Menu

Mode Gelap
Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Fadhil Arief Minta Pejabat Gali Motivasi Diri Gelontorkan Dana Ratusan Juta Untuk PKL Tugu Keris, Pedagang : Terimakasih PLN Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Set Top Box Gratis Untuk Warga Jambi,  Hasbi Anshory : Kita Berpihak Kepada Rakyat

Kabar Terbaru · 27 Sep 2021 14:16 WIB

Didemo BEM se-Indonesia, Ketua KPK Firli Bahuri Terbang ke Jambi


 Ketua KPK Firli Bahuri Perbesar

Ketua KPK Firli Bahuri

Kabarjambikito.com – Badan Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia (BEM SI) akan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Aksi menolak pemecatan pegawai KPK ini rencananya digelar pada pukul 14.00 WIB. Namun sepertinya para mahasiswa tak akan bertemu dengan Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri. Sebab, Firli tengah berada di Jambi saat ini.

Firli dikabarkan memimpin rapat koordinasi (rakor) pemberatasan korupsi terintegritas di Jambi pada hari ini.Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati menyampaikan, rangkaian kegiatan akan berlangsung sejak hari ini hingga Jumat 1 Oktober 2021.

“Mengawali rangkaian kegiatan KPK selama sepekan di Jambi, hari ini, 27 September 2021 pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB Ketua KPK beserta jajaran Direktorat Korsup wilayah I KPK akan menghadiri Rakor Pencegahan Korupsi Pemerintah Daerah Se-Provinsi Jambi bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi,” kata Ipi kepada awak media, Senin, 27 September 2021.

BACA LAINNYA  Tragis! Pasutri Penjual Soto Tewas Disambar Kereta Api

Rangkaian rapat pencegahan korupsi itu akan diikuti oleh sejumlah instasi, di antaranya yakni rakor Pencegahan Korupsi Pemerintah Daerah se-Provinsi Jambi, Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi DPRD se-Jambi, Rapat Koordinasi APH se-Jambi, Rapat Monitoring dan Evaluasi (monev) UKPBJ Pemprov Jambi, Rapat Optimalisasi Pendapatan dan Pembenahan Aset Pemoprov Jambi, Rapat Optimalisasi Pendapatan dan Aset Daerah Pemko Jambi, Rapat dengan Bank Jambi terkait implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), dan Tinjauan Lapangan Aset Bermasalah.

“Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi upaya penguatan tata kelola pemerintahan daerah yang baik. KPK telah memetakan dan mengidentifikasi titik rawan korupsi di daerah, yang meliputi delapan area intervensi yang terangkum dalam Monitoring Center for Prevention (MCP),” kata Ipi.

Ipi menjelaskan, ke-delapan area intervensi tersebut, yaitu Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan, Pengawasan APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah, dan Tata Kelola Keuangan Desa.

BACA LAINNYA  Razia Tempat Hiburan, Polda Jambi Amankan Seorang Wanita dan Pria

Khususnya terkait area intervensi Perencanaan dan Penganggaran APBD, titik rawan korupsi antara lain berupa fee proyek atau ijon proyek, penerimaan hadiah terkait dengan pengesahan APBD, dana aspirasi, alokasi pokir yang tidak sah. Sebagian besar titik rawan ini berhubungan dengan pelaksanaan fungsi legislatif.

KPK juga mendorong optimalisasi peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) bagi pemda. Antara lain, dilakukan dengan memastikan pengelolaan BPD yang sehat, dan implementasi program-program pencegahan korupsi di dalam kelembagaan BPD.

Dalam fokus area manajemen aset daerah, KPK bersama BPN, Kanwil dan Kantah serta Jamdatun memfasilitasi upaya pemda untuk melakukan sertifikasi sebagai bentuk pengamanan aset dan penertiban aset-aset bermasalah.

“Beberapa agenda dalam rakor tersebut, adalah penandatanganan komitmen bersama program pemberantasan korupsi terintegrasi oleh kepala daerah di Jambi, serta terima sertifikat aset tanah pemda, peluncuran implementasi pendidikan antikorupsi di Pemko Jambi, peluncuran sistem whistleblowing Pemprov Jambi, serta peluncuran sistem whistleblowing dan buku panduan pencegahan korupsi di PT. Bank Jambi,” imbuh Ipi.

BACA LAINNYA  Ada 26 Jalan Arteri di Genjot, Fadhil Arief: Jika di Tahun Ini Selesai Sama Dengan Membangun Jalan Selama 15 Tahun

Sementara itu, Badan Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia (BEM SI) berencana melakukan aksi unjuk rasa pada hari ini, Senin, 27 September 2021. Aksi unjuk rasa bertema Gerakan Selamatkan KPK untuk menindaklanjuti ultimatumnya kepada Presiden Joko Widodo yang telah melewati 3×24 Jam dari surat terbukanya.

Sebabnya, dari setelah surat terbuka dikirimkan, tidak ada jawaban dari Presiden Jokowi untuk menunjukkan keberpihakannya kepada 56 pegawai KPK yang dipecat secara sepihak oleh pimpinan KPK.

“KPK yang seharusnya memberantas korupsi di negeri ini justru di gembosi saat gencar-gencarnya memberantas kasus besar korupsi. Indonesia sedang tidak baik-baik saja, bukan ini reformasi yang kita mau,” kata Koordinator Media BEM SI 2021, Muhammad Rais, Senin, 27 September 2021.

Sumber: Viva.co.id

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Fadhil Arief Minta Pejabat Gali Motivasi Diri

27 Juni 2022 - 21:54 WIB

Jelang Kedatangan Dirjen Kebudayaan Direktorat PTLK Datang, Masyarakat Rambutan Masam Bentuk Kepanitiaan

26 Juni 2022 - 22:13 WIB

Lepaskan JCH, Fadhil Arief: Doakan Kami Agar Jadi Pemimpin Istiqomah

26 Juni 2022 - 16:53 WIB

Meskipun Umurnya 300 Tahun, Rumah Tuo di Jangkat Masih Kokoh

25 Juni 2022 - 18:46 WIB

Patut Berbangga, Bakar Jaudah di Festival Pariwisata Jangkat Jambi Masuk Rekor Dunia

25 Juni 2022 - 14:16 WIB

Fadhil Arief Minta Pegawai Berikan Pengaruh Yang Baik Kepada Instansi

25 Juni 2022 - 09:17 WIB

Trending di Kabar Terbaru