Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Edi Purwanto Apresiasi FORMAJA Gelar Aksi Sosial Jelang Kedatangan Dirjen Kebudayaan Direktorat PTLK Datang, Masyarakat Rambutan Masam Bentuk Kepanitiaan Dirjen IKP: Dewan Pers Satu-satunya Lembaga yang Lakukan Sertifikasi Jurnalis Lepaskan JCH, Fadhil Arief: Doakan Kami Agar Jadi Pemimpin Istiqomah Tinjau Jalan di Sabak, Al Haris: Pemrov Jambi Segera Mengangani Dengan 2 Skema

Nasional ยท 19 Des 2021 15:10 WIB

Masyarakat Jangan Takut, Jika Ditemukan Oknum Polisi Nakal Lapor Kesini


 Gedung Mabes Polri (Andhika Prasetia/detikcom) Perbesar

Gedung Mabes Polri (Andhika Prasetia/detikcom)

NASIONAL – Rentetan pelanggaran hukum dan kode etik oknum polisi belakangan ramai menjadi perhatian publik. Namun ingat, masyarakat bisa lho melaporkan oknum polisi nakal.

Laporan adanya polisi nakal tersebut bisa dilayangkan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam). Divisi ini bertanggung jawab atas pembinaan profesi dan pengamanan di lingkungan internal Polri.

Polres Metro Jakarta Pusat, melalui akun Instagramnya, menginformasikan cara pelaporan oknum polisi pelanggar hukum tersebut.

Pertama, pelapor bisa mendatangi Sentra Pelayanan Propam di gedung utama Mabes Polri, dengan menyampaikan maksud pelaporan.

Selanjutnya, pelapor akan diminta membuat surat tertulis yang dilayangkan kepada Kadiv Propam Polri atau Kabid Propam Polda setempat. Dengan memuat uraian permasalahan melalui beberapa medium, di antaranya e-mail, Facebook, dan Twitter.

BACA LAINNYA  Penyekatan Kota Jambi Dihentikan, Nikah dan Resepsi Diperbolehkan

Terakhir, pelapor bisa memantau perkembangan perkara yang sedang ditangani melalui laman resmi dan nomor layanan Propam Polri.

Seperti diketahui, beberapa pelanggaran oknum polisi ramai menjadi perbincangan di media sosial. Di antaranya Bripda Randy Bagus yang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait aborsi yang dilakukan mantan kekasihnya NSS (23). Terbaru, Aipda Rudi Panjaitan yang bercandai korban perampokan saat membuat laporan di Polsek Pulogadung.

Ramainya kasus pelanggaran oleh oknum polisi itu juga mendapat perhatian serius dari KapolriListyo Sigit Prabowo. Sigit ingin jajarannya menghilangkan persepsi masyarakat tentang ‘laporan viral dulu baru diusut’.

“Jadi fenomena pengaduan yang ada bahwa saat ini fenomena masyarakat merasa yang paling cepat pengaduan segera ditanggapi adalah kalau pengaduan tersebut diviralkan, apalagi masyarakat tahu bahwa kita sebenarnya sudah buka layanan pengaduan, namun mungkin mereka merasa ada batasan waktu sebagaimana diatur dalam perkap, sementara harapannya begitu ada pengaduan tidak tunggu terlalu lama, kemudian ada respons yang bisa dijawab kepolisian, nah ini tentunya kita harus menyesuaikan dengan aturan kita buat untuk memberi pelayanan. Di satu sisi, harapan masyarakat ingin ini bisa terlayani dengan cepat,” jelas Sigit.

BACA LAINNYA  Pedagang Buah Tikam Pembeli Ditangkap

Dia kemudian menyarankan pembuatan telepon pengaduan, seperti call center yang bisa menjelaskan setiap laporan masyarakat. Dengan begitu, persepsi masyarakat terkait ‘viral dulu baru diusut’ perlahan-lahan hilang.

BACA LAINNYA  Bebas Dari Lapas, Jadwal Ceramah Habib Bahar Penuh 1 Tahun Kedepan

“Saran saya, kalau memang belum ada nomor pengaduan di dalamnya, cantumkan nomor pengaduan sehingga pada saat masyarakat memasukkan laporan dan tidak terespons karena ada sistem penolakan, dan sistem-sistem yang dibuat apakah berkadar pengawasan atau tidak, masyarakat bisa bertanya langsung dan tentunya harus disiapkan orang-orang yang mengawaki, orang mengawaki ini harus dilatih dan memiliki kemampuan, public speaking-nya bagus,” jelas Sigit.

“Memang ini harus disiapkan. Kalau tidak, fenomena-fenomena masyarakat terkait lebih baik menggunakan cara-cara viral. Ini tentunya akan terus berlangsung. Jadi tolong dicek dumas-dumas yang ada di polres, polda, yang seharusnya berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Sumber: Detik.com

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dirjen IKP: Dewan Pers Satu-satunya Lembaga yang Lakukan Sertifikasi Jurnalis

26 Juni 2022 - 17:06 WIB

Demi Mempertahankan Seluruh Honorer Indonesia, Anies Baswedan Temui Jokowi

25 Juni 2022 - 08:49 WIB

JMSI Siap Bekerjasama dengan Stakeholder Kepemiluan

23 Juni 2022 - 17:47 WIB

Ketua JMSI Pusat Minta Seluruh Anggotanya Tidak Tejebak Arus Pemilu 2024

22 Juni 2022 - 08:20 WIB

Ini Sosok Irjen Yazid Fanani Yang Dukung Perlindungan Data Pribadi

21 Juni 2022 - 08:33 WIB

Pembelajaran Penting dari Kapolres Sampang soal Kompetensi Wartawan

20 Juni 2022 - 11:44 WIB

Trending di Nasional