Menu

Mode Gelap
Facebook Mulai Uji Coba Kurangi Konten Politik di 80 Negara, Termasuk Indonesia Tanahnya Ditawar Miliaran Rupiah, Pensiunan PNS Ini Pilih Wakafkan untuk Masjid Al Haris Janji Berantas Sumur Illegal Drilling di Batanghari Pemaparan Visi Misi Cakades Bajubang Laut, Warga : Joni Punya Jaringan, dan Pergaulan Luar Biasa Maulana Terima Penghargaan Menkes Terkait Sanitasi Berbasis Masyarakat

Nasional · 7 Okt 2021 15:07 WIB

Kemendagri: Pasangan Nikah Siri Bisa Buat Kartu Keluarga


 Ilustrasi nikah Perbesar

Ilustrasi nikah

Kabarjambikito.com — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut pasangan suami istri yang menikah siri tetap bisa membuat kartu keluarga (KK). Pernyataan itu merespons pertanyaan yang beredar di publik soal hak pasangan nikah siri untuk memiliki KK.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan setiap penduduk Indonesia wajib terdata dalam KK. Oleh karena itu, Dukcapil Kemendagri memberi pelayanan bagi semua warga.

BACA LAINNYA  Brigadir NP Siap Tanggung Jawab soal Aksi Banting Pendemo Mahasiswa

“Semua penduduk Indonesia wajib terdata di dalam Kartu Keluarga. Bagi yang nikah siri, bisa dimasukkan dalam satu KK,” kata Zudan dalam keterangan video, Kamis (7/10/2021).

Zudan menyampaikan pihaknya tidak melegitimasi pernikahan siri. Dukcapil Kemendagri hanya melayani pencatatan kependudukan bagi semua warga, termasuk pasangan nikah siri.

Dia menjelaskan pasangan nikah siri itu dicatat dalam satu KK selayaknya suami istri lainnya. Dukcapil akan memberi tanda khusus pada KK pasangan nikah siri.

BACA LAINNYA  Muncul Seruan Tangkap Airlangga & Luhut: Rakyat Mmati-matian Bayar pajak, sialan lu! - Viral & Trending

“Kami hanya mencatat telah terjadinya perkawinan. Nanti di dalam Kartu Keluarga akan tertulis nikah belum tercatat atau kawin belum tercatat,” ujarnya.

Zudan mengatakan Dukcapil Kemendagri juga memberi syarat M tambahan bagi pasangan nikah siri. Pasangan itu diminta membawa surat pernyataan tentang pernikahan mereka.

“Syaratnya apa? Membuat SPTJM, surat pernyataan tanggung jawab mutlak, kebenaran pasangan suami istri, diketahui dua orang saksi,” tutur Zudan.

BACA LAINNYA  PON XX Pupua, Abdullah Sani: Kalian Membuat Bangga Provinsi Jambi

Di Indonesia, perkawinan diatur lewat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Pasal 2 ayat (2) undang-undang itu menyebut perkawinan dicatat sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, ada fenomena perkawinan tanpa pencatatan oleh negara. Fenomena itu dikenal dengan nama nikah siri atau nikah rahasia.

Sumber: CNNIndonesia.com

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tanahnya Ditawar Miliaran Rupiah, Pensiunan PNS Ini Pilih Wakafkan untuk Masjid

15 Oktober 2021 - 20:26 WIB

Brigadir NP Siap Tanggung Jawab soal Aksi Banting Pendemo Mahasiswa

14 Oktober 2021 - 08:23 WIB

Catat! ASN Dilarang Cuti Pada Tanggal Ini

13 Oktober 2021 - 11:52 WIB

Soal Tagar #PercumaLaporPolisi, IPW: Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga

12 Oktober 2021 - 08:58 WIB

Libur Hari Besar Islam Sering Digeser, MUI: Harusnya Mengikuti Hari Besar Keagamaan

12 Oktober 2021 - 08:43 WIB

Demi Keadilan, DPR Minta Usut Tuntas Kasus Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

12 Oktober 2021 - 07:38 WIB

Trending di Hukrim