Hanya Gegara Ini Warga Marosebo Ulu Bakar Rumah Sarminsen Jambi- Jatim Tandatangan MoU Misi Dagang dan Investasi Sani: Membangunan Mental Ummat Sangat Penting Sekali Membegal Tukang Ojek di Muaro Jambi, Pelaku Diamankan Polisi Penampakan Dua Ekor Harimau Membuat Warga Muaro Jambi Getar-Getir

Home / Peristiwa

Rabu, 22 September 2021 - 14:57 WIB

Bertemu Suku Anak Dalam di Jambi, Menteri Nadiem Tidur di Rimba

Bertemu Suku Anak Dalam, Menteri Nadiem Tidur di Hutan Jambi. (dokumen Kemendikbudristek)

Bertemu Suku Anak Dalam, Menteri Nadiem Tidur di Hutan Jambi. (dokumen Kemendikbudristek)

Kabarjambikito.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim kembali menginap di salah satu rumah warga dalam kunjungan kerjanya, kali ini di dalam hutan bersama Orang Rimba Suku Anak Dalam, Jambi.

Dalam kunjungannya kali ini, Nadiem bermalam di sebuah rumah panggung Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Bunga Kembang, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Di sana, Nadiem menyapa anak-anak Orang Rimba Suku Anak Dalam, orang tua, guru, komunitas Konservasi Indonesia Warsi, dan perwakilan pemerintah Kabupaten Sarolangun.

BACA LAINNYA  Jika Ada Bermain Ilegal Drilling ,Polda Jambi: Tak Pandang Bulu

“Nama saya Nadiem, saya pakai kaus Merdeka Belajar karena kami di Kemendikbudristek percaya bahwa pendidikan bentuknya tidak hanya satu, tapi beragam. Karenanya belajar haruslah merdeka,” kata Nadiem, Selasa (21/9/2021).

Nadiem menyebut kedatangannya ingin melihat secara langsung bagaimana proses belajar anak-anak Suku Anak Dalam karena metodenya tidak bisa disamaratakan.

“Kita harus memberikan pendidikan yang cocok. Maka dari itu, saya ke sini untuk memahami apa yang dibutuhkan dan apa yang tidak dibutuhkan bagi masyarakat yang masih memegang teguh kearifan lokalnya,” ucapnya.

BACA LAINNYA  Al Haris Ajak Perusahaan Tetap Memperhatikan Lingkungan Hidup

Ketua PKBM Bunga Kembang, Maknun bercerita bahwa anak-anak mereka masih sulit mendapatkan pendidikan formal karena hidup semi nomaden, sehingga banyak anak yang dititipkan ke PKBM untuk belajar.

“Misalnya, Orang Rimba hidup dari menjual damar, madu, dan rotan. Namun saat transaksi, harganya tidak sesuai dan mereka merasa dibohongi. Maka anak-anak kita ajarkan berhitung,” ucap Maknun.

Nadiem menegaskan, pendidikan bisa didapatkan dimana saja, ia berharap Orang Rimba yang sudah berhasil untuk ikut menurunkan ilmunya kepada anak-anak di desanya.

BACA LAINNYA  Pulang Dari Puskesmas, Dua Hari Berikutnya Warga Sungai Ruan Ulu Ditemukan Telah Membusuk

“Pengalaman belajar ini akan saya kenang seumur hidup saya. Kepada kakak-kakak Orang Rimba yang berhasil berkuliah, teruslah menginspirasi adik-adiknya. Tidak perlu memaksa jika memang bukan keinginan adik-adiknya (untuk sekolah sampai pendidikan tinggi). Tapi kembalilah ke sini dan bercerita tentang pengalaman-pengalaman kalian agar wawasan adik-adiknya semakin luas,” tutup Nadiem.

Mantan CEO Gojek itu juga berjanji akan meningkatkan kesejahteraan para guru di pedalaman seperti di wilayah Suku Anak Dalam Jambi ini.

(Suara.com)

Share :

Baca Juga

Nasional

Heboh ‘Banjir Darah’ di Aceh Utara

Peristiwa

Hilang 3 Hari, Zainal Abidin Ditemukan Meninggal Dunia di Belakang Al Mubaraq

Peristiwa

Warga Parit Pudin Khawatir, Jaringan JTR PLN Nyaris Tertimpa Pohon Kelapa

Peristiwa

Konflik Suku Dalam 113 dengan PT BSU, Ini Penjelasan Gubernur Al Haris

Peristiwa

Bea Cukai Jambi Galakan Operasi Gempur Rokok Ilegal, Cegah Peredaran Ratusan Ribu Rokok Ilegal

Peristiwa

Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Oknum Anggota Dewan Nyaris Baku Hantam

Peristiwa

Konflik Lahan Tak Kunjung Selesai, Ratusan Warga Kembali Duduki Lahan

Peristiwa

Hujan Deras, Ribuan Rumah d Kebanjiran