Hanya Gegara Ini Warga Marosebo Ulu Bakar Rumah Sarminsen Jambi- Jatim Tandatangan MoU Misi Dagang dan Investasi Sani: Membangunan Mental Ummat Sangat Penting Sekali Membegal Tukang Ojek di Muaro Jambi, Pelaku Diamankan Polisi Penampakan Dua Ekor Harimau Membuat Warga Muaro Jambi Getar-Getir

Home / Hukrim / Kabar Daerah

Kamis, 7 Oktober 2021 - 16:09 WIB

Lakukan Penganiayaan Kok Tidak Ditahan, Ini Kata Kuasa Hukum AJ

Tersangka yang berinisial AJ itu hadir sekira pukul 13.30 WIB di samping penasehat hukumnya Dian Burlian, SH

Tersangka yang berinisial AJ itu hadir sekira pukul 13.30 WIB di samping penasehat hukumnya Dian Burlian, SH

Kabarjambikito.com – Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Marosebo Ulu, Kabupaten Batanghari memeriksa AJ sebagai tersangka dalam perkara penganiayaan ringan, sebagaimana diatur dalam pasal 352 KUHP pada Rabu (6/10/2021) Siang.

Pemeriksaan AJ tersebut di dasari oleh laporan polisi nomor : LP./ B – 44/VIII/2921/SPKT/SEK.MSU/RES BATANG HARI, tertanggal 23 Agustus 2021 lalu.

Tersangka yang berinisial AJ itu hadir sekira pukul 13.30 WIB di samping penasehat hukumnya Dian Burlian. SH. MA bersama rombongan, menurut kuasa hukum tersangka pemeriksaan kliennya berjalan lancar dan tertib.

BACA LAINNYA  Covid-19 Makin Menurun, Gubernur Jambi Perbolehkan Izin Acara Pernikahan, Tapi...

“Selama pemeriksaan klien saya di cerca sebanyak 23 pertanyaan dan pertanyaan tersebut menyangkut peristiwa yang terjadi dan sebab terjadinya peristiwa tersebut, dan dari sekian pertanyaan tersebut dapat di ambil kesimpulan bahwa motif kliennya melakukan penganiayaan adalah dendam pribadi,” Terang Dian Burlian, Kamis, (07/10/2021).

Selaku penasehat hukum AJ saat di konfirmasi kabarjambikito.com turut menjelaskan kenapa kliennya tidak ditahan, dikatakan faktor kooperatif menjadi salah satu faktor AJ tidak di tahan.

BACA LAINNYA  Bakhtiar Sebut, Infrastruktur Jadi Program Prioritas Pemkab Batanghari

“Klientnya tidak di tahan karena banyak faktor, selain kliennya koperatif juga sesuai dengan ketentuan undang-undang yg mengharuskan kliennya untuk tidak ditahan,” Jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, sebagaimana yang di atur dalam pasal 352 KUHP yang ancamannya cuma 3 bulan ini jelas masuk dalam kategori tindak pidana ringan (TIPIRING).

“Tentulah klien saya tidak dilakukan penahanan dan proses perkaranya pun beda dengan pidana dengan pemberatan, TIPIRING ini proses peradilan cepat dan hakim tunggal,” Ujarnya.

BACA LAINNYA  Pemodal Ilegal Drilling di Batanghari Dibekuk Ditreskrimsus Polda JambiĀ 

Walaupun demikian, AKP Heri Triyanto, S.Pd tetap mengedepankan restoratif justice dan mendorong kedua belah pihak untuk melakukan penyelesaian diluar pengadilan dengan kata lain melakukan perdamaian secara kekeluargaan atau secara adat.

“Masalah yang besar dikecilkan dan perkara kecil dihabiskan, sehingga bisa beraktifitas seperti biasa seperti pepatah adat duduk berimpit lutut tegak berhimpit bahu.

Sehingga terciptalah ketertiban dan kebersamaan di tengah masyarakat pada umumnya dan maro sebo ulu pada khususnya,” Ujar Kapolsek . (Edo)

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Wagub Jambi: Kami Sangat Mendukung Ponpes Cetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

Batanghari

Wabup Bakhtiar: Jangan Ada Pejabat Tak Faham 36 Program Batanghari Tangguh

Batanghari

Dapat Kabar Warga Kesulitan, Polsek Batin XXIV Langsung Beri Bantuan

Kabar Daerah

Badan Intelijen Negara Door Tu Door di Jambi, Ada Apa ?

Kota Jambi

Ingat, Ya! Tahun Baru Sejumlah Area Publik di Kota Jambi Ditutup

Batanghari

Dishub Batanghari Diminta Atasi Macet di Tembesi, Kades Penerokan Minta Pengawasan Lebih Ketat

Batanghari

Kecelakaan di Batanghari, Mobil Bupati Merangin Ringsek Hantam Truk Batubara

Kabar Daerah

Optimalkan PAD, Wawako Maulana Minta Hotel dan Mal di Jambi Pasang Tapping Box