Menu

Mode Gelap
Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Fadhil Arief Minta Pejabat Gali Motivasi Diri Gelontorkan Dana Ratusan Juta Untuk PKL Tugu Keris, Pedagang : Terimakasih PLN Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Set Top Box Gratis Untuk Warga Jambi,  Hasbi Anshory : Kita Berpihak Kepada Rakyat

Batanghari · 7 Sep 2021 18:36 WIB

Besok Rabu, Dinas PdK Batanghari Boleh PTM Dengan Mengikuti Aturan Ini


 Kasi Kurikulum dan Penilaian  Dinas PdK Batanghari, Irsil Syarif Perbesar

Kasi Kurikulum dan Penilaian Dinas PdK Batanghari, Irsil Syarif

Kabarjambikito.com – Dengan menurunnya status PPKM dilingkungan Kabupaten Batanghari, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batanghari akan memberlakukan sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Hal tersebut berdasarkan Surat Edaran yang menetapkan bahwa Kabupaten Batanghari mengalami penurunan kasus penyakit Covid-19 dan saat ini status menjadi level III.

Kepala Dinas PdK Agung Wihadi melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian Irsil Syarif menyampaikan bahwa, Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 41 Tahun 2021 tanggal 6 September 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyakat Level 3, Level 2 dan Level 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Lanjut Irsil, sehubungan dengan hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari menyampaikan bahwa Kegiatan Belajar Mengajar secara Tatap Muka di Sekolah pada Semester Ganjil Tahun 2021/2022 sudah bisa dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 08 September 2021 dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan dan Ketentuan Stadar Operasional Prosedur (SOP).

BACA LAINNYA  Kebersihan Itu Sebagian Dari Iman, Kapolsek Ardi : Biar Personel dan Masyarakat Nyaman

Adapun Operasional Prosedur ( S O P) dalam penyelenggaran Pembelajaran Tatap Muka di masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Batanghari.

” Sekolah memastikan keadaan Lingkungan Sekolah dalam keadaan Bersih dan Sehat, antara lain,
Sekolah menyiapkan titik tempat Penurunan dan Penjemputan peserta didik agar tidak terjadi penumpukan/kerumunan di setiap depan ruang kelas dan kantor tersedia Tempat cuci tangan, air mengalir beserta sabun” ujar Irsil

Katanya, serta menyiapkan alat pengukur suhu tubuh Mewajibkan seluruh warga satuan pendidikan pakai masker , menyiapkan cadangan maske. Jika terdapat Peserta Didik atau Pendidik tidak membawa
masker, atau menggunakan masker rusak untuk SD dan SMP tempat duduk Peserta Didik dengan jarak 1,5 M dan maksimal 18 akan diberi sanksi.

BACA LAINNYA  Tajak 21 Juni 2022, SKK Migas dukung kelancaran Pengeboran Sumur Eksplorasi Markisa-001

Untuk pembelajaran Peserta Didik perkelas atau 50X Untuk PAUD tempat duduk Peserta Didik dengan jarak 1,5 M dan maksimal 5 Peserta Didik perkelas, menjaga kebersihan sekolah dengan disinfektan disesuaikan dengan kebutuhan.

“Serta tidak membuka kantin dan menganjurkan peserta didik untuk membawa makanan dari rumah Meniadakan atau menutup tempat bermain atau berkumpul Sekolah menyiapkan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) Sekolah meyiapkan kotak sampah khusus untuk masker Pihak sekolah membuat jadwal pembelajaran dengan menggunakan sistem Shift, 3 hari,” Jelasnya.

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan 3 hari Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan jumlah jam dalam 1 hari maksimal 3 jam Untuk kegiatan Upacara, Olaraga dan Ekstrakulikuler untuk sementara waktu ditiadakan sampai batas waktu yang ditentukan.

BACA LAINNYA  Vaksinasi Masal di Tanjung Katung Habiskan 165 Vial Dosis Sinovac

Sementara untuk Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam keadaan sehat. Jika mempunyai riwayat penyakit jantung, paru, kanker atau daya tahan tubuh lemah atau menurun tidak disarankan untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.

Membawa perlengkapan/alat tulis sendiri, menghindari meminjam pada teman Membawa bekal makanan dan minuman dari rumah

“Pendidik dan Tenaga Kependidikan harus d kondisikan tetap dalam keadaan mematu Protokol Kesehatan dalam rangka memutus penyebaran Comid-19,” sebutnya.

Dan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang belum melakukan vaksin maka tidak diperbolehkan melakukan Pembelajaran tatap Muka (PTM).

(Puji)

Artikel ini telah dibaca 184 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jelang Kedatangan Dirjen Kebudayaan Direktorat PTLK Datang, Masyarakat Rambutan Masam Bentuk Kepanitiaan

26 Juni 2022 - 22:13 WIB

Lantik Pejabat Fungsional Tertentu, Fadhil Arief Minta PNS Harus Punya Inovasi

21 Juni 2022 - 18:03 WIB

Peduli Lingkungan, PD IWO Batanghari Edukasi Warga di Tahura

21 Juni 2022 - 11:58 WIB

Ada Apa Dengan Tambang Batubara PT Kasongan di Batanghari?

21 Juni 2022 - 09:49 WIB

Ratusan SMA/ SMK, SLB SE Provinsi Jambi Dilantik Al Haris

13 Juni 2022 - 06:23 WIB

Kondisi Bangun Sekolah di Batanghari Rapuh, Warga: Kuatir Jatuh Saat Siswa Lewat

11 Juni 2022 - 12:33 WIB

Trending di Kabar Terbaru