Menu

Mode Gelap
Facebook Mulai Uji Coba Kurangi Konten Politik di 80 Negara, Termasuk Indonesia Tanahnya Ditawar Miliaran Rupiah, Pensiunan PNS Ini Pilih Wakafkan untuk Masjid Al Haris Janji Berantas Sumur Illegal Drilling di Batanghari Pemaparan Visi Misi Cakades Bajubang Laut, Warga : Joni Punya Jaringan, dan Pergaulan Luar Biasa Maulana Terima Penghargaan Menkes Terkait Sanitasi Berbasis Masyarakat

Peristiwa · 22 Sep 2021 14:57 WIB

Bertemu Suku Anak Dalam di Jambi, Menteri Nadiem Tidur di Rimba


 Bertemu Suku Anak Dalam, Menteri Nadiem Tidur di Hutan Jambi. (dokumen Kemendikbudristek) Perbesar

Bertemu Suku Anak Dalam, Menteri Nadiem Tidur di Hutan Jambi. (dokumen Kemendikbudristek)

Kabarjambikito.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim kembali menginap di salah satu rumah warga dalam kunjungan kerjanya, kali ini di dalam hutan bersama Orang Rimba Suku Anak Dalam, Jambi.

Dalam kunjungannya kali ini, Nadiem bermalam di sebuah rumah panggung Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Bunga Kembang, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Di sana, Nadiem menyapa anak-anak Orang Rimba Suku Anak Dalam, orang tua, guru, komunitas Konservasi Indonesia Warsi, dan perwakilan pemerintah Kabupaten Sarolangun.

BACA LAINNYA  Bangkitkan Ekonomi, Amsindo Jambi Salurkan Bantuan Kepada Pelaku UMKM

“Nama saya Nadiem, saya pakai kaus Merdeka Belajar karena kami di Kemendikbudristek percaya bahwa pendidikan bentuknya tidak hanya satu, tapi beragam. Karenanya belajar haruslah merdeka,” kata Nadiem, Selasa (21/9/2021).

Nadiem menyebut kedatangannya ingin melihat secara langsung bagaimana proses belajar anak-anak Suku Anak Dalam karena metodenya tidak bisa disamaratakan.

“Kita harus memberikan pendidikan yang cocok. Maka dari itu, saya ke sini untuk memahami apa yang dibutuhkan dan apa yang tidak dibutuhkan bagi masyarakat yang masih memegang teguh kearifan lokalnya,” ucapnya.

BACA LAINNYA  Heboh!!! Warga Tembesi Tikam Istrinya Sendiri

Ketua PKBM Bunga Kembang, Maknun bercerita bahwa anak-anak mereka masih sulit mendapatkan pendidikan formal karena hidup semi nomaden, sehingga banyak anak yang dititipkan ke PKBM untuk belajar.

“Misalnya, Orang Rimba hidup dari menjual damar, madu, dan rotan. Namun saat transaksi, harganya tidak sesuai dan mereka merasa dibohongi. Maka anak-anak kita ajarkan berhitung,” ucap Maknun.

Nadiem menegaskan, pendidikan bisa didapatkan dimana saja, ia berharap Orang Rimba yang sudah berhasil untuk ikut menurunkan ilmunya kepada anak-anak di desanya.

BACA LAINNYA  Fenomena Alam Pisang Manis Berbuah di Tengah Batang

“Pengalaman belajar ini akan saya kenang seumur hidup saya. Kepada kakak-kakak Orang Rimba yang berhasil berkuliah, teruslah menginspirasi adik-adiknya. Tidak perlu memaksa jika memang bukan keinginan adik-adiknya (untuk sekolah sampai pendidikan tinggi). Tapi kembalilah ke sini dan bercerita tentang pengalaman-pengalaman kalian agar wawasan adik-adiknya semakin luas,” tutup Nadiem.

Mantan CEO Gojek itu juga berjanji akan meningkatkan kesejahteraan para guru di pedalaman seperti di wilayah Suku Anak Dalam Jambi ini.

(Suara.com)

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Warga Temukan Bayi Tergeletak di Pinggir Jalan

14 Oktober 2021 - 18:34 WIB

Angin Kencang Landa Sekernan, Rumah Sariful Ambruk Ditimpa Pohon Duren

13 Oktober 2021 - 18:37 WIB

Lagi Nyadap Karet, Warga Ini Diterkam Harimau

13 Oktober 2021 - 15:06 WIB

Longsor di Senyerang, Dua Rumah Warga Jadi Korban

13 Oktober 2021 - 12:11 WIB

Longsor di Tanjab Barat Rumah dan Tempat Ibadah Alami Rusak

13 Oktober 2021 - 08:19 WIB

Terlilit Kabel WiFi, Mahasiswi di Jambi Tewas Terlindas Truk

12 Oktober 2021 - 20:41 WIB

Trending di Lakalantas