Menu

Mode Gelap
Bantu CSR, PT VAT Perbaiki Akses Jalan SMK Negeri 6 Batanghari Fadhil Terpilih Ketua Umun Asprov PSSI Jambi 2021-2025 Pasca PWN, Gubernur Al Haris: Dapat Wujudkan Rintisan Kampung Pramuka Tim UNRAS ini Akan Bertarung di Mabes Polri Mewakili Provinsi Jambi Lantik 278 Pejabat Eselon II, III, dan IV , Wagub Abdullah Sani Minta Sinergi Lintas OPD

Hukrim · 6 Nov 2021 12:12 WIB

Buang Bayi Terus di Dalami Polda Jambi, Inisiatif Sendiri Atau Karena Malu


 Buang Bayi Terus di Dalami Polda Jambi, Inisiatif Sendiri Atau Karena Malu Perbesar

Kabarjambikito.com Siapa yang berbuat dia juga harus menanggung resiko atas perbuatannya. Hal ini yang terjadi oleh R seorang yang merupakan warga Kabupaten Tebo. R yang juga seorang mahasiswi harus menjalani proses hukum, karena telah membuang baginya sendiri hingga meninggal dunia.

Terkait hal ini sempat membuat heboh masyarakat Kota Jambi dan Provinsi Jambi umumnya. Bayi baru lahir berjenis kelamin perempuan itu ditemukan tewas terbungkus di drainase kawasan Wisata Danai Sipin Kota Jambi beberapa waktu lalu.

BACA LAINNYA  Polres Merangin Ciduk 4 Bandar Narkoba

Sementara saat ini R diamankan Tim Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jambi.

Tak sampai disitu, pihak kepolisian terus mendalami kasus ini, dan memburu orang-orang yang diduga terlibat dalam pembuangan bayi yang menghebohkan warga sekitaran wisata Danau Sipin Kota Jambi itu.

Hal itu diungkapkan Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Jambi AKBP Kristian Adi Wibawa di Mapolda Jambi, Jumat (5/11/21).

Kristian Adi Wibawa mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam kasus ini.

BACA LAINNYA  Diduga Setubuhi Anak Dibawah Umur, Warga Kerinci Diamankan Polisi

“Masih didalami, apakah bayi ini dibuang atas inisiatif ibunya sendiri karena malu, atau ada dorongan atau desakan dari pihak lain (pelaku),” ujar dia.

Kristian mengatakan R, si ibu bayi diamankan di rumah orang tuanya di Desa Sekutur Jaya, Kecamatan Serai Serumpun, Kabupaten Tebo pada Kamis (4/11/21) sekira pukul 3 pagi.

BACA LAINNYA  Terima Surat Balasan, LPKNI Berang dan Akan Somasi PT Telkom

Bayi yang dibuang tersebut dari hasil hubungan gelap, R mengakui membuang Bayi pada Minggu 31 Oktober 2021 sekira Pukul.11.00 WIB di TKP Danau Sipin.

“Dari pemeriksaan, R melahirkan bayi di RT 22 Kelurahan Simpang Empat Sipin Kecamatan Telanaipura yang merupakan tempat Kostnya,” ungkap AKBP Kristian Adi Wibawa.

Atas perbuatannya R dikenakan pasal 80 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.(*)

Artikel ini telah dibaca 229 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ratusan Juta Uang Warga Tebo Lenyap Seketika

3 Desember 2021 - 22:07 WIB

38 Ribu Lebih Masyarakat Jambi Selamat Dari Jerat Narkoba

2 Desember 2021 - 18:12 WIB

Lari ke Hutan, Tim Gabungan Polda Jambi Bersama Polres Batanghari Tangkap Satu Tahanan

30 November 2021 - 14:27 WIB

Coreng Nama Fakultas, Oknum Dekan Jadi Tersangka Kasus Pencabulan

18 November 2021 - 12:40 WIB

Oknum Polisi Peras Pengendara Kini Terancam 9 Tahun Penjara

14 November 2021 - 08:28 WIB

Polres Bungo Berhasil Meringkus Pelaku Pencuri Buku Nikah

13 November 2021 - 12:24 WIB

Trending di Hukrim