LIVE TV
Viral !! Video Petani Ngamuk sampai Merusak Tanaman Cabai di Kebun Terkait Kontrak PetroChina, Bupati: Kita Sepakat Untuk Kaji Ulang Gubernur Al Haris Tekankan Sat Pol PP Layani Masyarakat Secara Baik Pendemi Covid-19, Camat Muara Bulian Ajak Warga Semangat Pasang Bendera Wawako Maulana: APRI Rumah Besar Penghulu Untuk Melayani Umat Kota Jambi

Home / Kabar Daerah

Rabu, 4 November 2020 - 17:52 WIB

Caladium, Tanaman Hias Keladi yang Sedang Naik Daun

Ilustrasi. Setelah Monstera dan Aglonema, kini giliran Caladium yang tengah digemari para pecinta tanaman hias. (iStockphoto/skodonnell)

Ilustrasi. Setelah Monstera dan Aglonema, kini giliran Caladium yang tengah digemari para pecinta tanaman hias. (iStockphoto/skodonnell)

Setelah Monstera dan Aglonema, kini giliran Caladium yang tengah digemari para pecinta tanaman hias. Caladium dikenal juga secara luas oleh masyarakat sebagai keladi. Warna dan bentuk daunnya yang cantik membuat keladi banyak disukai.

Nama keladi berasal dari nama ilmiah Caladium. Caladium merupakan salah satu marga dari keluarga talas-talasan atau famili Araceae. Meski sudah akrab dan banyak dijumpai di Indonesia, keladi bukan tumbuhan asli Indonesia.

“Tumbuhan ini bukan asli dari Indonesia, meskipun saat ini seakan-akan sudah umum dijumpai di Indonesia,” kata peneliti tanaman Araceae LIPI, Yuzammi kepada CNNIndonesia.com, Senin (2/11).

Tumbuhan ini berasal dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Caladium lalu banyak dinaturalisasi di negara tropis seperti Indonesia. Caladium dapat tumbuh di area terbuka dengan tinggi 40-90 cm dengan lebar daun 15-35 cm.

Baca Juga   Masalah Pilkades, Komisi I DPRD Batanghari Sudah Konsultasi Dengan Pemprov Jambi

Karakteristik Caladium yang khas tampak dari daun yang melebar. “Caladium pada umumnya mempunyai daun berbentuk anak panah,” kata Yuzammi.

Selain anak panah, bentuk daun Caladium juga dianggap mirip seperti hati, kuping gajah, dan sayap.

Jumlah daun Caladium pun beragam pada satu tanaman. “Ada yang mempunyai banyak daun tetapi ada pula yang hanya berdaun dua atau tiga lembar dalam satu tanaman,” ujar Yuzammi.

Selain itu, Caladium juga banyak warna. “Beraneka warna, ada yang evergreen [hijau seluruhnya], ada pula yang mempunyai masa dorman [berhenti tumbuh],” ucap Yuzammi.

Baca Juga   Selain Berikan Ratusan Sertifikat, Masna Busro Juga Tinjau Pembangunan Rumah Tanfizh

Sebagian keladi tumbuh menjadi gulma atau rumput yang mengganggu. Namun, banyak tumbuhan keladi yang dibudidayakan menjadi tanaman hias.

Dari tujuh spesies yang ditemukan di Amerika, kini terdapat lebih dari 1.000 hasil kultivar atau varietas tanaman yang sudah dibudidayakan.

Beberapa yang populer adalah Caladium Ace of Heart yang berbentuk seperti hati dan berwarna merah muda. Ada pula Caladium Candidum yang berwarna putih, serta Caladium Green Spider dengan campuran hijau dan merah dengan tekstur tulang daun seperti sarang laba-laba.

Sumber: Cnnindonesia.com

Share :

Baca Juga

Batanghari

Kabid Perdagangan Batanghari: Pasar Murah Juga Meringankan Beban Ekonomi Masyarakat

Kota Jambi

Kecam Keras Aksi Frank OlShop, Ketua LPKNI Minta Platform Tindak Tegas Lapak Nakal

Kabar Daerah

Soal Vaksin Covid, Rocky Candra : Optimis Ekonomi Membaik
http://kabarjambikito.com/2020/10/16/gempar-mencuri-tali-pocong-kubur-dibongkar/

Kabar Daerah

Gempar… Mencuri Tali Pocong, Kubur Dibongkar

Batanghari

Puluhan Persen Nakes di Batanghari Telah Vaksin

Tanjabbar

Polres Tanjabbar Terima Penghargaan Dari TRCPPA

Kabar Daerah

FPI Beraksi di Surabaya, Paksa Rantis Lindas Bendera Prancis

Tanjabbar

Hari Pertama Pasca Idul Fitri, Wabup Hairan Sidak Dibeberapa Kantor