Menu

Mode Gelap
Harga Buah Sawit Anjlok, Dewan Batanghari Gelar RDP Agar BBM Subsidi Tepat Sasaran, Al Haris Gandeng Polda Jambi Al Haris Harapkan Qori dan Qori’ah Harus Percaya Diri Bupati Masnah Busro Kukuhkan Kades Sebagai Pemangku Adat Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus KNPI, Irjen Pol Rachmad: Polri Siap Bersinergi

Peristiwa · 26 Mar 2022 15:20 WIB

Demi Untuk Mudik, Warga Rela Antrian Menunggu Vaksin Booster


 Ilustrasi warga rela mengantre untuk mendapatkan vaksin booster yang merupakan vaksin gratis. (Foto: Ist) Perbesar

Ilustrasi warga rela mengantre untuk mendapatkan vaksin booster yang merupakan vaksin gratis. (Foto: Ist)

Kabarjambikito.com – Warga mengantre untuk mendapat vaksinasi covid-19 dosis penguat atau booster di fasilitas pelayanan vaksinasi di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu (26/3/2022).
Warga Desa Sukasari rela antre vaksinasi penguat agar bisa pulang ke kampung halaman pada masa libur lebaran 2022.

“Saya berangkat dari rumah pukul 07.30 WIB, pas sampai sini ternyata sudah full (penuh), tapi kata petugas stok vaksin masih ada, makanya ikut antre,” kata Agus Kurniawan (40), warga yang mengantre di Gerai Vaksinasi Polsubsektor Mega Regency, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Sabtu pagi.

Agus mengklaim sudah mendaftar untuk menjalani vaksinasi penguat di puskesmas yang berada di dekat tempat kerjanya, namun gagal karena stok vaksin di fasilitas pelayanan kesehatan itu habis.

BACA LAINNYA  Begini Kronologi Kecelakaan di Mendalo Yang Menewaskan Seorang Mahasiswa UIN STS Jambi

“Persiapan mudik, saya pulang ke Sleman, Yogyakarta. Kan kata Pak Presiden Jokowi kemarin syarat mudik vaksin lengkap dan booster (penguat), makanya saya vaksin dari sekarang biar tenang saat perjalanan mudik nanti,” ucap Agus.

Selain di Gerai Vaksinasi Polsubsektor Mega Regency, antrean warga juga terlihat di Puskesmas Waluya, Kecamatan Cikarang Utara.

Wahyu Prasetyo (45) menempuh perjalanan belasan kilometer dari rumahnya di Citarik, Kecamatan Cikarang Timur, untuk mendapat suntikan vaksin penguat di Puskesmas Waluya.

“Saya tadi ke Puskesmas Citarik yang berada di sebelah Kantor Kecamatan Cikarang Timur. Sampai di sana tidak dapat kuota tapi diarahkan ke Puskesmas Waluya ini,” kata Wahyu.

BACA LAINNYA  Banyak Pengusaha Tempat Hiburan di Jambi Diduga Tidak Punya NPPBKC

Wahyu berusaha mendapat vaksinasi penguat supaya bisa mudik untuk merayakan Lebaran di Pekalongan, Jawa Tengah.

“Untuk mudik Lebaran, karena syarat mudik harus sudah vaksin booster (penguat). Alhamdulillah barusan sudah terima dosis tiga vaksin AstraZeneca. Cukup menyerahkan fotokopi KTP dan sertifikat vaksin dosis satu dan dua (syaratnya),” kata Wahyu.

“Semoga pemerintah konsisten dengan aturan ini, tidak ditambah-tambah lagi persyaratan mudiknya,” ia menambahkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti mengatakan bahwa pemerintah daerah setiap hari menyediakan pelayanan vaksinasi penguat di seluruh fasilitas kesehatan pemerintah selain membuka gerai pelayanan vaksinasi di sejumlah lokasi.

“Selama ini pelaksanaan vaksinasi melibatkan semua unsur, termasuk TNI dan Polri, agar upaya percepatan vaksinasi untuk mendongkrak capaian warga berstatus tervaksinasi hingga booster bisa segera terealisasi,” ujar Sri.

BACA LAINNYA  Wanita Ini Gantung Diri, dan Tinggalkan Surat Wasiat

Sebelumnya, Wakil Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Masrikoh mengatakan persediaan vaksin booster merek Pfizer dan Moderna di Bekasi kosong dan hanya menyisakan vaksin jenis AstraZeneca. Kedua vaksin itu merupakan vaksin gratis yang digunakan sebagai dosis ketiga atau booster.

“Stok vaksin Pfizer dan Moderna serta merek Sinopharm sudah habis di kita,” kata Masrikoh di Cikarang, Sabtu (26/3) mengutip Antara.

Dia mengatakan saat ini pihaknya terus menggencarkan kegiatan vaksinasi dosis penguat antibodi menggunakan AstraZeneca dengan menyisakan sebanyak 6.380 dosis yang akan memasuki masa kadaluarsa pada 1 April 2022.

(Cnnindonesia.com)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sadis!! Warga Marosebo Ulu, Batanghari Ditemukan Dengan Leher di Gorok

13 Mei 2022 - 06:24 WIB

Antar Istri ke Kota Jambi, Pulangnya Rumah di Bobol Maling

30 April 2022 - 15:24 WIB

Mahasiswi FKIP Universitas Jambi Ditemukan Tidak Bernyawa di Kamar Kos

28 April 2022 - 08:33 WIB

Mengindap Penyakit Stroke, Warga Bajubang Laut Terabaikan, Ini Kata Kades

21 April 2022 - 12:29 WIB

Catut Nama Dandim 0419/ Dandim Tanjab, Oknum Lakukan Modus Minta Beli Tiket

20 April 2022 - 21:57 WIB

Sedang Buang Air Besar, Seorang Pekerja Kontraktor di Terkam Harimau

20 April 2022 - 16:45 WIB

Trending di Peristiwa