Menu

Mode Gelap
Al Haris Apresiasi Upaya Muhamadiyah Tingkatkan SDM Jambi Kebakaran Dzulhijah Muara Bulian, Santri Harus Kehilangan Tempat Tinggal Saat Fadhil Arief Pidato, Tiga Oknum Camat Ini Asyik Ngobrol Jamaah Haji Asal Sarolangun Persiapkan Diri Sebelum Wukuf di Arafah Tuntut Kenaikan Gaji, Anggota BPD Se-Sarolangun Gelar Unjukrasa

Batanghari ยท 8 Okt 2021 07:27 WIB

Dua Tahun Sertifikat Tak Kunjung Terbit, Warga Batanghari: Kami Sudah Bayar Biaya Administrasi


 Foto Ilustrasi sertifikat Perbesar

Foto Ilustrasi sertifikat

Kabarjambikito.com – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) atau PRONA yang dilaksanakan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Batanghari kini mengundang pertanyaan dari sejumlah pihak, karena sejak dua tahun hingga saat ini tak kunjung keluar.

Sementara tanah yang sudah didaftarkan pada 2019 lalu melalui program PTSL hingga saat ini belum memiliki sertifikat.

Informasi yang berhasil dirangkum Kabarjambikito.com, bahwa sertifikat tersebut sudah diurus sejak tahun 2019, namun belum diterima warga hingga tahun ini.

Seorang warga Simpang Sungai Rengas, Rano Sopian mengatakan, ” Sudah dua tahun kami menunggu sertifkat itu, padahal semua persyaratan sudah dipenuhi. Bahkan warga sudah membayar uang pengurusan sertifikat sebesar Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu,” ungkap Rano Sopian salah seorang warga Simpang Sungai Rengas, Kecamatan Marosebo Ulu, Batanghari, Kamis (7/10/2021).

BACA LAINNYA  Plt Kadis PMD Batanghari: Perbup Tentang Perangkat Lagi di Revisi

Hal senada juga diungkapkan, Hapsah. Ia mengatakan, dirinya sudah berkali-kali untuk menanyakan pembuatan sertifikat PTSL 2019. Tapu hingga kini memasuki bulan Oktober 2021 sertifikat itu tak kunjung terbit.

“Sertifikat itu dari tahun 2019, mereka (pihak pengurus) minta bayar dulu, setelah bayar katanya seminggu lagi keluar. Tapi kenyataannya sampai sekarang belum keluar,” keluhnya.

BACA LAINNYA  Batasi Mobilitas Masyarakat , Satgas Covid-19 Batanghari Dirikan Posko Dalam Daerah

Ia juga minta kepastian, kalau ada sebut ada, kalau memang tidak ada sebut tidak ada. Jangan hanya sekedar cerita belaka.

Warga juga minta agar Pemerintah Kabupaten Batanghari segera membantu, agar sertifikat cepat keluar.

” Kami sangat berharap kepada bapak Bupati dan Wakil Bupati Batanghari, agar sertifikat kami terbit,” harap warga

Terkait hal ini, Lurah Simpang Sungai Rengas, Rafa’i saat dikonfirmasi Kabarjambikito.com ia menjelaskan, bahwa pihaknya sudah mengupayakan sertifikat tersebut cepat selesai.

BACA LAINNYA  Kades di Kritik Masyarakat, Fadhil Arief: Karena Masyarakat Sayang Kepada Pemimpinnya

“Sudah diupayakan, saat baru siap 300an sertifikat yang siap. Kemarin sudah kami tanyakan ke pihak BPN Batanghari. Dan harus selesai semua baru dibawa ke dari BPN” ujarnya.

Lanjutnya, pihak BPN Batanghari minta harus selesai semuanya. Karena nanti penyerahannya secara simbolis. Untuk itu menunggu semua sudah siap.

Apapun jumlah sertifikat yang telah diajukan sebanyak 768 sertifikat dari Simpang Kelurahan Simpang Sungai Rengas ke BPN Batanghari.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPN Batanghari belum bisa konfirmasi terkait hal ini. (Edo)

Artikel ini telah dibaca 526 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Saat Fadhil Arief Pidato, Tiga Oknum Camat Ini Asyik Ngobrol

7 Juli 2022 - 19:34 WIB

Terkait Berdirinya Indomaret di Teratai, Ini Komentar Berbagai Pihak

2 Juli 2022 - 10:11 WIB

Jelang Kedatangan Dirjen Kebudayaan Direktorat PTLK Datang, Masyarakat Rambutan Masam Bentuk Kepanitiaan

26 Juni 2022 - 22:13 WIB

Lantik Pejabat Fungsional Tertentu, Fadhil Arief Minta PNS Harus Punya Inovasi

21 Juni 2022 - 18:03 WIB

Peduli Lingkungan, PD IWO Batanghari Edukasi Warga di Tahura

21 Juni 2022 - 11:58 WIB

Ada Apa Dengan Tambang Batubara PT Kasongan di Batanghari?

21 Juni 2022 - 09:49 WIB

Trending di Batanghari