Menu

Mode Gelap
JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol Bupati Masnah Hadiri Pengukuhan Ketua LAM se Kecamatan Sungai Gelam Wagub Sani Hadiri Halal bi Halal Serta Pelantikan Fatayat NU se Jambi Komisi IV DPRD Provinsi Cek Pembangunan Gedung SMA Negeri 12 Kota Jambi Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN

Nasional · 20 Feb 2022 14:22 WIB

Mahasiswi Lagi Mandi, Kok Malah Direkam Sama Rekanya Sendiri


 Foto ilustrasi google Perbesar

Foto ilustrasi google

NASIONAL – Seorang mahasiswa harusnya memiliki akhlak yang baik, bukan melakukan perbuatan tercela.

Seperti yang dilakukan oleh ARM (23), salah seorang oknum mahasiswa disalah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Majalengka, Jawa Barat. Ia tega merekam lima rekan mahasiswi yang sedang mandi saat mereka melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Ternyata, mahasiswa berinisial ARM (23), tidak hanya rekam teman mahasiswi saat mandi ketika KKN di Cigasong, Majalengka.

Pelaku ARM juga menjual video saat mahasiswi mandi tersebut melalui akun Facebook.

Selama KKN di Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Pelaku merekam lima teman mahasiswinya menggunakan HP ketika mereka mandi.

Para korban mahasiswi yang direkam saat mandi tersebut berinisial NP (23), NF (21), SF (21), Ep (21) dan NA (21). Mereka satu kelompok saat melaksanakan KKN.

BACA LAINNYA  Mengajarkan Anak SAD, Fadhil Arief: Membutuhkan Formula Yang Sangat Tepat

Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi mengungkapkan, persitiwa tersebut saat korban dan pelaku sedang KKN atau kerja nyata mahasiswa (KNM) di Kecamatan Cigasong.

“Pelaku merekam korban dengan HP miliknya yang sudah disimpan sebelumnya di kamar mandi,” kata Kapolres, Sabtu, 19 Februari 2022

Diungkapkan dia, para korban tidak menyadari ada HP di kamar mandi dalam posisi merekam, karena ditempatkan di tempat sabun.

HP tersebut juga dibungkus menggunakan plastik hitam dan disimpan sedemikian rupa, sehingga para korban sama sekali tidak curiga.

BACA LAINNYA  Kapolri: Saya Ingin Polisi Dicintai sebagai Pelindung dan Pengayom Masyarakat

“Korban yang sedang mandi tidak tahu kalau ada HP yang merekam mereka,” kata Edwin, dikutip dari radarcirebon.com.

Adapun KKN tersebut berlangsung pada bulan September sampai dengan Oktober 2021. Pelaku ARM yang merupakan warga Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, kemudian menyebarkan via medsos.

Mulanya, ARM membuat akun medsos yang seolah-olah adalah korbannya.

Di akun tersebut ditempatkan video korban yang sedang mandi.

Peristiwa ini, kemudian terungkap ke aparat kepolisian dan langsung menangkap pelaku yang tenyata juga mahasiswa dan masih satu kampus dengan para korbannya.

Penangkapan ini diawali oleh Tim Cyber Crime Polres Majalengka yang mendapati unggahan tidak senonoh di media sosial, kemudian melakukan penyelidikan.

BACA LAINNYA  Prabowo Nyapres 2024, HRS dan Pendukung Sudah Kecewa

Terkait dengan motif pelaku merekam para mahasiswi, Kapolres mengungkapkan, ada rasa suka dari pelaku juga terdorong birahi.

Atas perbuatannya, kini pelaku ARM harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia meringkuk di tahanan Polres Majalengka.

ARM juga terancam dengan UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara.

Bahkan ada juga dugaan bahwa video terebut juga dijual seharga Rp200 ribu per file, dengan dalih kebutuhan ekonomi.

Aksi mahasiswa rekam mahasiswi di Kabupaten Majalengka pun menarik perhatian masyarakat. Pasalnya, tindakan tersebut sangat tidak terpuji.

Sumber: fin.co.id

Artikel ini telah dibaca 267 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol

17 Mei 2022 - 13:29 WIB

Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN

16 Mei 2022 - 13:54 WIB

Tito Karnavian Bakal Lantik 5 Pj Gubernur Hari Ini

12 Mei 2022 - 07:30 WIB

DOR! Pak Guru MIT Tewas Ditembus Peluru

28 April 2022 - 06:01 WIB

Benarkah Habib Rizieq Dinobatkan Imam Besar oleh Dedengkot NU?

27 April 2022 - 00:45 WIB

THR PNS Terancam Dibayar Setelah Lebaran

24 April 2022 - 18:51 WIB

Trending di Nasional