Menu

Mode Gelap
Fadhil Arief Minta Pegawai Berikan Pengaruh Yang Baik Kepada Instansi Demi Mempertahankan Seluruh Honorer Indonesia, Anies Baswedan Temui Jokowi Persiapan Kenduri Swarnabhumi, Tim Kemendikbud Turun ke Tebo Prabowo-AHY Kompak Bilang Punya Kesamaan Usai Bertemu 2 Jam Tajak 21 Juni 2022, SKK Migas dukung kelancaran Pengeboran Sumur Eksplorasi Markisa-001

Ekonomi · 19 Mei 2022 15:22 WIB

Harga TBS dan Pupuk Tidak Sebanding, Petani Sawit Harapkan Pemerintah Bijaksana


 Harga TBS dan Pupuk Tidak Sebanding, Petani Sawit Harapkan Pemerintah Bijaksana Perbesar

Kabarjambikito.com — Melambung tingginya harga pupuk membuat petani hanya bisa pasrah, betapa tidak harga TBS tidak sebanding dengan harga pupuk, alhasil petani hanya menerima hasil panen kebun sawit milik mereka dengan apa adanya.

Lilik alis Cilik warga Kelurahan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari mengungkapkan saat ini dirinya hanya bisa pasrah pasca anjloknya harga sawit ditengah tingginya harga pupuk.

Dia mengaku pada saat ini harga pupuk jenis KCL dikisaran angka Rp. 700 ribu per sak, tentu hal ini membuat perekonomiannya cukup terganggu, dirinya terpaksa harus mengutamakan kepentingan dapur rumah tangganya.

” Masih ada buah saja itu di anggap lumayan sekedar untuk penyambung hidup namun saat ini harga sawit kembali anjlok membuat petani semakin mengeluh, Harga yang tadinya sebelum lebaran untuk di tingkatan kalangan petani mencapai Rp.2.800/KG, kini hanya berkisar Rp1.200/KG jauh sekali, sementara harga pupuk itu hingga mencapai Rp. 700 ribu satu sak untuk jenis KCL, jadi bila hasil panen kami di belikan ke pupuk maka untuk kebutuhan rumah tangga jadinya tidak ada, kebutuhan hidup itu juga penting ” Ujarnya, Kamis (19/05/2022).

BACA LAINNYA  Momen Idul Fitri, Fadhil Arief: Hati Yang Bersih Lebih Mudah Saling Memaafkan

Kendati itu pria paruh baya itu kini terpaksa tidak melakukan pemupukan terhadap tanaman kelapa sawit milik dia yang berada di lingkungan sekeliling rumah, namun lebih miris lagi di kawasan lahan kebun sawitnya tidak ada penjual pupuk subsidi.

BACA LAINNYA  Indehoi di Kebun Sawit, DD Diringkus Tim Rajawali Satreskrim Polres Muaro Jambi

” Lahan sawit saya ini tanpa adanya pemupukan lantaran harga pupuk yang sangat mahal, Kalau soal pupuk subsidi kami di sini tidak ada karena di wilayah talang inuman ini yang ada kelompok tani sawah jadi sektornya lain ” Imbuh lilik.

Diketahui pada saat harga sawit melonjak naik di iringi dengan naiknya harga pupuk, petani masih mendapatkan penghasilan yang cukup lumayan untuk setiap kali panen, namun saat ini dengan jatuhnya harga sawit membuat banyak petani sawit menjerit.

BACA LAINNYA  Fadhil Arief Sebut, PNS Malas-malasan Akan Ditindak

Dia berharap kepada pemerintah akan berpihak kepada petani dan mendengar jeritan hati petani, dimana menurut Lilik tanaman sawit itu cukup bergantung kepada pupuk agar menghasilkan buah yang bagus.

“Harapan kami yang notabene ya sumber kehidupan itu dari batang sawit tentu harga pupuk yang tidak sebanding dengan harga jual buah, kami tentu teramat sangat jadi keluhan maka sawit saya ya tidak pernah di pupuk. Soal Sawit ini semua orang tau kuncinya di perawatan terutama pupuk yang bisa meningkat hasilnya, mudah mudahan pemerintah dapat membantu petani terutama petani seperti kami ini ” Katanya. (Ade)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Fadhil Arief Minta Pegawai Berikan Pengaruh Yang Baik Kepada Instansi

25 Juni 2022 - 09:17 WIB

Tajak 21 Juni 2022, SKK Migas dukung kelancaran Pengeboran Sumur Eksplorasi Markisa-001

24 Juni 2022 - 16:38 WIB

Harga Sawit Anjlok, Al Haris Sudah Telpon Mendag

24 Juni 2022 - 16:12 WIB

Ketua Bamperda Akmaludin Minta OPD Buat Pergub Turunan dari Perda

23 Juni 2022 - 16:40 WIB

Kinerja ASN Buruk, Fadhil Arief Persilahkan Masyarakat Melapor

23 Juni 2022 - 15:03 WIB

Zulva: Menikah Harus Dipersiapkan Secara Matang

23 Juni 2022 - 07:58 WIB

Trending di Kabar Terbaru