Menu

Mode Gelap
Badan Intelijen Negara Door Tu Door di Jambi, Ada Apa ? Selain Dipecat, Oknum Kapolsek Yang Berbuat Mesum Juga Bakal di Pidana Dana Bansos Diselewengkan, Lapor ke Sini Adu Kambing Kijang LGX VS Mitsubishi, Sopir dan Penumpang Meninggal di TKP Kampoeng Radja Siap Kembali Menghibur Keluarga di Jambi, KJK Beri Apresiasi

Ekonomi · 6 Okt 2021 10:25 WIB

Dorong Produksi Kelapa Dalam, Bupati UAS : Pemerintah Desa Harus Lebih Jeli Melihat Potensi Daerahnya


 Bupati Drs. KH. Anwar Sadat M. Ag, resmikan Sentra Industri Pengolahan Kelapa Terpadu Perbesar

Bupati Drs. KH. Anwar Sadat M. Ag, resmikan Sentra Industri Pengolahan Kelapa Terpadu

Kabarjambikito.com – Bupati Drs. KH. Anwar Sadat M. Ag, resmikan Sentra Industri Pengolahan Kelapa Terpadu sekaligus membuka Kegiatan Pelatihan Hilirisasi Kelapa Tahun 2021 di Desa Karya Maju Kecamatan Pengabuan, kabupaten Tanjab Barat, Selasa (05/10/2021).

Pada kegiatan ini juga turut dihadiri, Sekretaris Daerah, Anggota DPRD, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Camat, Kepala OPD, Perwakilan WKS, Ketua PKK, Ketua Dharma Wanita, Ketua PKK Kecamatan serta tamu undangan lainya.

Kepala Desa Karya Maju M. Saidin, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi atas langkah Pemkab dalam mendorong produksi kelapa beserta turunannya di Tanjab Barat.

Khususnya di desa Karya Maju Kedepannya, Ia juga mohon adanya dukungan berkelanjutan dari Pemkab, dilaporkannya sekitar 30% masyarakat di Desa ini merupakan petani kelapa dalam.

BACA LAINNYA  Berikan Bantuan Stimulus UMKM, Fadhil Arief: Pergunakan Sebaik Mungkin

“Pengelolahan kelapa terpadu Ini sebagai bentuk Terobosan pemikiran yang lebih dalam agar petani kelapa ini terus berjalan, dan menjadi contoh agar petani tidak alih fungsi, serta pelatihan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat di Desa Karya Maju, baik dari segi kerajinan maupun lainya sehingga dapat menumbuhkan perekonomian,” kata Kades.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Perindag Provinsi Jambi melalui Kabid Pembangunan Sumber Daya Industri Febri Roma Putra, ia juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pengelolan sabut kelapa agar manjadi produk bernilai tambah, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Narasumber merupakan Pelaku usaha dari usaha berdikari Yogyakarta, sementara pelatihan dilaksanakan dari Tanggal 5-9 Oktober 2021 diharapkan pelatihan ini nantinya Dapat menciptakan lapangan kerja baru,” katanya.

BACA LAINNYA  Breaking News!!! Kembali Si Jago Merah Hanguskan Toko dan Rumah di Desa Suak Samin

Sementara itu Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat M. Ag dalam sambutannya mengatakan, selain merupakan kearifan lokal, kelapa dalam merupakan produk andalan di Tanjab Barat.

“30% Petani ini saya minta camat dan kades agar betul-betul dijaga agar tidak beralih fungsi, jika mereka beralih fungsi maka tidak ada lagi petani kelapa dalam di Desa Karya Maju ini, maka pengelolahan kelapa terpadu ini sebagai bentuk penggiat semangat para petani kelapa dalam untuk terus berjalan,” ujar Bupati.

Lebih lanjut menurut Bupati, Pemerintah Desa diharapkan lebih jeli dalam melihat potensi-potensi yang ada di daerahnya, dan selanjutnya dapat dikoordinasikan dengan Pemkab, sehingga Pemkab dapat segera meresponnya. Tujuannya potensi-potensi yang ada dapat dikelola sebaik mungkin sehingg dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

BACA LAINNYA  Perketat Protokol Kesehatan Pelaksanaan MTQ Ke 50 Tingkat Provinsi Jambi, Al Haris: Pandemi Ajarkan Kita Hidup Sehat

“Harapan saya produk kelapa dalam dan turunannya ini mampu berkompetisi dan bersaing dengan produk yang sama dari daerah lain, sehingga kita dapat memperoleh nilai manfaat yang besar dan dinikmati baik oleh petani kelapa mau pun industri pengelolaanya,” harapnya.

Bupati juga menjelaskan, sumber daya manusia di Tanjab Barat dapat terus ditingkatkan, dengan harapan selanjutnya dapat memproduksi produk-produk handal dan memiliki nilai jual yang tinggi.

“Ikuti pelatihan dengan baik dan serius, manfaatkan setiap kesempatan untuk kita bisa berkembang, berinovasi dan berdaya saing, saya yakin dengan sinergitas dan kolaborasi Kita Semua, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat menjadi salah satu sentra Industri Pengelolaan Kelapa Terpadu terbaik di Indonesia,” tutupnya. (Sul)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dana Bansos Diselewengkan, Lapor ke Sini

24 Oktober 2021 - 18:53 WIB

Kapolres Tanjab Gelar Acara Sertijab, Berikut Nama-nama

23 Oktober 2021 - 19:52 WIB

Terkait Isu Jual Beli Jabatan, Kabag Prokopim : Kalau Ada Bukti Tunjukan dan Laporkan

22 Oktober 2021 - 17:58 WIB

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, Kapolres : Buktikan Kecintaan Kita Kepada Nabi SAW

21 Oktober 2021 - 18:18 WIB

Tuding Kabid Tak Mampu Kerja, Kabid PKS: Biar Masyarakat yang Menilai

20 Oktober 2021 - 14:53 WIB

Rangkap Jabatan, Selain Kaban Kesbangpol Tanjabbar, Aziz Muslim Juga Jabat Kabid

19 Oktober 2021 - 16:41 WIB

Trending di Kabar Daerah