Menu

Mode Gelap
Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Fadhil Arief Minta Pejabat Gali Motivasi Diri Gelontorkan Dana Ratusan Juta Untuk PKL Tugu Keris, Pedagang : Terimakasih PLN Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Set Top Box Gratis Untuk Warga Jambi,  Hasbi Anshory : Kita Berpihak Kepada Rakyat

Pendidikan · 24 Des 2021 02:47 WIB

Bersiap PTM Terbatas di Seluruh Sekolah Mulai 2022


 Siswa SMP Negeri 1 Depok mulai mengikuti pelaksanaan PTM Terbatas, Senin (4/10/2021). (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto) Perbesar

Siswa SMP Negeri 1 Depok mulai mengikuti pelaksanaan PTM Terbatas, Senin (4/10/2021). (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Kabarjambikito.com– Seluruh sekolah di Indonesia diwajibkan melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas (PTM terbatas) mulai 2022.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB)4 menteri, yaitu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang diterbitkan pada Kamis, 23 Desember 2021.

SKB tersebut berisi bahwa seluruh sekolah di semua jenjang dan perguruan tinggi wajib melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas (PTM terbatas). Ketentuan ini berbeda dari SKB sebelumnya yang hanya mewajibkan sekolah atau kampus yang pengajar dan peserta didiknya sudah divaksin Covid-19.

BACA LAINNYA  Hadiri Launching Permendagri No. 59/2021, Ketua DPRD Edi Purwanto : Tidak Ada Alasan Pemerintah untuk Tidak Melayani Rakyat dengan Maksimal

“Pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor wilayah Kementerian Agama provinsi, kantor Kementerian Agama kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya mewajibkan seluruh satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi di wilayahnya untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kedua paling lambat semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2021 /2022,” tulis aturan SKB tersebut, dikutip pada Kamis (23/12/2021).

SKB itu juga mengamanatkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan PTM Terbatas tersebut.

BACA LAINNYA  Plt Kadis PMD Batanghari: Perbup Tentang Perangkat Lagi di Revisi

Apabila ada yang terbukti melakukan pelanggaran protokol kesehatan pada saat PTM terbatas maka akan diberi sanksi.

“Dalam hal terdapat kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran COVID-l9 pada suatu wilayah tertentu, maka pembelajaran tatap muka terbatas wajib disesuaikan dengan kebijakan dimaksud,” tulis aturan tersebut.

Dalam SKB tersebut juga terdapat penyesuaian aturan PTM terbatas yang lebih baik dan lebih rinci dengan tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan warga sekolah sebagai prioritas utama.

Aspek pemantauan dan evaluasi PTM terbatas yang lebih mutakhir juga dituangkan dalam SKB ini, seperti penggunaan teknologi, termasuk dashboard notifikasi kasus yang dapat diakses oleh satuan pendidikan, dan surveilans epidemiologis bagi satuan pendidikan yang sudah melaksanakan PTM terbatas.

BACA LAINNYA  Al Haris Harapkan Qori dan Qori’ah Harus Percaya Diri

Terbitnya SKB ini didorong atas fakta bahwa aturan PTM Terbatas sebelumnya masih kurang optimal.

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengatakan, aturan ini dibuat mengingat sudah hampir dua tahun anak-anak melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Berbagai riset menunjukkan bahwa pandemi menimbulkan kehilangan pembelajaran (learning loss) yang signifikan. Anak-anak berhak bersekolah sebagaimana mestinya. Pemulihan pembelajaran sudah sangat mendesak untuk dilakukan selagi masih bisa kita kejar,” terang Nadiem.

(Liputan6.com)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ratusan SMA/ SMK, SLB SE Provinsi Jambi Dilantik Al Haris

13 Juni 2022 - 06:23 WIB

Kondisi Bangun Sekolah di Batanghari Rapuh, Warga: Kuatir Jatuh Saat Siswa Lewat

11 Juni 2022 - 12:33 WIB

Acara Perpisahan SDN 33/ I Simpang Sungai Rengas di Warnai Tarian

2 Juni 2022 - 19:13 WIB

Dinilai Kebijakan Tak Sesuai, Pelajar SMA N 3 Muaro Jambi Minta Kepsek Diganti

31 Mei 2022 - 15:15 WIB

Komunitas Milenial Peduli Santri Penghapal Al-Qur’an Salurkan Al-Qur’an ke Ponpes

26 Mei 2022 - 07:31 WIB

Anggota Dewan Provinsi Jambi Minta Pemrov Fokus Pada SMAN TT

24 Mei 2022 - 16:11 WIB

Trending di DPRD Provinsi Jambi