Menu

Mode Gelap
Bantu CSR, PT VAT Perbaiki Akses Jalan SMK Negeri 6 Batanghari Fadhil Terpilih Ketua Umun Asprov PSSI Jambi 2021-2025 Pasca PWN, Gubernur Al Haris: Dapat Wujudkan Rintisan Kampung Pramuka Tim UNRAS ini Akan Bertarung di Mabes Polri Mewakili Provinsi Jambi Lantik 278 Pejabat Eselon II, III, dan IV , Wagub Abdullah Sani Minta Sinergi Lintas OPD

Peristiwa · 5 Nov 2021 18:35 WIB

Konflik Lahan Tak Kunjung Selesai, Ratusan Warga Kembali Duduki Lahan


 Konflik Lahan Tak Kunjung Selesai, Ratusan Warga Kembali Duduki Lahan Perbesar

Kabarjambikito.com – Sengketa lahan kelurahan Teluk Nilau, kecamatan Pengabuan dan PT. WKS kembali memanas. Pasalnya, hingga memasuki tahun ke dua pasca bersengketa para petani tidak mendapatkan kepastian terkait lahan mereka.

Kecewa terhadap kerja timdu Tanjab Barat terkait penyelesaian konflik lahan petani kelurahan teluk nilau pecah. Ratusan warga yang tergabung dalam kelompok tani ini kembali bergerak mendatangi lahan yang menjadi lokasi konflik pada saat timdu kabupaten melakukan pemetaan titik koordinat diarea yang bersengketa, Kamis (4/11/2021).

Mereka mendesak agar Timdu kabupaten Tanjab Barat segera menyelesaikan sengketa lahan. Jika tidak, masa yang didampingi oleh Persatuan Petani Jambi (PPJ) berencana akan menduduki lahan.

BACA LAINNYA  Kecelakaan di Batanghari, Mobil Bupati Merangin Ringsek Hantam Truk Batubara

Hal itu di tegaskan penasehat PPJ Aidil Putra, dia mengatakan, konflik lahan ini sudah lama terjadi. Namun persoalan tidak pernah selesai meski sudah di dampingi beberapa lembaga.

“Kita meminta agar pemerintah Provinsi untuk terlibat dalam penyelesaian konflik ini secepat mungkin, karena jika dibiarkan berlarut kita khawatir akan terjadi kontak fisik dilapangan,” tegasnya.

Menurutnya juga, apalagi konflik Teluk Nilau ini, berbatasan langsung dengan area konflik yang pernah terjadi di Seyerang.

“Kita tau konflik Senyerang itu memakan korban jiwa. Kita tidak ingin peristiwa itu terulang kembali, jadi pihak – pihak berkompeten harus segera menyikapi persoalan ini,” sebutnya.

Aidil juga meminta agar masyarakat untuk bersabar dan menahan diri, sambil mengunggu upaya pemerintah dalam penyelesaian kisruh lahan ini, baik itu pemerintah kabupaten maupun Provinsi.

BACA LAINNYA  Gempar!!! Sejoli Tewas Bersimbah Darah Dalam Kontrakan

“Jangan sampai hal yang tidak diinginkan terjadi, sehingga berakibat fatal dan merugikan semua pihak,” tukasnya.

Sementara itu ketua forum petani Teluk Nilau, Anhar sangat dikonfirmasi mengatakan, sampai saat ini dia bersama seluruh petani masih menunggu etikad baik pemerintah kabupaten dalam menyelesaikan konflik lahan Teluk Nilau.

” Kami masih bersabar tetap bersabar menunggu, meskipun ini sudah rangkaian yang cukup panjang, ” terangnya.

Selain itu pihak nya juga memegang apa yang disampaikan kaban Kesbangpol Tanjab Barat hari ini, bahwa selesai melakukan pemetaan titik koordinat akan diteruskan ke tahapan selanjutnya yakni pengajuan ke Bupati Tanjab Barat.

BACA LAINNYA  Bupati Anwar Sadat Hadiri Penandatangan MoU Dengan Provinsi Riau

” Kata Kaban Kesbangpol, September ini sudah di teruskan ke Bupati, kami menunggu hasil ahirnya, benarkah demikian atau atau hanya kata pemanis aja, ” ujarnya.

Ia juga menambahkan, sambil menunggu keputusan pemerintah kabupaten pihak nya tetap menduduki lahan yang bersengketa.

” Kita tetap duduki lahan tersebut, sambil menunggu keputusan yang di sampaikan pemerintah nanti, ” pungkasnya.

Sayangnya kaban Kesbangpol Tanjab Barat, Azis Muslim belum berhasil di mintak keterangan terkait hasil bertemu petani Teluk Nilau di lokasi lahan yang bersengketa. Baik secara langsung maupun melalui via WhatsApp. (Sul)

Artikel ini telah dibaca 275 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Alat Elektronik, Warga Ini Meninggal Dunia Bersimbah Darah

4 Desember 2021 - 07:58 WIB

Niat Mau Pesan Kopi, Tukang Pangkas Rambut Temukan Nenek Sudah Meninggal Dunia

29 November 2021 - 14:39 WIB

Lakalantas di Simpang Terusan, Siswa Ini Bersimbah Darah

27 November 2021 - 14:14 WIB

Seringnya Kemunculan Buaya, Meresahkan Warga Marosebo Ulu

26 November 2021 - 19:45 WIB

Warga Tanjabtim Dihebohkan Dengan Penemuan Warga Gantung Diri

19 November 2021 - 13:37 WIB

2 Hari Hilang Misterius, Begini Pengalaman Mistis Pedagang Bakso

18 November 2021 - 23:12 WIB

Trending di Peristiwa