Menu

Mode Gelap
Irwasum Komjen Pol Agung Maryono Gowes ke Candi Muaro Jambi Atlet Jambi Raih 14 Medali di Sea Games Vietnam Kapolri Perintahkan Berantas Perjudian, Kapolres Hasan Bilang Gini Bersama Al Haris, Kapolda Jambi Sambut Kedatangan Irwarsum Komjen Pol Agung Budi Maryoto Awas!! Plafont Gedung Dinas Pendidikan di Batanghari Banyak Yang Ambruk

Peristiwa · 5 Nov 2021 18:35 WIB

Konflik Lahan Tak Kunjung Selesai, Ratusan Warga Kembali Duduki Lahan


 Konflik Lahan Tak Kunjung Selesai, Ratusan Warga Kembali Duduki Lahan Perbesar

Kabarjambikito.com – Sengketa lahan kelurahan Teluk Nilau, kecamatan Pengabuan dan PT. WKS kembali memanas. Pasalnya, hingga memasuki tahun ke dua pasca bersengketa para petani tidak mendapatkan kepastian terkait lahan mereka.

Kecewa terhadap kerja timdu Tanjab Barat terkait penyelesaian konflik lahan petani kelurahan teluk nilau pecah. Ratusan warga yang tergabung dalam kelompok tani ini kembali bergerak mendatangi lahan yang menjadi lokasi konflik pada saat timdu kabupaten melakukan pemetaan titik koordinat diarea yang bersengketa, Kamis (4/11/2021).

Mereka mendesak agar Timdu kabupaten Tanjab Barat segera menyelesaikan sengketa lahan. Jika tidak, masa yang didampingi oleh Persatuan Petani Jambi (PPJ) berencana akan menduduki lahan.

BACA LAINNYA  Kapolres Tanjab Barat Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila Secara Virtual

Hal itu di tegaskan penasehat PPJ Aidil Putra, dia mengatakan, konflik lahan ini sudah lama terjadi. Namun persoalan tidak pernah selesai meski sudah di dampingi beberapa lembaga.

“Kita meminta agar pemerintah Provinsi untuk terlibat dalam penyelesaian konflik ini secepat mungkin, karena jika dibiarkan berlarut kita khawatir akan terjadi kontak fisik dilapangan,” tegasnya.

Menurutnya juga, apalagi konflik Teluk Nilau ini, berbatasan langsung dengan area konflik yang pernah terjadi di Seyerang.

“Kita tau konflik Senyerang itu memakan korban jiwa. Kita tidak ingin peristiwa itu terulang kembali, jadi pihak – pihak berkompeten harus segera menyikapi persoalan ini,” sebutnya.

Aidil juga meminta agar masyarakat untuk bersabar dan menahan diri, sambil mengunggu upaya pemerintah dalam penyelesaian kisruh lahan ini, baik itu pemerintah kabupaten maupun Provinsi.

BACA LAINNYA  Abdullah Sani: Sinergitas Kunci Tangulangi TBC

“Jangan sampai hal yang tidak diinginkan terjadi, sehingga berakibat fatal dan merugikan semua pihak,” tukasnya.

Sementara itu ketua forum petani Teluk Nilau, Anhar sangat dikonfirmasi mengatakan, sampai saat ini dia bersama seluruh petani masih menunggu etikad baik pemerintah kabupaten dalam menyelesaikan konflik lahan Teluk Nilau.

” Kami masih bersabar tetap bersabar menunggu, meskipun ini sudah rangkaian yang cukup panjang, ” terangnya.

Selain itu pihak nya juga memegang apa yang disampaikan kaban Kesbangpol Tanjab Barat hari ini, bahwa selesai melakukan pemetaan titik koordinat akan diteruskan ke tahapan selanjutnya yakni pengajuan ke Bupati Tanjab Barat.

BACA LAINNYA  Ribuan KK di Bungo Terdampak Banjir

” Kata Kaban Kesbangpol, September ini sudah di teruskan ke Bupati, kami menunggu hasil ahirnya, benarkah demikian atau atau hanya kata pemanis aja, ” ujarnya.

Ia juga menambahkan, sambil menunggu keputusan pemerintah kabupaten pihak nya tetap menduduki lahan yang bersengketa.

” Kita tetap duduki lahan tersebut, sambil menunggu keputusan yang di sampaikan pemerintah nanti, ” pungkasnya.

Sayangnya kaban Kesbangpol Tanjab Barat, Azis Muslim belum berhasil di mintak keterangan terkait hasil bertemu petani Teluk Nilau di lokasi lahan yang bersengketa. Baik secara langsung maupun melalui via WhatsApp. (Sul)

Artikel ini telah dibaca 290 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Geger!!! Ibu Rumah Tangga Ditemukan Bersimbah di Dapur

22 Mei 2022 - 21:19 WIB

Masya Allah… Ibu di Muaro Jambi Melahirkan Bayi Kembar Tiga

22 Mei 2022 - 20:22 WIB

Sadis!! Warga Marosebo Ulu, Batanghari Ditemukan Dengan Leher di Gorok

13 Mei 2022 - 06:24 WIB

Antar Istri ke Kota Jambi, Pulangnya Rumah di Bobol Maling

30 April 2022 - 15:24 WIB

Mahasiswi FKIP Universitas Jambi Ditemukan Tidak Bernyawa di Kamar Kos

28 April 2022 - 08:33 WIB

Mengindap Penyakit Stroke, Warga Bajubang Laut Terabaikan, Ini Kata Kades

21 April 2022 - 12:29 WIB

Trending di Peristiwa