LIVE TV
Viral !! Video Petani Ngamuk sampai Merusak Tanaman Cabai di Kebun Terkait Kontrak PetroChina, Bupati: Kita Sepakat Untuk Kaji Ulang Gubernur Al Haris Tekankan Sat Pol PP Layani Masyarakat Secara Baik Pendemi Covid-19, Camat Muara Bulian Ajak Warga Semangat Pasang Bendera Wawako Maulana: APRI Rumah Besar Penghulu Untuk Melayani Umat Kota Jambi

Home / Hukrim / Nasional

Selasa, 6 April 2021 - 17:27 WIB

Berdalih Hidupi 6 Istri dan 8 Anak, Alasan Oknum Guru Nekat Tanam Ladang Ganja

Terdesak kebutuhan ekonomi untuk menghidupi enam istri dan delapan anak menjadi alasan BH oknum guru sekolah dasar di Rejang Lebong, Bengkulu nekat menanam ganja. Foto iNews TV/Endro D

Terdesak kebutuhan ekonomi untuk menghidupi enam istri dan delapan anak menjadi alasan BH oknum guru sekolah dasar di Rejang Lebong, Bengkulu nekat menanam ganja. Foto iNews TV/Endro D

Terdesak kebutuhan ekonomi untuk menghidupi enam istri dan delapan anak menjadi alasan BH oknum guru sekolah dasar di Rejang Lebong , Bengkulu nekat menanam ganja . Sang oknum guru yang berstatus aparatur sipil Negara (ASN) ini pun akhirnya memiliki ladang ganja di Desa Air Meles, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Rejang Lebong,

Kepala Polres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno mengatakan, BH nekat menanam ganja di kebun miliknya dengan alasan kebutuhan ekonomi.

Baca Juga   Oknum PNS Digerebek Mesum di 'Mobil Goyang' Dicambuk 18 Kali

Sebelumnya kasus ini terungkap setelah polisi mendapat laporan dari masyarakat. Usai melakukan penyelidikan Polisi lalu menangkap BH yang sedang berjaga di kebunnya.

“Agar tidak diketahui warga BH menyamarkan tanaman ganja berusia 1 tahun di kebunnya dengan tanaman cabai. Mirisnya kebun ganja ini hanya berjarak beberapa meter dari sekolah tempatnya mengajar,” kata Kapolres.

“Dia mengaku memiliki enam istri namun saat ini hanya tiga istri yang masih sah. Dari enam kali menikah tersebut BH memiliki delapan orang anak, Lantaran gaji sebagai guru telah habis BH lantas merencanakan menanam ganja untuk memenuhi kebutuhan anak dan istrinya,” ungkap Kapolres.

Baca Juga   Mulai Hari Ini, PNS Dilarang ke Luar Kota 1-4 April 2021

Selain menanam ganja tersangka, kata Kapolres, juga berencana mencari pembeli ganja miliknya.

“Akibat ulahnya tersebut oknum ASN ini terancam dijerat dengan Pasal 114 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal seumur hidup dan minimal 5 tahun,” tandasnya.

(Sindonews.com)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Lanjutkan Safari Politik di Sadu, Al Haris Silaturahmi dengan Warga Sungai Sayang

Hukrim

Pakar Hukum Pidana: Abu Janda Bisa Ditahan Sesuai UU ITE

Hukrim

Diduga Aniaya Korban, Oknum Kepsek di Batanghari Dilaporkan

Nasional

Gemas! Seekor Gajah Terobos Dapur, Mencuri Beras

Nasional

PNS Jangan Main-main, Bakal Diawasi Ketat Saat Mulai Masuk Kerja di 2021

Nasional

BEM Seluruh Indonesia Ikut Desak Pemerintah Segera Revisi UU ITE

Hukrim

Saat Tertidur Pulas, Pelaku Pembobol Rumah Ditangkap Polisi

Nasional

4 Kontroversi Nia Ramadhani hingga Ditangkap karena Narkoba