Menu

Mode Gelap
Al Haris Apresiasi Upaya Muhamadiyah Tingkatkan SDM Jambi Kebakaran Dzulhijah Muara Bulian, Santri Harus Kehilangan Tempat Tinggal Saat Fadhil Arief Pidato, Tiga Oknum Camat Ini Asyik Ngobrol Jamaah Haji Asal Sarolangun Persiapkan Diri Sebelum Wukuf di Arafah Tuntut Kenaikan Gaji, Anggota BPD Se-Sarolangun Gelar Unjukrasa

Peristiwa ยท 28 Des 2021 20:41 WIB

Gereja Disegel Saat Ibadah Natal di Jambi


 Foto Ilustrasi Perbesar

Foto Ilustrasi

Kabarjambikito.com — Sebuah video beredar viral di media sosial merekam jemaat sedang ibadah Natal di teras gereja di Jambi. Gereja tersebut adalah Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA).
Kapolsek Kota Baru AKP Dhadhag Anindito menyebut ibadah Natal di teras gereja dilakukan jemaat karena gereja itu telah disegel sejak 2018 oleh pemerintah kota.

Dalam rekaman video para jemaat menjalankan ibadah natal di luar gereja, tepatnya di bagian teras. Narasi dalam video itu berisi permintaan doa dan dukungan atas kondisi para jemaat dan gereja yang disegel.

BACA LAINNYA  Media Lampunya Pemerintahan, Al Haris: Kadis Alergi Dengan Wartawan Akan Saya Copot

“Memang disegel tapi itu tahun 2018 lalu oleh Pemkot Jambi, termasuk Gereja HKI di Alam Barajo dan Methodis Kanaan disegel,” kata Kapolsek Kota Baru, AKP Dhadhag Anindito saat dikonfirmasi, Selasa (28/12).

BACA LAINNYA  Kebutuhan Mobil Second Meningkat, Almoz Mobilindo Buka Cabang Lagi

Dia menuturkan sejumlah gereja itu disegel karena masalah Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hanya Gereja Methodis Kanaan yang telah dibuka segelnya sejak September 2021.

Dalam video viral di media sosial, terekam jemaat yang beribadah Natal di teras gereja tersebut saat hujan. Video tersebut menarasikan bahwa kegiatan peribadahan dilakukan di luar ruangan karena gereja disegel.

“Gereja kami disegel guys,” ucap seorang pria dalam video tersebut.

BACA LAINNYA  Zulva: Menikah Harus Dipersiapkan Secara Matang

“Lokasinya kecil, terpaksa sebagian di luar. Tapi hujan deras,” tambahnya.

Kemudian, dalam latar video tersebut bertuliskan ‘semoga Tuhan mengampuni mereka’.

Dilansir dari CNN Indonesia
Dhadhag meminta masyarakat tak terprovokasi merespons video ataupun informasi yang tersebar di media sosial.

“Dimohon para pihak jangan terprovokasi dan diharapkan bijak dalam menanggapi isu dan informasi di medsos,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 122 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Dzulhijah Muara Bulian, Santri Harus Kehilangan Tempat Tinggal

7 Juli 2022 - 20:12 WIB

Karhutla di Sarolangun Nyaris Merambat Pemukiman Warga

6 Juli 2022 - 16:31 WIB

Geger!! Diduga Warga Temukan Mayat Pelajar di Sungai

6 Juli 2022 - 16:03 WIB

Warga Kumpeh Baru Dikemukan Setelah Meninggal Beberapa Hari

5 Juli 2022 - 08:08 WIB

Warga Sridadi Dikagetkan Harimau Akar Masuk Dalam Kamar WC

4 Juli 2022 - 08:47 WIB

Banjir di Bengkulu, Ribuan Rumah Warga Terendam

2 Juli 2022 - 15:07 WIB

Trending di Peristiwa