Menu

Mode Gelap
Harga Buah Sawit Anjlok, Dewan Batanghari Gelar RDP Agar BBM Subsidi Tepat Sasaran, Al Haris Gandeng Polda Jambi Al Haris Harapkan Qori dan Qori’ah Harus Percaya Diri Bupati Masnah Busro Kukuhkan Kades Sebagai Pemangku Adat Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus KNPI, Irjen Pol Rachmad: Polri Siap Bersinergi

Provinsi Jambi · 20 Mar 2022 08:53 WIB

Kemelut Angkutan Batubara, Pemerintah Provinsi Jambi Perlu Pertimbangkan Solusi Satu Ini


 Armada Batubara Membludak di terminal Muara Bulian Perbesar

Armada Batubara Membludak di terminal Muara Bulian

Kabarjambikito.com — Kemelut armada Batu Bara hingga kini terus menjadi perbincangan hangat namun tidak kunjung menemukan titik terang yang tepat untuk mengatasinya.

Berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengatasi masalah tersebut mulai dari wacana pembangunan jalan khusus hingga pembangunan rel kereta api dan perbelakuan jam operasional melintas untuk mengurai permasalahan armada truk batubara yang terus menjadi buah bibir masyarakat di Jambi.

Namun hal yang diungkapkan salah seorang sopir armada truk batubara yang enggan disebut namanya perlu di pertimbangkan oleh Pemerintah Provinsi Jambi.

BACA LAINNYA  Mantap!! Al Haris Hibur Masyarakat Jambi Dengan Lagi Charly

Dirinya menyebut Pemerintah Provinsi Jambi harus membuat peraturan tentang jumlah unit armada PT Batu Bara yang ada di Jambi, dirinya menyakini bahwa angkutan batubara terus bertambah seiring tingginya upah.

” Salah satu solusi yang menurut saya perlu dipertimbangkan oleh pak Gubernur Jambi harus ada peraturan pembatasan unit armada PT Batu Bara, Karena apa, dari 32 PT Batu Bara yang ada di Jambi unitnya nambah terus pak, di tambah lagi ampra tinggi, jadi mobil pribadi pun semakin banyak juga ikut narik batubara, jadi bisa dikatakan armada truk terus membludak, yang biasa angkut pasir dan kerikil karena ampra tinggi jadi ikut-ikutan narik batubara ” Bebernya, Minggu (20/03/2022).

BACA LAINNYA  Jatuh ke Sungai Batanghari Selama 4 Haris, Ahirnya Meisha Ditemukan

Kembali diungkapnya, jumlah unit yang dimiliki oleh 1 (satu) PT Batu Bara saja bisa mencapai ratusan unit armada, disisi lain dengan membludaknya jumlah unit yang beroperasi dan pemberlakuan jam operasional untuk melintas sangat berdampak bagi pendapatan sopir.

” Yang ada di PT tempat saya berkeja saja, yang ada sopirnya ya sekitar 280 armada, untuk satu bulan terakhir ini saya cuma bisa 8 trip karena sekarang ini susah, karena sistemnya 3 hari 1 trip karena macet ini, jadi ya salah satu pertimbangan untuk mengurai kemacetan dan lainya, ya pembatasan unit PT ” Ungkapnya.

BACA LAINNYA  Maju Terus Pantang Mundur, Ratusan Mahasiswa Akan Kembali Aksi di Jambi

Membludaknya jumlah unit truk batubara turut menjadi pemicu terjadinya kemacetan hingga terjadinya kecelakaan lalu lintas.

” Betis ini sudah pegal bang, injak gas, rem dan kopling, dari tambang sampe disini saja (Terminal Bulian,red) 5 jam, baru jalan sebentar ngerem, tau-tau ada bunyi braaakkk taunya ada yang nabrak buntut, belum lagi kalau ada mobil yang rusak tambah macet bang ” Katanya. (Ade)

Artikel ini telah dibaca 187 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pasca Idul Fitri, Kapolda Jambi Pimpin Apel Pagi

9 Mei 2022 - 11:15 WIB

Pengacara Muda Ini Minta HS, HPH dan OH Selesaikan Konflik Agar Tidak Terjadi Gesekan Dibawah

27 April 2022 - 18:07 WIB

Gelar Nuzulul Qur’an, DPW PPP Jambi Ajak Anak Muda Wariskan Kepemimpinan Masa Mendatang

19 April 2022 - 04:46 WIB

Jadwal Buka Puasa Hari Ini

16 April 2022 - 18:07 WIB

Ratusan Warga Tuntut Hak Mereka Atas Lahan Yang Diberikan Jokowi

10 April 2022 - 16:37 WIB

Jokowi Bagikan Bantuan Kepada Warga, Iriana Setia Memayungi

7 April 2022 - 20:06 WIB

Trending di Provinsi Jambi