Menu

Mode Gelap
Harga Buah Sawit Anjlok, Dewan Batanghari Gelar RDP Agar BBM Subsidi Tepat Sasaran, Al Haris Gandeng Polda Jambi Al Haris Harapkan Qori dan Qori’ah Harus Percaya Diri Bupati Masnah Busro Kukuhkan Kades Sebagai Pemangku Adat Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus KNPI, Irjen Pol Rachmad: Polri Siap Bersinergi

Nasional · 30 Mar 2022 07:20 WIB

Jokowi Perintahkan Ini ke Tito Karnavian untuk Seluruh Kades Indonesia


 Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam acara Silahturahmi Nasional Desa Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di Istora Senayan, Jakarta, Selasa, 29 Maret 2022. Tempo/Fajar Pebrianto Perbesar

Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam acara Silahturahmi Nasional Desa Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di Istora Senayan, Jakarta, Selasa, 29 Maret 2022. Tempo/Fajar Pebrianto

Kabarjambikito.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian segera mengeluarkan instruksi untuk mengubah tampilan stempel kepala desa agar dibubuhi lambang negara, burung Garuda Pancasila. Permintaan itu disampaikan Jokowi setelah mendengar keluhan langsung dari para kepala desa soal tampilan stempel ini.

“Itu memang lambang negara kita, kalau dipakai kepala desa wajar dan wajib toh,” kata dia dalam acara Silahturahmi Nasional Desa oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di Istora Senayan, Jakarta, Selasa, 29 Maret 2022.

BACA LAINNYA  Mantan Kepsek Tersangka Korupsi Dana Bos Ditangkap, Rugikan Negara Rp 450 Juta

Awalnya, Ketua Umum APDESI Surta Wijaya menyampaikan keluhan asosiasi langsung kepada Jokowi. Ia menyebut para kepala desa sudah habis miliran rupiah untuk maju di pemilihan. Dari jualan bebek, kambing, rumah, sampai tanah.

Akan tetapi, kata dia, kepala desa hanya dapat stempel tanpa lambang Garuda Pancasila yang dinilai lebih mirip stempel organisasi masyarakat alias ormas. Ia lantas membandingkan stempel kepala desa dengan stempel presiden, gubernur, bupati dan wali kota yang sudah menggunakan lambang tersebut.

Sehingga, kata dia, jangan salah kalau rakyat di desa tidak tahu Garuda Pancasila adalah lambang negara. Sebab, korespondensi di desa paling banyak menggunakan surat menyurat. “Sekarang banyak gak tau lambang kita burung garuda, tahunya stempelnya kayak ormas,” kata dia.

BACA LAINNYA  Bangkitkan Potensi Wisata Alam, Kades Muaro Pijoan Harapkan Dapat Support dari Pemerintah Pusat

Rupaya, Jokowi pun selama ini juga tak sadar dengan hal tersebut. “Saya terus terang baru tahu di depan, diberitahu Pak Surta, kaget juga saya. Terus apa gambarnya kalau enggak? hanya tulisan saja?” kata dia.

Jokowi pun lantas memberi perintah untuk mengubah tampilan stempel ini kepada Tito yang hadir di acara ini. Selain soal stempel, Jokowi juga menampung beberapa aspirasi lain dari kepala desa, yaitu seperti Surat Pertanggungjawaban atau SPJ.

BACA LAINNYA  Gara-gara Payudara Terlalu Besar, Peserta Ini Tak Lolos CASN

Surta menyampaikan keluhan kepala desa soal rumitnya proses pembuatan SPJ. Jokowi pun menerima aspirasi ini dan meminta Tito segera mengurusnya dengan Kementerian Keuangan agar proses pembuatan dan pelaporan SPJ tak lagi ruwet.

“Nanti para kepala desa tidak ngecek jalan, tidak ngecek posyandu, tidak ngecek irigasi malah urus SPJ saja. Saya yang lihat SPJ saja pusing, apalagi yang melaksanakan,” kata dia.

Sumber: Tempo.co

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol

17 Mei 2022 - 13:29 WIB

Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN

16 Mei 2022 - 13:54 WIB

Tito Karnavian Bakal Lantik 5 Pj Gubernur Hari Ini

12 Mei 2022 - 07:30 WIB

DOR! Pak Guru MIT Tewas Ditembus Peluru

28 April 2022 - 06:01 WIB

Benarkah Habib Rizieq Dinobatkan Imam Besar oleh Dedengkot NU?

27 April 2022 - 00:45 WIB

THR PNS Terancam Dibayar Setelah Lebaran

24 April 2022 - 18:51 WIB

Trending di Nasional