Polisi Gelar Festival Lomba Mural Berhadiah Piala Kapolri Alhamdulillah… Hasil Panen Padi Memuaskan, Petani: Kami Kekurangan Mesin Thresher dan Pupuk Sumur Energi di Kawasan PT Reki di Batanghari Meledak, Satu Orang Alami Luka Serius Heboh !!! Warga Muaro Jambi Temukan Mayat Dalam Lobang Jenderal Kapolri Listyo Sigit: Penerapan PPKM Level 1 Hingga 4 di Jambi Menunjukkan Progres yang Baik

Home / Hukrim

Kamis, 26 Agustus 2021 - 21:37 WIB

Dugaan Korupsi Asabri, Kejagung Tersangkakan Adik Kandung Benny Tjokro

Kabarjambikito.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Teddy Tjokrosaputro (TT), selaku presiden direktur PT Rimo International Lestari sebagai tersangka terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Asabri. Teddy Tjokrosaputro merupakan adik kandung Benny Tjokrosaputro.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, tim penyidik menetapkan Teddy Tjokrosaputro sebagai tersangka karena diduga turut serta melakukan perbuatan bersama-sama terdakwa Benny Tjokrosaputro dalam perkara tindak pidana korupasi dan tindak pidana pencucian uang terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri, periode tahun 2012 sampai 2019.

“TT ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi berdasarkan surat perintah penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus nomor: Print-26/F.2/Fd.2/08/2021, tanggal 26 Agustus 2021, dan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang berdasarkan surat perintah penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus nomor: Print-14/F.2/Fd.2/08/2021, tanggal 26 Agustus 2021,” ujar Leonard, Kamis (26/8/2021).

BACA LAINNYA  WhatsApp Diam-diam Lagi Ngetes Fitur Baru

Dikatakan Leonard, Teddy Tjokrosaputro diduga melanggar sangkaan primair Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Lalu, subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

BACA LAINNYA  Dinkes Batanghari Swab Antigen Pedagang dan Pengunjung Pasar Keramat Tinggi

Kemudian, Pasal 3 dan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

“Selanjutnya terhadap tersangka TT dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung untuk kepentingan pemeriksaan selama 20 hari ke depan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: Print-17/F.2/Fd.2/08/2021 tanggal 26 Agustus 2021,” ungkapnya.

Leonard menyampaikan, sebelum dilakukan penahanan tersangka TT telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan swab antigen dengan hasil dinyatakan sehat dan negatif Covid-19.

Diketahui sebelumnya, penyidik Jampdisus Kejagung telah menetapkan sembilan orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan pencucian uang di PT Asabri yakni, Dirut PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro alias BTS; Dirut PT Asabri periode 2011 sampai Maret 2016, Adam Rachmat Damiri; Dirut PT Asabri periode Maret 2016-Juli 2020, Sonny Widjaja; Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014, Bachtiar Effendi; serta Direktur PT Asabri periode 2013-2014 dan 2015-2019, Hari Setiono.

BACA LAINNYA  Sosok Guru Pesantren As'ad Jambi Rintis Usaha Jual Benih Ikan Gurame Soang

Berikutnya, Kepala Divisi Investasi PT Asabri periode Juli 2012-Januari 2017, Ilham W. Siregar; Dirut PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo, dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat.

Beritasatu.co.

Share :

Baca Juga

Hukrim

Ditangkap KPK Saat Tidur, Bupati Probolinggo Korupsi Menjabat ke Periode Kedua

Batanghari

Tercium Aroma Penyimpangan, Masyarakat Minta Ispektorat Batanghari Periksa dan Audit Dana BumDes Setiap Desa

Bisnis

Technician Education Can Fuel Financial Success

Hukrim

Kasus Suap Ketok Palu RAPBD, KPK Periksa Anggota DPR Asal Jambi

Hukrim

Pelaku Pembunuh dan Pemerkosa Sopir Taksi Online Diringkus di Tebo

Hukrim

Mantan Kepsek Tersangka Korupsi Dana Bos Ditangkap, Rugikan Negara Rp 450 Juta

Ekonomi

No Arms, No Legs, No Worries

Hukrim

Aniaya Anak Sendiri Hingga Dibanting ke Sungai, Warga Ini Langsung Diciduk Polisi