Menu

Mode Gelap
Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Fadhil Arief Minta Pejabat Gali Motivasi Diri Gelontorkan Dana Ratusan Juta Untuk PKL Tugu Keris, Pedagang : Terimakasih PLN Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Set Top Box Gratis Untuk Warga Jambi,  Hasbi Anshory : Kita Berpihak Kepada Rakyat

Peristiwa · 26 Agu 2021 22:16 WIB

Kapal Bermuatan Besi Rongsokan Digeledah, Lihat, Isinya Mengagetkan


 Perbesar

"Pelaku kami jerat tindak pidana pengangkutan satwa yang dilindungi, sebagaimana diatur dalam Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) UU nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya," pungkas Arnapi.

Nasional – Ditpolairud Polda Jatim menggagalkan penyelundupan 100 burung Cucak Hijau dan 24 ekor Murai dari Balikpapan, Kamis (26/8) dini hari.

Ratusan satwa itu dikirim menggunakan Kapal KM Dharma Fery VII. Pelakunya adalah Muchammad Kurniawan, 23.

Petugas berhasil mengungkap kasus itu setelah mendapatkan informasi adanya penyelundupan satwa dalam kapal yang bersandar di Pelabuhan Jamrud.

BACA LAINNYA  WASPADA !!!, Harimau Terkam Hewan Ternak Warga di Kecamatan Pemayung

“Penggagalan penyelundupan dilakukan Tim Intelair Subdit Gakkum,” kata Dirpolairud Polda Jatim Kombes Arnapi.

Dia menjelaskan, saat memantau dua truk bernopol S 9344 UT dan L8266 UB, pelaku menyembunyikan 11 keranjang berisi burung yang diangkut bareng muatan rongsokan besi tua.

BACA LAINNYA  Cepat Tangkap, BPBD Salurkan Bantuan Warga Dampak Banjir

“Kami pantau pelaku saat memindahkan barang, muatan yang diduga berisi satwa itu kami temukan bersama muatan besi. Pelaku langsung kami beluk dan bawa ke kantor,” jelas dia.

Arnapi menduga pelaku tidak hanya satu orang, pihaknya akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap pelaku lainnya.

BACA LAINNYA  Diduga Terlilit Hutang, Warga Tebo Potong Alat Kelamin

“Pelaku kami jerat tindak pidana pengangkutan satwa yang dilindungi, sebagaimana diatur dalam Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) UU nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,” pungkas Arnapi.

JPPN.COM

Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Selingkuh Dengan Istri Polisi, Oknum Polisi Berpangkat AKP Digerebek

23 Juni 2022 - 22:28 WIB

Truck Meledak, Warga Muaro Pijoan Meninggal Dunia

23 Juni 2022 - 19:01 WIB

Gegara Membuat Konten, Seorang Emak-emak Ditilang Polisi

23 Juni 2022 - 17:00 WIB

Antisipasi Curas, Curat, dan Begal Polda Jambi Lakukan Patroli

18 Juni 2022 - 09:38 WIB

Pernikahan Sesama Jenis di Jambi Terbongkar

17 Juni 2022 - 18:31 WIB

Kejati Jambi di Demo Atas Kasus Dugaan Korupsi Pada Anak Perusahaan PTPN VI 

17 Juni 2022 - 11:02 WIB

Trending di Peristiwa