Menu

Mode Gelap
Bupati Masnah Hadiri Pengukuhan Ketua LAM se Kecamatan Sungai Gelam Wagub Sani Hadiri Halal bi Halal Serta Pelantikan Fatayat NU se Jambi Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN Fadhil Arief Sebut Orang Yang Kritik dan Protes Berarti Sudah Cerdas Bupati Masnah Busro Apresiasi Juara III Tim PBM Desa Pulau Karo

Peristiwa · 28 Mar 2022 21:25 WIB

Kisah Warga Batanghari di Tandu Jalan Kaki Sebelum Meninggal Dunia


 Almarhum Sulaiman saat di tandu jalan kali oleh warga SAD dengan jarak tempuh 8 kilometer Perbesar

Almarhum Sulaiman saat di tandu jalan kali oleh warga SAD dengan jarak tempuh 8 kilometer

Kabarjambikito.com – Sulaiman pria kelahiran Desa Rambutan Masam, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari telah meninggal dunia pada Selasa (22/3/2022) sekira pukul 11.00 WIB di RT 09 Desa Rambutan Masam.

Sulaiman meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit stroke sekitar 2 tahun lalu. Sempat sembuh dari penyakit stroke. Namun penyakit itu kembali kambuh beberapa minggu menjelang dirinya meninggal dunia.

Yang membuat hati terhenyu mendengar kisah almarhum Sulaiman, yang mana sebelum dipanggil Allah SWT. Pria berumur 59 itu berkebun sawit di Desa Balai Adat, Kecamatan Marosebo Ulu, Kabupaten Batanghari selama kurang lebih 6 tahun bersama istri dan dua anaknya yang masih gadis kecil.

Sulaiman yang merupakan asli Rambutan Masam. Tapi dia menetap di Desa Danau Embat, Kecamatan Marosebo Ilir, karena istinya asli Danau Embat. Namun sebelum dia dipanggil oleh Allah almarhum sempat dibawa ke Rumah Sakit Daerah Hamba Muara Bulian. Namun pihak Rumah Sakit minta almarhum dibawa ke rumah sakit di Jambi. Tapi dari pihak keluarga tidak mengizinkan.

BACA LAINNYA  Kapal Bermuatan Besi Rongsokan Digeledah, Lihat, Isinya Mengagetkan

Akhirnya dengan izin pihak Rumah Sakit Umum Daerah Hamba Muara Bulian, almarhum diperbolehkan untuk bawa pulang ke Desa Rambutan Masam di rumah saudara almarhum. Karena semua keluarga atau saudara almarhum tinggal di Rambutan Masam. ” Kita bawa ke Rambutan Masam saja, karena semua keluarga ayah ada di sana dan bisa merawat ayah. Dan kami juga bisa merawat ayah, ” kata Husin putra dari almarhum.

Tepat hari Rabu (16/3/2022), almarhum dibawa ke rumah saudaranya, dan langsung mendapat perawatan oleh tenaga medis yang ada di Rambutan Masam. Dalam masa perobatan kesehatan almarhum mulai meningkat cukup tinggi, dan sudah bisa berkomunikasi dengan keluarga maupun warga yang datang menjenguk dirinya.

BACA LAINNYA  Wabup Bambang Bayu Suseno Sambut Kafilah Muaro Jambi

Kurang lebih satu minggu di rawat, takdir pun bicara lain. Pihak keluarga harus ikhlas menerima kepergian Sulaiman. Menurut cerita dari sang istri, sebelum meninggal dunia, almarhum di tandu mengunakan kain dari hutan yang berjarak kurang lebih 8 kilometer dengan jalan kaki.

Sulaiman dibawa pakai tandu oleh warga Suku Anak Dalam (SAD), karena tempat tinggal Sulaiman di kebun sawit hampir semua warga SAD .

” Karabat dari Suku Anak Dalam yang membawa suami saya sampai ke Sungai Rengas, ” kata istrinya.

BACA LAINNYA  Lantik Komisaris dan Direktur, Gubernur Minta PT JII Kompetitif dan Profitable

Adapun untuk kendaraan roda empat ( mobil sangat sulit untuk masuk ke dalam , karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan. ” Saat membawa suami saya habis hujan malamnya. Jadi mobil gak ada yang melintas, kalau pakai motor gak bisa dengan kondisi suami saya cukup parah sakitnya, ” ungkap istrinya.

Sementara tempat tinggal Sulaiman sekeluarganya, ada dua desa, yakni, Desa Balai Adat dan Desa Berumbung Bandung Tiga yang memiliki ratusan warga SAD dan warga pribumi yang tinggal di sana.

Adapun selama kurang lebih 6 tahun, Sulaiman telah meninggal kebun sawit seluas 8 hektare yang sudah siap di panen untuk memenuhi kebutuhan anak-anak dan istinya.

Artikel ini telah dibaca 1.863 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sadis!! Warga Marosebo Ulu, Batanghari Ditemukan Dengan Leher di Gorok

13 Mei 2022 - 06:24 WIB

Antar Istri ke Kota Jambi, Pulangnya Rumah di Bobol Maling

30 April 2022 - 15:24 WIB

Mahasiswi FKIP Universitas Jambi Ditemukan Tidak Bernyawa di Kamar Kos

28 April 2022 - 08:33 WIB

Mengindap Penyakit Stroke, Warga Bajubang Laut Terabaikan, Ini Kata Kades

21 April 2022 - 12:29 WIB

Catut Nama Dandim 0419/ Dandim Tanjab, Oknum Lakukan Modus Minta Beli Tiket

20 April 2022 - 21:57 WIB

Sedang Buang Air Besar, Seorang Pekerja Kontraktor di Terkam Harimau

20 April 2022 - 16:45 WIB

Trending di Peristiwa