LIVE TV
Sidang Pemeriksaan DKPP, Asnawi : Hal Ini Sah-sah Saja Selain Bikin Emosi Sistem Pembayaran COD Bisa Membawa Pidana Buah Kelapa Bertunas Pisang Ditawari Rp 10 juta PIK-R Syubbanul Mufied IAI N Batanghari  Raih Prestasi di Kancah Nasional Al Haris Himbau Relawan dan Timses Tidak Ramai Ikut Pelantikan Gubernur di Jakarta

Home / Peristiwa / Tebo

Selasa, 1 Juni 2021 - 08:25 WIB

Diduga Faktor Ekonomi, Warga di Tebo Gantung Diri

Warga meninggal karena gantung diri (foto: Sidakspost.id)

Warga meninggal karena gantung diri (foto: Sidakspost.id)

Kabarjambikito.com – Warga RT 15, KM 24 HPH Desa Balai Rajo, Kecamatan VII Koto Ilir, Tebo do gemparkan dengan penemuan warga yang gantung diri.

Warga tersebut adalah Mak Delhi Br Somosir (44) seorang perempuan yang juga berstatus janda ditemukan oleh anaknya sendiri saat bangun tidur sekira pukul 07.30 WIB pada Senin (31/5/2021).

Kapolsek VII Koto Ilir IPTU Irvan Pane, S.Sos, M.H mengatakan, korban sendiri ketahuan meninggal oleh anaknya saat itu, anak korban bangun tidur melihat korban dalam keadaan gantung diri dengan seutas tali.

Baca Juga   Dua Gajah Seruduk Pemukiman Warga di, Ini Dilakukan BKSDA

“Korban ditemukan gantung diri di kayu tulangan atap ruang tamu. Tak lama ada tetangga korban datang ke rumah kaget melihat anak korban bilang minta tolong kepada saksi kalau ibunya gantung diri,” ucapnya kepada Sidakpost.id media partner Kabarjambikito.com.

Dikatakan, sebelum tetangga korban datang anak korban berusaha untuk memutus talinya namun, nyawa korban tidak tertolong. Anak korban minta tolong kepada tetangga yang datang.

Baca Juga   Tekan Penyebaran Virus Covid-19, Tim Gugus Kembali Gelar Rapat

“Anak korban sempat bilang kepada saksi atas nama Endah ‘Tolong Mamak Ku’ . Sontak saksi Endah kaget melihat korban gantung diri. Setelah itu saksi melaporkan kejadian itu kepada ketua RT,” kata Kapolsek.

Sebut Kapolsek, selang beberapa menit warga lain juga mulai berdatangan dan melaporkan kejadian itu ke Mapolsek. Tak lama kemudian petugas langsung ke TKP untuk mengevakuasi korban bersama warga.

Baca Juga   Perjalanan Betuah (4) Musri Nauli

“Hasil koordinasi dengan Puskesmas Tuo Pasir Mayang, korban di visum. Hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik di tubuh korban,”tutup Kapolsek.

Diduga kuat Korban mengakhiri hidup dengan cara gantung diri disebabkan masalah ekonomi.

“Karena ada 4 orang anaknya yang masih kecil yang harus ia biayayi. Sedangkan perkerjaan korban tidak tetap jadi serba kekurangan,”tutup Kapolsek.***

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Melamar Ibunya Ditolak, Pria Tua Ini Malah Menikah Dengan Gadis Belia

Peristiwa

Terkait Perawat RS Siloam Dianiaya Gubernur Sumsel Video Call Langsung Perawat Tersebut

Peristiwa

Penguasa atau Pemimpin

Peristiwa

Warga Sungai Pulai Meninggal Dunia Akibat Lakantas, Begini Kronologinya

Peristiwa

Unjukrasa di Kantor Kejati Jambi, LSM Akram Minta Jaksa Periksa Kadis PU Muaro Jambi

Peristiwa

Bertengkar dengan Suami, Warga Muaro Jambi Bakar Diri dan Anaknya

Nasional

Kontrol Kemudi Rusak, Lion Air Balik ke Bandara Asal Usai 20 Menit Terbang

Peristiwa

Momentum Sumpah Pemuda, Media Massa dan Politik Bahasa