Menu

Mode Gelap
Bupati Masnah Hadiri Pengukuhan Ketua LAM se Kecamatan Sungai Gelam Wagub Sani Hadiri Halal bi Halal Serta Pelantikan Fatayat NU se Jambi Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN Fadhil Arief Sebut Orang Yang Kritik dan Protes Berarti Sudah Cerdas Bupati Masnah Busro Apresiasi Juara III Tim PBM Desa Pulau Karo

Nasional · 24 Feb 2022 19:28 WIB

FJPI Kutuk Keras Peretasan dan Serangan Disinformasi terhadap Ketua Umum AJI


 FJPI Kutuk Keras Peretasan dan Serangan Disinformasi terhadap Ketua Umum AJI Perbesar

NASIONAL – Ketua Umum Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Uni Lubis menyesalkan dan mengutuk keras peretasan dan serangan disinformasi pada media sosial Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Sasmito Madrim. Uni mengatakan, tindakan ini merupakan bentuk teror, yang berupaya mengganggu kebebasan pers dan kebebasan berekspresi para jurnalis di Indonesia. Uni meminta agar pihak Polri bisa melakukan penyelidikan siapa pelaku tindakan kriminal yang telah mengusik dunia pers Indonesia ini.

“Kami menyesalkan dan mengutuk keras upaya terror lewat media sosial terhadap Ketua Umum AJI ini, karena ini sudah mengganggu dunia pers di Indonesia,” kata Uni Lubis.

BACA LAINNYA  Ditahan Karena Kasus Kerumunan, Eks Anggota FPI Akan Bebas Hari Ini

Menurut Uni Lubis, sesuai dengan UU Pers No. 40/1999, jurnalis Indonesia memiliki kebebasan dalam melaksanakan tugas jurnalistik yang berpihak kepada kebenaran, sehingga harus terbebas dari upaya-upaya teror dan pembungkaman. Upaya-upaya yang mengganggu kebebasan pers dapat diancam dengan Undang-Undang.

“FJPI mendukung AJI Indonesia untuk memperjuangkan kebebasan pers, hak kebebasan berekspresi, berkumpul, berpendapat, dan hak atas informasi,” lanjut Uni Lubis.

Dalam siaran persnya, AJI Indonesia mengungkapkan, akun whatsapp, Instagram, Facebook, dan nomer selular pribadi Ketua Umum AJI Indonesia Sasmito, diretas pada hari Rabu, 23 Februari 2022, sekitar pukul 18.15 WIB. Peretasan terjadi pertama kali di Whatsapp saat dia menerima notifikasi di WhatsApp bahwa nomornya telah didaftarkan pada perangkat lain.

BACA LAINNYA  Kebutuhan Mobil Second Meningkat, Almoz Mobilindo Buka Cabang Lagi

Lalu sekitar pukul 19.00 WIB, peretasan meluas ke akun Instagram dan Facebook miliknya. Unggahan seluruh konten di Instagram dihapus dan peretas mengunggah konten yang menyebarluaskan nomor pribadinya. Sedangkan di Facebook, profile picture diubah dengan gambar porno. Nomor handphone Sasmito diketahui juga tidak bisa menerima panggilan telepon dan menerima SMS.

Sekretaris Jenderal AJI Indonesia, Ika Ningtyas mengatakan, saat ini Tim Keamanan Digital AJI Indonesia sedang berusaha mengambil alih akun-akun tersebut. Facebook telah berhasil diambil alih, tapi Instagram dan Whatsapp belum bisa dipulihkan. Selain peretasan, akun media sosial Sasmito juga mengalami serangan disinformasi yang mencantumkan nama dan foto Ketua Umum AJI Sasmito di media sosial dengan narasi, Sasmito mendukung pemerintah membubarkan FPI, Sasmito mendukung pemerintah membangun Bendungan Bener Purworejo, Sasmito meminta Polri menangkap Haris Azhar dan Fatia.

BACA LAINNYA  Rapat Soal IKN Bersama Jokowi, Hampir Seluruh Gubernur sudah Tiba di Balikpapan

AJI Indonesia menyatakan bahwa ketiga pernyataan tersebut adalah palsu atau tidak pernah diucapkan Ketua Umum AJI Sasmito. AJI Indonesia adalah organisasi yang mendukung dan turut berjuang untuk kebebasan berkumpul dan berpendapat, kebebasan berekspresi, dan hak warga untuk mendapatkan informasi.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN

16 Mei 2022 - 13:54 WIB

Tito Karnavian Bakal Lantik 5 Pj Gubernur Hari Ini

12 Mei 2022 - 07:30 WIB

DOR! Pak Guru MIT Tewas Ditembus Peluru

28 April 2022 - 06:01 WIB

Benarkah Habib Rizieq Dinobatkan Imam Besar oleh Dedengkot NU?

27 April 2022 - 00:45 WIB

THR PNS Terancam Dibayar Setelah Lebaran

24 April 2022 - 18:51 WIB

Viral !! Video Banser di Tampar, Kiai Sukron: Kiai Tak Dijaga Gereja Yang Malah Dijaga

24 April 2022 - 17:07 WIB

Trending di Nasional