LIVE TV
Ratusan Warga Bersama Pengemudi Ojol di Jambi Terima Zakat Maal Bupati Tanjabbar Saksikan Secara Virtual Gema Membumi Arakan Sahur Online PT Putra Duta Indahwood Mangkir di Sidang Karhutla Jambi Kasatpol PP Tinjau Pos Penyekatan, Puluhan Sepeda Motor Balik Kanan Begini Cara Travel Bandel yang Nekat Melintas Masuk Jambi Saat Peniadaan Mudik 2021

Home / Kota Jambi

Minggu, 2 Mei 2021 - 13:57 WIB

Curi Start Mudik di Jambi Padati Loket Bus, Penumpang: Biar Bayar Mahal Tak Sebanding Rasa Rindu Pada Keluarga

Tampak sejumlah penumpang balik kampung ke pulau Jawa (foto: Kabarjambikito.com)

Tampak sejumlah penumpang balik kampung ke pulau Jawa (foto: Kabarjambikito.com)

Kabarjambikito.com— Tinggal menghitung hari lagi larangan mudik berlaku, yang tertuang dalam Permen Nomor 13 Tahun 2021 tentang peniadaan mudik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah 2021 Masehi .

Dimana pada tanggal 6 hingga 17 Mei seluruh angkutan transfortasi dilarang beroperasi. Semenatara berdasarkan informasi Kapal Roro di pelabuhan Bakauheni tidak beroperasi di tanggal tersebut.

Dari pantauan Kabarjambikito.com, sejumlah loket Perusahaan Otobus (PO) yang ada di kota Jambi terlihat ramai oleh calon penumpang yang akan berangkat ke luar provinsi Jambi.

Suharti, seorang penumpang asal Jambi yang ingin pulang ke Cilacap Jawa Tengah, menyebutkan, tidak keberatan dengan ongkos jasa angkutan penumpang Jawa Sumatera yang melambung tinggi.

Baca Juga   Rancangan RKPD Tahun 2022, Maulana Minta Seluruh OPD, Camat dan Lurah Selaras

” Harga tiket dari Jambi ke Cilacap Rp 700 ribu, ditambah biaya test rapid antigen Rp 150 ribu ” Sebut Suharti, Minggu (02/05/2021).

Menurut Suharti, dirinya tidak keberatan dengan ongkos bahkan jika ongkos naik menjadi Rp 1 juta per orang dari Jambi ke Pulau Jawa tidak jadi persoalan.

Dirinya juga menyebutkan tidak masalah ongkos naik di bandingkan rasa rindu untuk ketemu orang tua dan keluarga di pulau Jawa.

” Apalah arti uang dibandingkan tidak bisa ketemu sama orang tua, soalnya pulang ke sana 2 tahun sekali ” Ungkap nya.

Baca Juga   Putusan DKPP Belum di Eksekusi, KPU Jambi Cuma Akan Ingatkan Sanusi

Sementara itu salah satu perusahaan otobus (PO) Ternama di Jambi yakni PO Putra Remaja yang beroperasi di jalan Kapten Patimura Kota Jambi terlihat di padati oleh calon penumpang dan barang bawaannya yang ingin melakukan perjalanan ke luar kota.

Terlihat pihak tenaga medis dari Klinik Mizan Medika sedang melakukan rapid test kepada ratusan calon penumpang yang akan bertolak ke kampung halaman.

” Yang sudah melakukan antigen atau rapid test, boleh muat barangnya di bagasi ” cetus seorang pemuda di PO Putra Remaja

Baca Juga   Rumah Wartawan TVRI Jambi Diobok-obok Maling

Sontak mendengar instruksi tersebut sebagian penumpang bergegas membawa barang bawaan masuk kebagasi bus tujuan mereka masing-masing.

Pengurus PO Putra Remaja, Satria mengatakan, bahwa pihaknya pada tanggal 5 Mei sudah tidak beroperasi dan memberikan pelayanan apapun.

Sedangkan untuk calon penumpang yang telah melakukan rapid test dengan hasil positif tidak di perkenankan pergi menggunakan jasa angkutan yang di kelola Satria.

“Kita maju sehari di tanggal 5 kita sudah stop, untuk tindakan bagi penumpang yang hasil rapid testnya samar-samar garis dua tetap tidak kita izinkan naik ke bus, dan uangnya kita kembalikan” Sebut Satri.

(Ade)

Share :

Baca Juga

Kota Jambi

Mobil Truck Muatan Solar Terbaik, Sopir Malah Kabur

Kota Jambi

Baru Dilantik Jadi Sekda, Sudirman Dipercaya Plh Gubernur Jambi

Kota Jambi

Pasca Kebakaran, Penjual Geprek Bingung Tinggal Dimana ?

Kota Jambi

Bikin Haru… Ini Ucapan Walikota Fasha Saat Bantu Warga Tionghoa

Kota Jambi

Buang Sampah Sembarangan, Camat Pasar Kota Jambi Mengamuk

Kota Jambi

7000 Mustahid Terima Bantuan Dari Wako Jambi Fasha dan Baznas

Kota Jambi

Petenis Cilik Asal Jambi Sukses Menuai Segudang Prestasi

Kesehatan

Sebentar Lagi Puasa, Harga Daging Ayam Beranjak Naik