Menu

Mode Gelap
Irwasum Komjen Pol Agung Maryono Gowes ke Candi Muaro Jambi Atlet Jambi Raih 14 Medali di Sea Games Vietnam Kapolri Perintahkan Berantas Perjudian, Kapolres Hasan Bilang Gini Bersama Al Haris, Kapolda Jambi Sambut Kedatangan Irwarsum Komjen Pol Agung Budi Maryoto Awas!! Plafont Gedung Dinas Pendidikan di Batanghari Banyak Yang Ambruk

Hukrim · 23 Okt 2021 09:37 WIB

Edaran Sabu-sabu di Warungnya, Pasutri Diringkus BNNP Jambi


 BNNP Jambi menggerebek pasangan suami istri karena mengedarkan sabu-sabu di warungnya. (Foto: Sindonews.com) Perbesar

BNNP Jambi menggerebek pasangan suami istri karena mengedarkan sabu-sabu di warungnya. (Foto: Sindonews.com)

Kabarjambikito.comLagi-lagi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi meringkus pelaku pengedar narkoba.

Kali ini pasangan suami istri (pasutri) Juairiyah (40) dan Marjani (42) digerebek Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi di Desa Peninjau, Kecamatan Batin II, Pelayang, Kabupaten Bungo. Pasutri ini mengedarkan sabu-sabu kepada warga Bungo di warungnya.

Kabid Berantas BNNP Jambi, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo saat dihubungi mengakui adanya penangkapan pasutri tersebut. Keduanya ditangkap setelah petugas mendapatkan informasi bila di warung milik mereka ada transaksi mencurigakan.

BACA LAINNYA  Angin Kencang Landa Sekernan, Rumah Sariful Ambruk Ditimpa Pohon Duren

Dikutip dari Sindonews.com, BNNP Jambi langsung melakukan penyelidikan. Usai menelusuri TKP dan mendapatkan kepastian, pasutri tersebut digerebek tanpa perlawanan. “Kedua pasangan suami istri itu mengakui segala perbuatannya. Status keduanya saat ini sudah ditetapkan jadi tersangka,” tegas Guntur, Jumat (22/10/2021).

Dia menambahkan, dalam melakukan aksinya, pasutri menjual barang haramnya dengan cara membuka warung. “Saat digeledah petugas, warung dan rumah pelaku ditemukan barang bukti berupa 3 bungkus sabu-sabu kecil terdiri dari 1 bungkus klip dengan berat 8,7 gram dan 2 timbangan digital,” ungkap Guntur.

BACA LAINNYA  ASN Jangan Pikirkan Soal Pelantikan, Fadhil Arief: Pelantikan Selalu Mendadak

Dari pengakuan tersangka, dalam satu minggu sabu yang dijual bisa mencapai 25 gram. Marjani sebagai penimbang sabu-sabu ketika ada orang membeli di warung. Sedangkan penjual Juairiyah terus diperiksa intensif oleh pihak BNNP Jambi.

“Pengakuan pelaku, sabu-sabu dijual per paket Rp50 ribu hingga Rp200 ribu. Sedangkan sabu-sabu didapatkan mereka dari seseorang berinisial J yang saat ini sedang diburu oleh pihak BNN,” tegas Guntur.

BACA LAINNYA  Kecewa Jagoannya Kalah di Pilkades, Warga Ini Pesan Peti Mati

Kepada petugas, Juairiyah mengaku sangat menyesal apa yang telah dilakukannya bersama suaminya. Menurutnya, warungnya sudah sekitar satu bulan ini menjajakan bisnis sabu-sabu.

Alasannya singkat, karena tergiur dengan keuntungan besar. “Dalam satu bulan saya sudah menjual 6 kali. Untuk satu kali jual bisa habis 25 gram, sedangkan sabu-sabu saya dapatkan dari J yang dijual di warung,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 625 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pelaku Pembacok Anaknya Sendiri Ditangkap di Kebun Sawit Warga

18 Mei 2022 - 21:06 WIB

Lucu!! Aksi Kades Ini Malah Bikin Uang Rp. 1.4 M Yang Akan Diterima Desa berubah Jadi DP Mobil

14 Mei 2022 - 14:27 WIB

Pelaku Penusuk Leher Warga Marosebo Ulu Berhasil Diamankan Polisi

13 Mei 2022 - 09:14 WIB

Hanya Gegara Lempar Kunci Motor, Satpam Bunuh Rekannya Sendiri

12 Mei 2022 - 17:28 WIB

Nekat Tusuk Polisi Dengan Tombak, Tiga Peluru Tembus Dada DPO Curat di Jambi

11 Mei 2022 - 08:28 WIB

Satpam Ditemukan Meninggal Dunia Diduga di Tusuk Pelaku Pencuri Buah Sawit

9 Mei 2022 - 06:40 WIB

Trending di Hukrim