Menu

Mode Gelap
Kebakaran Dzulhijah Muara Bulian, Santri Harus Kehilangan Tempat Tinggal Saat Fadhil Arief Pidato, Tiga Oknum Camat Ini Asyik Ngobrol Jamaah Haji Asal Sarolangun Persiapkan Diri Sebelum Wukuf di Arafah Tuntut Kenaikan Gaji, Anggota BPD Se-Sarolangun Gelar Unjukrasa Kapolda Jambi Pimpin Penutupan Diktuba TA 2022

Peristiwa ยท 7 Des 2021 17:39 WIB

Kecewa Jagoannya Kalah di Pilkades, Warga Ini Pesan Peti Mati


 Video yang viral di media sosial menampilkan peti mati dengan salib bertuliskan nama yang ditujukan pada warga di Sumut. (Sumber: Kolase via Tribunnews) Perbesar

Video yang viral di media sosial menampilkan peti mati dengan salib bertuliskan nama yang ditujukan pada warga di Sumut. (Sumber: Kolase via Tribunnews)

NASIONAL – Merasa kecewa karena jagoannta tak terpilih sebagai Kepala Desa saat Pilkades.

Seorang laki-laki memesan peti mati dan kayu salib untuk dirinya sendiri dengan hasil pilkades di Desa Paropo, Kecamatan Silahi Sabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Dairi Iptu Doni Saleh mengatakan, laki-laki bernama Waldiman Sijabat (35) itu juga melaporkan pemesanan peti mati itu sendiri pada polisi.

BACA LAINNYA  Mengindap Penyakit Stroke, Warga Bajubang Laut Terabaikan, Ini Kata Kades

Karena hal itu, ia pun menjadi tersangka dalam kasus yang dilaporkannya sendiri. Penetapan tersangka ini sesuai hasil pemeriksaan sejumlah saksi-saksi.

“Motifnya kecewa. Dia kan tim sukses, jadi rupanya satu desa yang direkrutnya itu lari suaranya. Jadi buat kerusuhan lah dia,” jelas Doni pada Senin (6/12/2021), dikutip dari Kompas.com.

BACA LAINNYA  Honorer Bakal Dihapus, Sekda Batanghari: Disini Kita Lihat Kinerja ASN, Jangan Manja

Menurut Doni, Waldiman sebelumnya yakin calon kepala desa (cakades) bernama Bongga Erwinson Situngkir yang ia dukung akan menang.

Akan tetapi, calon kades dukungannya itu kalah. Waldiman pun memesan dua peti mati dan salib kepada pengusaha peti mati di Tigapanah, Kabupaten Karo.

“Ini tindakan dia pribadi. Bukan ada dari pasangan calon lain, tidak ada. Inisiatif WS sendiri,” kata Doni.

BACA LAINNYA  Optimalisasi Lifting, SKK Migas Lakukan Kunjungan Kerja Akhir Tahun

Selain pada dirinya sendiri, Doni mengirim peti mati pula pada keluarga lainnya bernama Faisal Siturangkir pada Senin (29/11/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dua peti mati lengkap dengan salib itu tiba di rumah Waldiman dan satu penerima lainnya dengan diangkut mobil pikap warna putih.

Sumber: Kompas.tv

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Dzulhijah Muara Bulian, Santri Harus Kehilangan Tempat Tinggal

7 Juli 2022 - 20:12 WIB

Karhutla di Sarolangun Nyaris Merambat Pemukiman Warga

6 Juli 2022 - 16:31 WIB

Geger!! Diduga Warga Temukan Mayat Pelajar di Sungai

6 Juli 2022 - 16:03 WIB

Warga Kumpeh Baru Dikemukan Setelah Meninggal Beberapa Hari

5 Juli 2022 - 08:08 WIB

Warga Sridadi Dikagetkan Harimau Akar Masuk Dalam Kamar WC

4 Juli 2022 - 08:47 WIB

Banjir di Bengkulu, Ribuan Rumah Warga Terendam

2 Juli 2022 - 15:07 WIB

Trending di Peristiwa