LIVE TV
Tugu Keris Kembali Ditutup, Puluhan Pedagang Datangi Kantor Camat Kota Baru Viral Curhatan Wanita Hamil di Luar Nikah, Kekasih Tak Mau Tanggung Jawab Mantapkan Langkah Demi Desanya, Komaruzzaman Daftarkan Diri Sebagai Cakades Pulau Tak Bisa Berlayar Karena Kendala Izin, 8 Kapal Ini Terkatung-Katung, Kemana Pemerintah? Diduga Ada Permainan, Komisi II DPRD Tanjabbar Bakal Panggil Dinas PH

Home / Batanghari

Rabu, 21 April 2021 - 18:51 WIB

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Masih Cukup Tinggi, Pemkab Batanghari Ajak Semua Elemen Cegah Kekerasan

Kabarjambikito.com- Sejak Januari hingga Maret 2021 kasus kekerasan terhadap perempuan dan di Kabupaten Batanghari masih cukup tinggi, hingga mencapai 10 kasus

Tentunya hal harus menjadi perhatian bagi seluruh elemen masyarakat. Kasus itu didominasi kekerasan seksual pada anak di bawah umur sebanyak 6 orang.

Hal ini disampaikan Najmi Ulyati Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Batanghari, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga   Gugus Covid-19 Batanghari Diri Posko Disetiap Kecamatan / Kelurahan

Pada 2021 ini terhitung dari Januari-Maret 2021 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Batanghari pihaknya berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Batanghari melalui Unit PPA.

“Kecamatan Batin XXIV dan Maro Sebo Ilir masing-masing satu kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur,” katanya.

Lanjutnya, di Kecamatan Muara Bulian dan Pemayung masing-masing satu kasus kekerasan fisik terhadap anak.

Baca Juga   Sekda Batanghari Ikuti VidCon Pelantikan Bupati & Wabup Bungo, Pj Gubernur Ajak Seluruh Kepada Daerah Sinergi

“Kita juga mendapatkan pelaporan atas perbutan anak dari Kecamatan Pemayung, setelah dilakukan mediasi dan beberapa kali melakukan pertemuan akhirnya kasus itu selesai,” ungkapnya.

“Di Kecamatan Bajubang yang paling dominan ditemukan kasus seksual, setidaknya ada 4 kasus dan satu kasus keterlibatan anak dalam kegiatan ilegal driling,” ujarnya.

Kasus kekerasan seksual terhadap anak saat ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian, masih ada dua kasus dalam proses penanganan.

Baca Juga   Kadis DPPKBP3A Batanghari Lakukan Perjanjian Kerjasama dengan DPMPPA Kota Jambi

Maka dari itu pihaknya selalu mencegah agar kekerasan ini tidak bertambah terus melakukan sosialisasi, penyuluhan, memberi imbauan kepada masyarakat terutama orang tua dan anak karena pelaku kekerasan ini adalah orang terdekat dari anak-anak itu.

“Tentunya masyarakat Kabupaten Batanghari terlibat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perangkat desa setiap kegiatan kita libatkan,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Reses di Kecamatan Bajubang, Elpisina Serap Aspirasi Masyarakat

Batanghari

Pemkab Batanghari Salurkan Bantuan Sembako Untuk Lansia

Batanghari

Pemecatan KT Batanghari Rahmat Mulyadi, Ini Kata Dinsos Batanghari

Batanghari

Meskipun Sibuk Dengan Tugas, Bupati Fadhil Arief Sempatkan Waktu Untuk Awak Media

Batanghari

Pejabat Cari Muka Tak Akan Buat Batanghari Berubah, Peran Tim Sangat Penting Untuk Batanghari Tangguh

Batanghari

Lantik Pokdar Kamtibmas, Kapolres Batanghari: Rapatkan Barisan Bersama Masyarakat

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Ajak Para Kades Sinergi Membangun

Batanghari

Masih Ada Zona Orange, Pemkab Batanghari Belum Izinkan Keramaian