LIVE TV
Tugu Keris Kembali Ditutup, Puluhan Pedagang Datangi Kantor Camat Kota Baru Viral Curhatan Wanita Hamil di Luar Nikah, Kekasih Tak Mau Tanggung Jawab Mantapkan Langkah Demi Desanya, Komaruzzaman Daftarkan Diri Sebagai Cakades Pulau Tak Bisa Berlayar Karena Kendala Izin, 8 Kapal Ini Terkatung-Katung, Kemana Pemerintah? Diduga Ada Permainan, Komisi II DPRD Tanjabbar Bakal Panggil Dinas PH

Home / Peristiwa

Rabu, 2 Juni 2021 - 21:15 WIB

Gempar !! di Merangin Sapi Beranak Kepala Dua

Sapi beranak kelapa dua di Merangin

Sapi beranak kelapa dua di Merangin

Kabarjambikito.com – Gempar!! Warga Desa Rasau, Kecamatan Renahpamenang, Merangin, Jambi, Rabu (2/6/2021). Pasalnya warga digemparkan dengan beranak bayi sapi berkepala dua.

Sontak saja menjadi perbincangan warga sekitar. Mengingat kelahiran kembar jampit ini pertama kali terjadi wilayah Bumi Tali Undang Tambang Teliti.

“Iya betul ada anak sapi lahir dengan kondisi lahir kepalanya dua. Dalam artian mata jadi empat, hidung dua, telinga empat, mulut dua, sementara bagian tubuh hingga leher tetap normal,” ungkap Sugiyanto, petugas pemotong hewan setempat, kepada rodaberita.co.id media partner kabarjambikito.com.

Sugiyanto mengatakan, sapi berkepala dua jenis kelamin betina ini milik warga bernama Margono. Anak sapi ini lahir pada Rabu siang atau sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca Juga   Ritas: Sanusi KPU Diduga Bersekongkol dengan Cek Endra

“Namun kondisi lahir potong paksa. Demi menyelamatkan anak sapi tersebut terpaksa induknya disembelih terlebih dahulu,” kata dia.

Baca Juga   Pelaku Pencurian Tokoh Ricky Elektronik di Tembesi, Berhasil Dibekuk Polisi

Sugiyanto menjelaskan, induk sapi sudah pecah ketuban pada Selasa (1/6)/2021) malam sekitar pukul 24.00 WIB. Lalu, pihaknya selaku petugas lapangan dipanggil pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB.

“Melihat kondisi sang induk sapi yang sudah lemas pemilik mengambil keputusan agar dijual terlebih dahulu ke tukang bakul (pembeli daging). Lalu potong paksa. Anaknya sempat hidup selama lima menit lalu mati juga,” kata Sugiyanto.

Baca Juga   Penguasa atau Pemimpin

Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merangin Agussalim. Dikatakannya, kondisi tersebut disebabkan pembelahan sel yang tidak normal.

“Sama juga dengan kembar siam, seharusnya membelah, tetapi malah menyatu kembali,” singkatnya.***

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Warga Sungai Rengas Jatuh Ke Sungai Batanghari

Peristiwa

Ponari Si Dukun Cilik Sudah Nikah dan Jadi Ayah, Apa Kabar Batu Petirnya?

Peristiwa

Video Warga Ngamuk Lempar Motor Milik Debt Collector ke Sungai

Peristiwa

Tukang Becak di Hukum Penjara 15 Tahun, Begini Kisahnya

Peristiwa

Perjalanan Betuah (15)

Peristiwa

Jorok! Terekam Kamera CCTV, Penjual Siomay Ludahi Bumbu Kacang

Peristiwa

Cara Membaca Permohonan di MK

Peristiwa

Hendak Berteduh Saat Hujan, Petani Ini Disambar Petir