LIVE TV
Ditjenpas Gagalkan Peredaran 1.129 Ton Sabu Jaringan Internasional “Kerja, Kerja, Kerja.. Kita dikejar Waktu” Musri Nauli Kolaborasi Para Mitra Dorong 1.015 Petani Swadaya di Jambi  Kembangkan Model Pertanian Sawit Berkelanjutan  AKBP Ardiyanto ke Polda Jambi, Polres Muaro Jambi Dipimpin AKBP Yuyan Priatmaja Ratusan Siswa SMAN 1 Tanjabbar Laksanakan UKK Secara Shif

Home / Hukrim

Rabu, 2 Juni 2021 - 19:34 WIB

Diduga Lakukan Penggelapan Dengan Modus Arisan di Medsos, Ibu Ini Ditangkap

Anggota Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jambi saat memperlihatkan barang bukti tersangka (foto: Serambijambi.id)

Anggota Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jambi saat memperlihatkan barang bukti tersangka (foto: Serambijambi.id)

Kabarjambikito.com – Seorang perempuan inisial DVWS ditangkap Tim Opsnal Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jambi atas dugaan penipuan.

Dilansir dari Serambijambi.id media partner Kabarjambikito.com Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Jambi AKBP Wahyu Bram mengatakan, tersangka ditangkap pada 27 Mei 2021 di Bengkulu.

“Tersangka melakukan penggelapan dan penipuan dengan modus arisan online,” kata Bram, Rabu (2/6/2021).

Bram menerangkan, pada pertengahan tahun 2020 lalu tersangka membuat akun Instagram Arisan Amanah Untung Real (AAUR). Akun tersebut dikelola langsung oleh tersangka dan saksi YR dengan sistem arisan menurut dan opslot.

Baca Juga   Erdogan ke Joe Biden: Anda Sedang Menulis Sejarah dengan Tangan Berdarah

Tersangka kemudian menawarkan kepada pengguna akun Instagram untuk mengikuti arisan online dengan perantara selebgram/ influencer. Kemudian tersangka mengelola semua member yang dibantu admin grup arisan online, dan semua member menyetor uang arisan kepada tersangka.

Baca Juga   Terbukti Menggelembungkan Suara di Sungaipenuh, CE- Ratu Kok Malah Mau ke MK?

Namun pada bulan Mei 2021, tersangka tidak membayarkan arisan member yang seharusnya menerima. Akhirnya, tersangka dilaporkan ke Polda Jambi.

“Korban keseluruhan berjumlah 334 orang, dengan total kerugian lebih kurang Rp 5,3 miliar. Dikarenkan arisan ini sifatnya online, maka korban ada juga yang berasal dari luar Jambi,” ungkap Bram.

Untuk tersangka sendiri, Bram mengatakan, saat ini belum bisa diperiksa, karena harus menjalani perawatan medis di rumah sakit. Ini dikarenakan tersangka yang sedang hamil muda, shock pada saat ditangkap.

Baca Juga   Terminal Alam Barajo Fasilitasi Keberangkatan Santri Ponpes Gontor Asal Jambi

“Dokter menyarankan agar tersangka dirawat,” tandasnya.

Lebih lanjut, Bram mengatakan, tersangka akan dijerat dengan pasal 372 jo pasal 378 KUHPidana dan/atau Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

“Saat ini kasusnya juga masih kita kembangkan,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Hukrim

Polres Muaro Jambi Berhasil Tangani 17 Ilegal Driling

Hukrim

Sadis! Gara- gara Game Online, Hafiz Quran Dibunuh Teman Sendiri

Hukrim

Lawatan Politik di Sungai Muluk, Abdullah Sani Paparkan Visi Misi Jambi Mantap

Hukrim

Saat Ikut Pengajian Ibu-ibu di Kota Jambi, Hesti Haris Tampil Elegan dan Sederhana

Hukrim

Sah! Al Haris Sang Birokrat dan Abdullah Sani Sang Kiyai, Menang Pilgub Jambi

Hukrim

Sapa Pedagang di Tebo, Abdullah Sani Blusukan ke Pasar Sarinah Rimbo Bujang

Hukrim

Perkosa Gadis 14 Tahun, Sekelompok Pemuda Ini Diringkus Polisi

Hukrim

Sempat DPO, Bos Minyak Ilegal di Jambi Berhasil di Eksekusi