Menu

Mode Gelap
Fadhil Arief Minta Pegawai Berikan Pengaruh Yang Baik Kepada Instansi Demi Mempertahankan Seluruh Honorer Indonesia, Anies Baswedan Temui Jokowi Persiapan Kenduri Swarnabhumi, Tim Kemendikbud Turun ke Tebo Prabowo-AHY Kompak Bilang Punya Kesamaan Usai Bertemu 2 Jam Tajak 21 Juni 2022, SKK Migas dukung kelancaran Pengeboran Sumur Eksplorasi Markisa-001

Nasional · 17 Jun 2022 08:07 WIB

Demokrat: Biar Menteri Diganti Berulang Kali, Kalau Sibuk Kampanye Tidak Akan Membaik


 Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat (Bakomstra) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, (Foto: dokumentasi Demokrat) Perbesar

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat (Bakomstra) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, (Foto: dokumentasi Demokrat)

Kabarjambikito.com – Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyatakan perubahan anggota kabinet melalui reshuffle belum tentu menjamin perbaikan.

Menurutnya hal yang lebih penting adalah Presiden menjaga fokus dan kekompakan para anggota kabinet. “Karena kondisi Negara dan rakyat kita saat ini, sedang sangat berat. Butuh perbaikan kinerja secara signifikan dari kabinet, agar bisa membuahkan hasil berarti,” kata Herzaky dalam keterangannya, Kamis (16/6/2022).

BACA LAINNYA  JMSI Salut Semarang Jadi Kota Pertama Dengan Sistem CCTV Sampai Tingkat RT RW

Herzaky menyayangkan para menteri saat ini fokus pada agenda pribadi untuk menaikkan elektabilitas, apalagi ditambah menggunakan fasilitas negara.

“Para menteri malah sibuk dengan agenda sendiri, berupaya menaikkan elektabilitas yang tak kunjung bergerak. Apalagi menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye. Rakyat sedang susah, butuh banyak dukungan dari Negara, tapi sangat tidak etis dan keterlaluan kalau ternyata ada menteri yang malah menggunakan uang Negara untuk kepentingan nyapres di 2024,” kata dia

BACA LAINNYA  Soal Tagar #PercumaLaporPolisi, IPW: Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga

Demokrat menilai Jokowi harus berani tegas menegur menteri yang masih nekat berkampanye untuk Pilpres 2024.

BACA LAINNYA  Warga Jambi Kesulitan Dapat BBM, Ini Penjelasan Pertamina

“Mau diganti berulang kali, tapi para menteri malah sibuk berkampanye, tidak fokus bekerja untuk rakyat, kinerja kabinet tidak akan membaik juga. Presiden mesti menunjukkan ketegasannya, kemampuannya memimpin kabinet. Berani menegur menteri yang tidak fokus melaksanakan tugasnya. Bukan malah mendorong para menterinya sibuk berkampanye untuk Pilpres 2024,” ujarnya.

Sumber: Liputan6.com

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Demi Mempertahankan Seluruh Honorer Indonesia, Anies Baswedan Temui Jokowi

25 Juni 2022 - 08:49 WIB

Prabowo-AHY Kompak Bilang Punya Kesamaan Usai Bertemu 2 Jam

24 Juni 2022 - 22:04 WIB

Surya Paloh Bertemu Sejumlah Ketua Umum Partai Politik, Pengamat Prediksi Tiga Poros Ini

23 Juni 2022 - 22:13 WIB

Pertemuan PKS-Nasdem, Syaikhu: Kita Banyak Persamaan

23 Juni 2022 - 18:05 WIB

JMSI Siap Bekerjasama dengan Stakeholder Kepemiluan

23 Juni 2022 - 17:47 WIB

Ketua JMSI Pusat Minta Seluruh Anggotanya Tidak Tejebak Arus Pemilu 2024

22 Juni 2022 - 08:20 WIB

Trending di Nasional