarga di Jambi, KJK Beri Apresiasi

Gubernur Jambi Al Haris telah memberikan himbauan kepada kabupaten yang berdekatan dengan Kota Jambi untuk mendukung penyekatan yang di lakukan di Kota Jambi. Dengan demikian mobilitas masyarakat di Kota Jambi akan lebih mudah di atur.

Satgas Batanghari belum melakukan penyekatan terhadap jalur-jalur masuk ke Kabupaten Batanghari. Menurut Bakhtiar penyekatan di perbatasan kabupaten belum dilakukan karena terjadi penurunan terhadap kasus penularan di daerah itu.

BACA LAINNYA  Gegara Membuat Konten, Seorang Emak-emak Ditilang Polisi

“Kita lihat perkembangan dalam sepekan ke depan, laporan dari Dinas Kesehatan terjadi penurunan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 karena Satgas melakukan percepatan dalam penelusuran dan pengetesan kontak erat pasien COVID-19,” kata Bakhtiar.

Satgas Covid-19 Batanghari saat ini tengah menunggu bantuan alat tes Polymerace Chain Reaction (PCR) dari Pemerintah Provinsi Jambi. Dengan alat tersebut Satgas Covid-19 dapat melakukan tes PCR dengan lebih cepat. Sehingga penanganan terhadap kontak erat pasien COVID-19 dapat dilakukan dengan lebih cepat.

BACA LAINNYA  Plt Kadis PMD Batanghari: Perbup Tentang Perangkat Lagi di Revisi

Selama ini Satgas Batanghari membutuhkan waktu satu sampai dua hari untuk dapat mengetahui hasil tes PCR kontak erat pasien. Sehingga penanganan terhadap kontak erat pasien Covid-19 lebih lamban.

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jelang Kedatangan Dirjen Kebudayaan Direktorat PTLK Datang, Masyarakat Rambutan Masam Bentuk Kepanitiaan

26 Juni 2022 - 22:13 WIB

Lantik Pejabat Fungsional Tertentu, Fadhil Arief Minta PNS Harus Punya Inovasi

21 Juni 2022 - 18:03 WIB

Peduli Lingkungan, PD IWO Batanghari Edukasi Warga di Tahura

21 Juni 2022 - 11:58 WIB

Ada Apa Dengan Tambang Batubara PT Kasongan di Batanghari?

21 Juni 2022 - 09:49 WIB

Fadhil Arief Minta Camat dan Kades Bantu Masyarakat Dalam Pengurusan Sertifikat Tanah

10 Juni 2022 - 08:54 WIB

Sambut 1 Muharam Rambutan Masam Bakal Kedatangan Habib, Ust Dhenny Al Fiqrie: Kita Gaungkan Syiar Islam

6 Juni 2022 - 15:51 WIB

Trending di Batanghari