Menu

Mode Gelap
JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol Bupati Masnah Hadiri Pengukuhan Ketua LAM se Kecamatan Sungai Gelam Wagub Sani Hadiri Halal bi Halal Serta Pelantikan Fatayat NU se Jambi Komisi IV DPRD Provinsi Cek Pembangunan Gedung SMA Negeri 12 Kota Jambi Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN

Nasional · 20 Feb 2022 14:08 WIB

Jelang Pemilu 2024, Berbagai Pihak Minta KPK Periksa Gubernur


 Jelang Pemilu 2024, Berbagai Pihak Minta KPK Periksa Gubernur Perbesar

NASIONAL – Dua tahun lagi Pemilihan Umum ( Pemilu) akan kembali digelar. Jelang pesta demokrasi ini para elit-elit politik sudah nampak menebar pesona. Sementara berbagai pihak minta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa beberapa . Bahkan, KPK juga diminta memeriksa sejumlah pihak yang dianggap mempunyai popularitas.

“Begitu banyak pendapat dan permintaan agar KPK segera memeriksa beberapa gubernur terkait beberapa kasus pada masa lalu dan masa depan, juga memeriksa KKN anak pejabat, dan tokoh-tokoh lain yang memang punya nama dan popularitas,” kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam keterangannya, Minggu (20/2/2022).

BACA LAINNYA  Tinjau Arena MTQ, Wagub Abdullah Sani: Alhamdulillah Berjalan Dengan lancar

Dikutip dari Gelora.co, menurut Firli, permintaan pemanggilan Gubernur itu banyak terjadi di media sosial. Dia menduga, permintaan ini terjadi karena Indonesia akan menghadapi penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Menurut catatan saya, sangat terkait dengan situasi politik menjelang Pemilu 2024,” ucap Firli.

Dia memastikan, tidak bisa sembarangan memanggil Gubernur hanya karena desakan publik. Firli menegaskan, pemanggilan semua pihak harus didasari atas kebutuhan KPK untuk mendalami sebuah perkara.

BACA LAINNYA  Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1443 H Jatuh pada 2 April 2022

Meski begitu, Firli mengapresiasi banyaknya masyarakat yang aktif memberikan masukan kepada KPK. Dia menilai tindakan itu mengartikan pemantauan yang dilakukan oleh masyarakat berjalan baik.

“KPK memastikan bahwa setiap informasi dari masyarakat pasti mendapat perhatian. KPK tentu terus mempelajari dan mendalami, termasuk keterangan, bukti dan alat bukti, baik yg disampaikan langsung ke KPK maupun keterangan dan fakta-fakta yang ditemukan dalam proses penyelidikan,” tegas Firli.

BACA LAINNYA  Tito Karnavian Bakal Lantik 5 Pj Gubernur Hari Ini

Mantan Deputi Penindakan KPK ini pun menegaskan, tidak akan melindungi Gubernur yang melakukan praktik korupsi. Jika ada bukti kuat, KPK tidak segan menetapkan Gubernur itu sebagai tersangka.

“Sekali lagi berulang kami tegaskan, Seseorang menjadi tersangka bukan karena ditetapkan oleh KPK, tapi karena perbuatan dan atau keadaannya patut diduga telah melakukan tindak pidana berdasarkan bukti permulaan yang cukup,” pungkas Firli.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol

17 Mei 2022 - 13:29 WIB

Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN

16 Mei 2022 - 13:54 WIB

Tito Karnavian Bakal Lantik 5 Pj Gubernur Hari Ini

12 Mei 2022 - 07:30 WIB

DOR! Pak Guru MIT Tewas Ditembus Peluru

28 April 2022 - 06:01 WIB

Benarkah Habib Rizieq Dinobatkan Imam Besar oleh Dedengkot NU?

27 April 2022 - 00:45 WIB

THR PNS Terancam Dibayar Setelah Lebaran

24 April 2022 - 18:51 WIB

Trending di Nasional