Menu

Mode Gelap
Besok Pj Bupati Muaro Jambi, Sarolangun dan Tebo Dilantik Gubernur Jambi Mursyid : Tepat Mendagri dan Gubernur Jambi Pilih Hendrizal, Pengalamannya Sangat Lengkap. Muncul Wajah Baru di Tubuh Pengurus Pemuda Pancasila Jambi, Begini Komentar Panglima Ardi Jum’at Berkah, Masyarakat: Bertemu Bupati Saja Kami Sudah Senang Al Haris: Semangat Idul Fitri Jadi Energi Baru

Ekonomi · 24 Okt 2021 18:53 WIB

Dana Bansos Diselewengkan, Lapor ke Sini


 Foto Ilustrasi Perbesar

Foto Ilustrasi

Di masa pandemi, masyarakat dan pemerintah sama-sama menghadapi situasi yang dilematis. Di satu sisi, berbagai kebijakan diupayakan guna menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Hal itu membuat pemerintah membuat kebijakan yang membatasi ruang gerak masyarakat, demi mengurangi dan memutus mata rantai penularan Covid-19.

Di sisi lain, kebijakan tersebut juga memaksa masyarakat agar berhenti sementara melakukan kegiatan mencari mata pencaharian, yang dapat menyebabkan krisis ekonomi.

Para pedagang sepi pembeli, portir di stasiun kerata api kesusahan karena sepi penumpang, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat yang bergantung hidup dari keuntungan atau upah harian, kebijakan akan sangat berdampak, karena tidak ada pemasukan, sedangkan pengeluaran jalan terus.

BACA LAINNYA  Berusaha Melawan Petugas, Satu Tahanan LPKA Muara Bulian di Hadiahkan Timah Panas

Kebijakan tersebut dikenal dengan nama PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Awalnya PPKM darurat, kemudian berubah jadi PPKM level 4.

Kendati demikian, selama masa pandemi dan menerapkan PPKM Level 4, pemerintah juga turut bertanggung jawab atas nasib rakyat kecil yang sangat terdampak, dengan memberikan bantuan sosial berupa uang atau sembako.

Belum habis persoalan sulitnya hidup karena pandemi, kini akan ada lagi persoalan baru yang bakal menambah penderitaan masyarakat. Yakni potensi dipotongnya dana bantuan pemerintah untuk mereka.

BACA LAINNYA  Pertamina Bor Sumur Eksplorasi SRT-1X di Musi Banyuasin

Nah, bila itu terjadi, pemerintah dalam hal ini lembaga Kementerian Keuangan telah bersosialisasi untuk mengantisipasinya. Pada fanpage Facebook Menkeu Sri Mulyani, terlihat postingan video footage menampilkan seorang wanita muda yang menjelaskan bagaimana jika uang dana bansos Covid-19 dikorupsi oleh oknum yang tidak betanggung jawab.

Berikut di bawah ini langkah-langkahnya:

Bisa buka 2 kanal atau aplikasi di lapor.go.id atau jaga.id
Contoh pada aplikasi jaga.id, pilih menu ‘sampaikan keluhan’
Lalu muncul pop-up untuk buat akun
Buat akun dahulu
Setelah akun dibuat pilih menu ‘bantuan covid-19’
Lalu, akan muncul beberapa topik keluhan, seperti:

BACA LAINNYA  Melalui DUMISAKE Pemprov Jambi Terus Berupaya Dorong UMKM

-Bansos – bantuan dana yang diterima jumlahnya kurang dari seharusnya
Bansos – bantuan yang diterima kualitasnya jelek dan lain sebagainya.

Tekan salah topik keluhan
Meski pengadu bersifat anonim, tapi tetap harus kirim data diri untuk verifikasi. Tenang saja, rahasia dijamin tetap terjaga kok

Laporan kecurangan dana bansos covid-19 berhasil diupload.
Demikian cara untuk mengawasi dan melaporkan tindakan kecurangan dana bansos Covid-19.

Semoga masyarakat yang sangat terdampak mendapatkan bantuan yang cukup dan sesuai. Semoga bermanfaat.

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Harga TBS dan Pupuk Tidak Sebanding, Petani Sawit Harapkan Pemerintah Bijaksana

19 Mei 2022 - 15:22 WIB

SKK Migas Kunjungi Lokasi Temuan Migas Baru di Sumatera Selatan

15 Mei 2022 - 19:36 WIB

Premier Oil Melakukan Pengeboran Laut Dalam di WK Andaman II

13 Mei 2022 - 07:35 WIB

SKK Migas – KKKS Jindi South Jambi Serahkan 75 Al Qur’an Kepada Komunitas Milenial Santri Peduli

5 Mei 2022 - 08:27 WIB

Optimasi Pengembangan Lapangan Tahap-2 WK Rokan Disetujui, Tambah Investasi Hulu Migas Rp. 35 Trilyun

29 April 2022 - 06:03 WIB

Success Ratio Sumur Eksplorasi Mencapai 80%

27 April 2022 - 11:56 WIB

Trending di Bisnis