Menu

Mode Gelap
Al Haris: Semangat Idul Fitri Jadi Energi Baru Abdullah Sani ke Pejabat: Tugas Kita Memberikan Pelayanan Bukan Untuk Dilayani Al Haris Tegaskan, Fokus Pemberataan Pembangunan Setiap Kabupaten/ Kota Al Haris Jenguk Anak Jadi Korban Bacok Ibunya di Tebo Harga TBS dan Pupuk Tidak Sebanding, Petani Sawit Harapkan Pemerintah Bijaksana

Batanghari · 6 Okt 2021 11:14 WIB

Inspektorat Batanghari Tengah Proses Audit BumDes, Ini Jenis Usaha BumDes Rambutan Masam


 Ilustrasi BumDes Perbesar

Ilustrasi BumDes

Kabarjambikito.comBUMDes adalah singkatan dari Badan Usaha Milik Sesa, artinya, suatu lembaga/badan perekonomian desa yang dibentuk dan dimiliki oleh Pemerintah Desa, dikelola secara ekonomis mandiri dan profesional dengan modal keseluruhan atau sebagian besar kekayaan desa yang dipisahkan.

BumDes sendiri untuk memperoleh keuntungan di mana selanjutnya dapat memperkuat Pendapatan Asli Desa (PADes), kesejahteraan memajukan perekonomian desa, serta meningkatkan masyarakat desa seperti menurut Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa pasal 78 ayat (1).

Namun juga banyak pihak atau oknum yang manfaatkan dana BumDes ini hanya untuk kepentingan pribadi, sehingga tidak berjalan dengan semestinya.

BACA LAINNYA  Resmikan MHD SAD, Al Haris: Mereka Perlu Kita Bina

Sjatinya pengelola BumDes mampu mempertanggungjawabkan seluruh kegiatan usaha Bumdes kepada masyarakat desa, karena modal yang mereka (Bumdes) kelola adalah uang masyarakat yang berasal dari Dana Desa DD. Pengelola Bumdes harus bisa mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan dengan baik, jujur dan terbuka.

Untuk Kabupaten Batanghari sendiri, Inspektorat Batanghari tengah melakukan proses pengauditan seluruh dana BumDes di Wilayah Kabupaten Batanghari .

Inspektur Pembantu Khusus Inspektorat Batanghari, Ahmad Fathan, SE menegaskan, guna untuk pemerintahan yang bersih, seluruh BumDes di Batanghari harus di audit.

BACA LAINNYA  Pilkades Serentak Tinggal 3 Hari Lagi, Cakades Anang Fahri Optimis Menang Untuk Perubahan Kembang Seri

Lebih lanjut Ia mengatakan, BUMDes itu dari Dana Desa yang di dalamnya ada hak masyarakat. Jika memang dari usaha yang mereka jalankan menghasilkan untung, maka keuntungan bisa masuk ke kas desa.

“Jika rugi, harus jelas kendalanya dimana dan harus bisa dipertanggungjawabkan oleh pengelolanya.” Tegasnya, Rabu (6/10/2021).

Sementara untuk Kecamatan Muara Tembesi ada tiga desa yang diambil sample, yakni Desa Rambutan Masam, Desa, Ampelu Mudo, dan Rantau Kapas Tuo.

Sementara yang paling banyak jenis usaha yang dimiliki adalah Desa Ramabutan Masam, dengan nama BumDes Tunas Jaya Abadi dengan jenis usaha. Sedangkan untuk Rantau Kapas Tuo memiliki dua jenis usaha, yakni BRI-LINK, dan peternakan kerbau dengan nama BumDes Sumber Rezeki. Dan untuk Ampelu Mudo dengan dua jenis usaha, yakni BRI-LINK, dan jasa transportasi.

BACA LAINNYA  Festival Candi Muaro Jambi, Bupati Masnah Busro Ajak Bangkit Budaya Lama

” Yang paling banyak jenis usaha, adalah BumDes Tunas Jaya Abadi dari Desa Ramabutan Masam. Sebanyak jenis usaha, anatara lain, sewa dan wedding, perikanan, peternakan, perkebunan, UMKM, simpan pinjam, dan pariwisata.” Jelas Inspektur Pembantu II Inspektorat Batanghari, Nur.

Artikel ini telah dibaca 179 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ribuan Pawai Obor Terangi Sepanjang Jalan Rambutan Masam

1 Mei 2022 - 21:31 WIB

Peduli Sesama, Amsindo Provinsi Bagikan Sembako Untuk Warga Lopak Aur Kecamatan Pemayung

27 April 2022 - 00:55 WIB

Kejari Batanghari Peduli Panti Asuhan, Indahnya Berbagi Menyambut Hari Raya Idul Fitri

26 April 2022 - 18:28 WIB

DPRD Batanghari Gelar Rapat Paripurna LKPJ Tahun 2021 dab Ranperda TA 2022

22 April 2022 - 06:35 WIB

Terdaftar Dalam Bansos, Sekdes Ini Berikan Bantuan Tersebut Kepada Masyarakat Miskin

15 April 2022 - 19:39 WIB

Ini Besaran Zakat Fitrah di Batanghari

15 April 2022 - 06:45 WIB

Trending di Batanghari