Menu

Mode Gelap
Fadhil Arief Minta Pegawai Berikan Pengaruh Yang Baik Kepada Instansi Demi Mempertahankan Seluruh Honorer Indonesia, Anies Baswedan Temui Jokowi Persiapan Kenduri Swarnabhumi, Tim Kemendikbud Turun ke Tebo Prabowo-AHY Kompak Bilang Punya Kesamaan Usai Bertemu 2 Jam Tajak 21 Juni 2022, SKK Migas dukung kelancaran Pengeboran Sumur Eksplorasi Markisa-001

Batanghari · 10 Jun 2022 08:54 WIB

Fadhil Arief Minta Camat dan Kades Bantu Masyarakat Dalam Pengurusan Sertifikat Tanah


 Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief menyalami warga penerima sertifikat tanah Perbesar

Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief menyalami warga penerima sertifikat tanah

Kabarjambikito.com – Saat ini Pemerintah Kabupaten Batanghari bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mendorong seluruh masyarakat Kabupaten Batanghari agar memiliki sertifikat tanah disetiap kecamatan.

Sebelumnya, Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief menyerahkan sertifikat tanah di Desa Pelayangan, Kecamatan Muara Tembesi sebanyak 150 sertifikat. Penyerahan sertifikat tanah sebanyak 603 secara simbolis kembali dilakukan oleh Fadhil Arief di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari pada Kamis (9/6/2022).

Sertifikat yang dibagikan ini merupakan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada terhadap warga Desa Bungku.

Pada kesempatan itu Fadhil Arief mengatakan, pada 2024 mendatang semua warga Batanghari tanahnya sudah sertifikat sesuai visi misi Batanghari Tangguh. Karena ini perlu pengakuan negara atas kuasa atau penguasaan kita terhadap bidang tanah yang kita manfaatkan untuk penghidupan kita.

BACA LAINNYA  Membegal Tukang Ojek di Muaro Jambi, Pelaku Diamankan Polisi

Fadhil telah menyepakati bersama Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Batanghari 2022 ini akan menerbitkan 11.000 sertifikat tanah sebagai bentuk percepatan.

“Masih banyak yang harus kita kejar dalam melakukan percepatan. Saya minta para camat dan kepala desa untuk melakukan akselerasi tentang pendaftaran bidang tanah karena minat masyarakat tentang sertifikat ini tinggi. Tapi perlu dijembatani dengan baik,” ucap Bupati.

Apa yang selama ini ada dibenak masyarakat tentang membuat sertifikat itu mahal, kini bisa ditepis melalui program PTSL.

Fadhil juga menekankan, supaya Kades maupun Camat berperan aktif untuk membantu masyarakat menguru, jika ada kesulitan dalam pengurusan tanah

“Para Kades ini setiap hari bisa bertemu masyarakat. Bila ada kegiatan di masjid, yasinan dan gotong royong terus dilakukan sosialisasi sehingga opini yang selama ini ada di tengah masyarakat bisa kita singkirkan,” pintanya

BACA LAINNYA  Mantap!! PilRT di Kota Jambi Bak Pemilihan Kepala Daerah

Plh Kepala BPN Kabupaten Batanghari, Suroso menjelaskan suatu bidang tanah mempunyai risiko sangketa dan konflik. Untuk itu perlu dilakukan pengelolaan dan memberikan kepastian untuk status kepemilikan tanahnya melalui kegiatan PTSL.

“Dapat saya laporkan kepada Pak Bupati bahwa pada 2021 ini Kantor BPN Kabupaten Batanghari sudah menyelesaikan sertifikat sebanyak 7.140 bidang dan khusus di Desa Bungku sebanyak 603 sertifikat,” ujar Suroso.

Kemudian pada 2022 ini pihaknya akan memprogramkan kegiatan PTSL lanjutan di Desa Bungku sehingga diharapkan seluruh tanah yang ada di Desa Bungku, baik diluar kawasan hutan maupun di dalam HGU dapat tersertifikatkan semua.

“Tentu ini berkat dukungan Bupati dan sinergisitas kami dengan kepala OPD terkait, para camat dan para kepala desa. Penyerahan sertifikat kali ini diharapkan warga Desa Bungku dapat memanfaatkannya semaksimal mungkin dan konflik pertanahan yang selama ini terjadi di Desa Bungku bisa kita selesaikan secara tuntas,” katanya.

BACA LAINNYA  Bupati dan Wabup Muaro Jambi Sambut Danrem 042 Gapu

Kepala Desa Bungku Kecamatan Bajubang, Ardani mengatakan dalam melakukan percepatan pihak desa menggerakan setiap RT yang ada untuk menyosialisasikan kepada warganya agar mendaftarkan tanahnya.

Kades menyebut dalam kegiatan keagamaan juga dimanfaatkan untuk menyuarakan kepada warga baik tanah di dalam kawasan atau di luar kawasan harus memiliki sertifikat tanah.

“Saat ini, ada sekira 12 ribu warga Desa Bungku dengan luas wilayah begitu luas masih 70 persen warga bungku yang belum memiliki sertifikat tanah dan rata-rata tanahnya adalah perkebunan sawit,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 143 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Fadhil Arief Minta Pegawai Berikan Pengaruh Yang Baik Kepada Instansi

25 Juni 2022 - 09:17 WIB

Ketua Bamperda Akmaludin Minta OPD Buat Pergub Turunan dari Perda

23 Juni 2022 - 16:40 WIB

Kinerja ASN Buruk, Fadhil Arief Persilahkan Masyarakat Melapor

23 Juni 2022 - 15:03 WIB

Zulva: Menikah Harus Dipersiapkan Secara Matang

23 Juni 2022 - 07:58 WIB

Pemkab Batanghari Umumkan Kelulusan Calon Peserta JPTP

22 Juni 2022 - 22:35 WIB

Fadhil Arief Sebut, PNS Malas-malasan Akan Ditindak

22 Juni 2022 - 18:58 WIB

Trending di Kabar Terbaru