Menu

Mode Gelap
Geger!!! Ibu Rumah Tangga Ditemukan Bersimbah di Dapur Masya Allah… Ibu di Muaro Jambi Melahirkan Bayi Kembar Tiga Lantik Tiga Pj Bupati, Ini Pinta Al Haris HIMIP UNJA Gelar Mubes ke 3 Besok Pj Bupati Muaro Jambi, Sarolangun dan Tebo Dilantik Gubernur Jambi

Kategori · 26 Jan 2022 08:21 WIB

Honorer Bakal Dihapus, Sekda Batanghari: Disini Kita Lihat Kinerja ASN, Jangan Manja


 Sekda Batanghari, H M Muhammad Azan Perbesar

Sekda Batanghari, H M Muhammad Azan

Kabarjambikito.com – Tenaga honorer akan segera dihapus. Alhasil, pada 2023, tidak ada lagi pegawai yang berstatus honorer di instansi pemerintah baik pusat maupun daerah.

Menurut Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), setelah honorer dihapus, status pegawai pemerintah mulai 2023 nanti hanya ada dua jenis, yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kedua status ini nantinya akan disatukan dan disebut sebagai Aparatur Sipil Negara.
Penghapusan honorer itu berangkat dari kekhawatiran pemerintah pusat terhadap daerah yang terus menerus merekrut honorer.

BACA LAINNYA  Napoleon Bonaparte Bak Pembuka Keran yang Tersumbat

Padahal sesuai pasal 88 PP Nomor 48/2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil, instansi pemerintah melarang merekrut tenaga honorer. Ketentuan penghapusan honorer juga tercantum dalam Pasal 96 PP No 49/2018 tentang Manajemen PPPK.

Terkait hal diatas, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batanghari, H Muhammad Azan, SH mengatakan, sesuai dengan penjelasan dari Kemenpan RB, pihaknya akan mengikuti aturan dari pusat. ” Ya kita hanya mengikuti dari Kemenpan RB untuk diterapkan ke daerah, termasuk Kabupaten Batanghari, ” ujar Sekda, Rabu (26/1/2022).

BACA LAINNYA  Tiga Pengeroyokan Terhadap Ketua KNPI Ditangkap Polisi

Lanjut Sekda, nanti pada tahun depan (2023) semua honorer harus legowo menerima putusan tersebut. ” Harus legowo menerima, ” kata Sekda.

Namun kata Azan, kemungkinan ada sebagian instansi yang benar membutuhkan tenaga honorer, karena tidak jika dibantu dengan tenaga honorer akan membuat ASN kesulitan untuk bekerja. ” Kemungkinan ada sebagian kantor yang membutuhkan tenaga honorer, mukin itu masih di pekerjakan,” sebutnya.
Ia juga mengatakan, dengan dihapusnya honorer akan melihat kinerja ASN itu sendiri, karena selama ini dengan adanya tenaga honorer, ASN banyak yang santai.

BACA LAINNYA  Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus KNPI, Irjen Pol Rachmad: Polri Siap Bersinergi

” Kalau kebanyakan tenaga honorer juga membuat ASN manja untuk bekerja, sebab lebih banyak honorer bekerja data pada ASN. Semangat gaji ASN jauh lebih besar. Kan tidak baik juga, digaji oleh negara, tapi kerja malas-malasan,” pungkas Sekda.

Artikel ini telah dibaca 1.777 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus KNPI, Irjen Pol Rachmad: Polri Siap Bersinergi

17 Mei 2022 - 22:57 WIB

Rawan Begal, Para Pemudik Waspada Melintas di Sini

1 Mei 2022 - 10:34 WIB

Fadhil Arief: Milenial Boleh Gaul, Tapi Agama Jadi Yang Utama

30 April 2022 - 11:48 WIB

Jalan Jendral Sudirman Depan Bekauda Batanghari Remuk Menganga, Warga Minta Diperbaiki

22 Maret 2022 - 09:51 WIB

Al Haris Minta ASN Lebih Displin, Profesional, dan Kompak Dalam Bekerja

21 Maret 2022 - 17:09 WIB

Silaturahmi Dengan Jurnalis, Edi Purwanto Bakal Bangun Media Center

19 Maret 2022 - 18:39 WIB

Trending di DPRD Provinsi Jambi