Hanya Gegara Ini Warga Marosebo Ulu Bakar Rumah Sarminsen Jambi- Jatim Tandatangan MoU Misi Dagang dan Investasi Sani: Membangunan Mental Ummat Sangat Penting Sekali Membegal Tukang Ojek di Muaro Jambi, Pelaku Diamankan Polisi Penampakan Dua Ekor Harimau Membuat Warga Muaro Jambi Getar-Getir

Home / Nasional

Kamis, 7 Oktober 2021 - 15:07 WIB

Kemendagri: Pasangan Nikah Siri Bisa Buat Kartu Keluarga

Ilustrasi nikah

Ilustrasi nikah

Kabarjambikito.com — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut pasangan suami istri yang menikah siri tetap bisa membuat kartu keluarga (KK). Pernyataan itu merespons pertanyaan yang beredar di publik soal hak pasangan nikah siri untuk memiliki KK.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan setiap penduduk Indonesia wajib terdata dalam KK. Oleh karena itu, Dukcapil Kemendagri memberi pelayanan bagi semua warga.

BACA LAINNYA  Bebas Dari Lapas, Jadwal Ceramah Habib Bahar Penuh 1 Tahun Kedepan

“Semua penduduk Indonesia wajib terdata di dalam Kartu Keluarga. Bagi yang nikah siri, bisa dimasukkan dalam satu KK,” kata Zudan dalam keterangan video, Kamis (7/10/2021).

Zudan menyampaikan pihaknya tidak melegitimasi pernikahan siri. Dukcapil Kemendagri hanya melayani pencatatan kependudukan bagi semua warga, termasuk pasangan nikah siri.

Dia menjelaskan pasangan nikah siri itu dicatat dalam satu KK selayaknya suami istri lainnya. Dukcapil akan memberi tanda khusus pada KK pasangan nikah siri.

BACA LAINNYA  Kado Bagi JMSI Awal Tahun 2022

“Kami hanya mencatat telah terjadinya perkawinan. Nanti di dalam Kartu Keluarga akan tertulis nikah belum tercatat atau kawin belum tercatat,” ujarnya.

Zudan mengatakan Dukcapil Kemendagri juga memberi syarat M tambahan bagi pasangan nikah siri. Pasangan itu diminta membawa surat pernyataan tentang pernikahan mereka.

“Syaratnya apa? Membuat SPTJM, surat pernyataan tanggung jawab mutlak, kebenaran pasangan suami istri, diketahui dua orang saksi,” tutur Zudan.

BACA LAINNYA  Sekelompok Masyarakat Ngamuk, dan Bakar Sejumlah Bangunan

Di Indonesia, perkawinan diatur lewat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Pasal 2 ayat (2) undang-undang itu menyebut perkawinan dicatat sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, ada fenomena perkawinan tanpa pencatatan oleh negara. Fenomena itu dikenal dengan nama nikah siri atau nikah rahasia.

Sumber: CNNIndonesia.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Kapolri: Mural Kritik Paling Pedas Jadi Sahabat Saya

Nasional

Sudah Konstituen Dewan Pers, JMSI Kaltim Komitmen Ciptakan Anggota Berkualitas

Nasional

Brigjen TNI Junior Tumilaar Dicopot dari Jabatannya Terkait Surat Terbuka Kapolri

Nasional

Heboh !! Gus Miftah Tarif Dakwah Miliaran, Ini Katanya

Nasional

Teguh Santosa : Pencalonan Andika Perkasa Sebagai Panglima TNI Sesuai UU

Nasional

Satgas Covid-19 Keluarkan SE: Seluruh Pihak Terlibat PON XX Papua Wajib Karantina

Nasional

Peringatan Kapolri: Tak Bisa Bersihkan Ekor, Kepalanya Saya Potong

Nasional

Irjen Napoleon Kembali Keluarkan Surat Terbuka: Aku Bukan Koruptor