Menu

Mode Gelap
Facebook Mulai Uji Coba Kurangi Konten Politik di 80 Negara, Termasuk Indonesia Tanahnya Ditawar Miliaran Rupiah, Pensiunan PNS Ini Pilih Wakafkan untuk Masjid Al Haris Janji Berantas Sumur Illegal Drilling di Batanghari Pemaparan Visi Misi Cakades Bajubang Laut, Warga : Joni Punya Jaringan, dan Pergaulan Luar Biasa Maulana Terima Penghargaan Menkes Terkait Sanitasi Berbasis Masyarakat

Kabar Daerah · 7 Okt 2021 17:14 WIB

Bupati Tanjabbar : Soal Tapal Batas Merupakan Prioritas Pemerintah Daerah


 Bupati Tanjabbar : Soal Tapal Batas Merupakan Prioritas Pemerintah Daerah Perbesar

Kabarjambikito.com – Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat M.Ag pimpinan rapat penegasan dan penetapan batas Desa Kampung Baru Kecamatan Batang Asam dengan Desa Teluk Pengkah Kecamatan Tebing Tinggi. Kamis (7/10/21)

Rapat yang berlangsung di Balai Pertemuan Kantor Bupati tersebut, juga diikuti oleh Sekretaris Daerah, Ir.H.Agus Sanusi, M, S.i Asisten Pemerintahan dan Kesra, Hiadayat SH. MH, Staf Ahli Bupati, Camat Tebing Tinggi, Camat Batang Asam, dan TIM OPD Terkait.

Bupati mengatakan, penetapan batas wilayah termasuk tingkat desa merupakan hal yang penting, selain terkait luas, batas desa juga berkaitan dengan potensi yang ada di daerah itu serta kebijakan yang akan diambil dalam mengelola wilayah.

BACA LAINNYA  Harga Ayam Potong Merangkak Naik Ditengah PPKM Kota Jambi

” Soal tapal batas ini sangat penting, karena selain menentukan luas wilayah juga berkaitan dengan potensi yang ada di daerah tersebut, ” kata Bupati.

Bupati juga menjelaskan, sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 dan Permendagri Nomor 45 Tahun 2016, Penetapan dan penegasan batas wilayah sebuah Desa merupakan prioritas Pemerintah Daerah.

BACA LAINNYA  Wawako Maulana Apresiasi Peserta Asal Jambi Yang Lolos Ke Final Kihajar STEM 2021

” Ini menjadi prioritas pemerintah daerah, untuk menegaskan batas wilayah Desa yang ada di Kabupaten ini, ” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan bahwa penentuan batas wilayah pedesaan harus disepakati oleh semua pihak, baik itu dari pemerintahan Kecamatan, maupun desa.

Lebih lanjut menurut Bupati, tanpa mengesampingkan informasi dari para tokoh masyarakat yang mengetahui dan mengerti sejarah wilayah serta memiliki bukti yuridis, diantaranya dengan mempertimbangkan histori, lokasi, objek vital dan situs budaya.

BACA LAINNYA  Kemacetan di Kota Jambi Akibat Truk Batubara Kecelakaan

“Berdasarkan bukti tersebut, nanti kita bisa mengambil kesimpulan, terkait penetapan batas desa yang dianggap masih bermasalah, ” ujarnya

Diharapkan dalam kesempatan ini permasalahan batas antar Desa dapat di sepakati dengan arif dan bijaksana, jangan sampai ada lagi permasalahan dikemudian hari. (Sul)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Al Haris Janji Berantas Sumur Illegal Drilling di Batanghari

15 Oktober 2021 - 16:50 WIB

Pemaparan Visi Misi Cakades Bajubang Laut, Warga : Joni Punya Jaringan, dan Pergaulan Luar Biasa

15 Oktober 2021 - 16:01 WIB

Maulana Terima Penghargaan Menkes Terkait Sanitasi Berbasis Masyarakat

15 Oktober 2021 - 14:59 WIB

Pemaparan Visi dan Misi Cakades, Warga: Program Nomor Urut 1 Banyak Menyentuh Masyarakat

15 Oktober 2021 - 14:46 WIB

Sumur Minyak Illegal di Batanghari Dipaparkan Depan Menteri ESDM RI

15 Oktober 2021 - 14:39 WIB

Lagi… Siswa SMP Jadi Korban Lakalantas di Rantau Puri

15 Oktober 2021 - 13:43 WIB

Trending di Batanghari