Kepala SKK Migas Tinjau Sumur Eksplorasi Manpatu-1X Iin Kurniasih Ajak Pemerintah dan Masyarakat Promosikan Senam Rentak Kudo Sekda Provinsi Jambi Harapkan BI Turut Bantu Pulihkan Masyarakat Pemprov Jambi Gelar Pasar Murah Sampai Tanggal Ini Hadiri HUT SMA N 3 Kota Jambi, Abdullah Sani: Pemprov Jambi Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Home / Hukrim

Minggu, 26 Desember 2021 - 10:59 WIB

Mata Alami Kebutaan Karena di Keroyokan Oknum Security PT APL, Lapor ke Polisi, Tapi…

Akibat di keroyok oknum security PT APL, mata dayat buta sebelah

Akibat di keroyok oknum security PT APL, mata dayat buta sebelah

Kabarjambikito.com– Begitu menyedihkan nasib Dayat (25) Warga Desa Tuo Ilir, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo yang harus mengalami kebutaan.

Buta matanya karena dirinya menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh oknum security dan dibantu oleh oknum staf humas PT Adimulia Palmo Lestari (APL) yang terletak di Desa peninjauan, kecamatan Marosebo Ulu, Kabupaten Batanghari.

Dayat harus menjadi korban penganiayaan oleh oknum pekerja di PT APL tersebut, mereka menudu Dayat telah melakukan pencurian buah sawit di dalam kawasan perkebunan milik PT APL.

Yang lebih menyedihkannya lagi, Dayat ini tidak mendapatkan keadilan hukum atas perbuatan yang telah dilakukan oleh oknum pihak perusahaan tersebut.

BACA LAINNYA  Pemodal Ilegal Drilling di Batanghari Dibekuk Ditreskrimsus Polda JambiĀ 

Sementara Dayat tidak mencuri buah kelapa sawit milik PT APL, melainkan dirinya mengangkut buah kelapa sawit milik Lukman yang merupakan majukan sendiri, yang mana saat mengangkut dari Sungai Tabir menuju ke Sungai Batanghari dengan alat transportasi perahu ketek.

Saat itu, Dayat dan Zuhdi hendak ke tempat pelabuhan untuk melakukan pembongkaran buah sawit milik tuannya Lukman. Sesampainya di pelabuhan tempat pembongkaran buah sawit, tepatnya di RT 11 Desa Tuo Ilir tiba-tiba datang sekitar 10 orang lebih oknum security dan staf humas PT APL yang langsung melakukan penahanan serta melakukan pemukulan berkali-kali, pada Jumat (03/12/2021).

BACA LAINNYA  Wujudkan Pemerintah Bersih, Al Haris Ajak Kepala Daerah Tidak Banyak Berhubungan dengan Pihak Ketiga

Sempat juga Dayat dan Zuhdi dibawa ke Polsek Tebo Ilir. Namun pihak Polsek harus mengembalikan mereka di karenakan tidak ada bukti yang kuat jikalau Dayat dan Zuhdi yang melakukan pencurian.

Dayat mengatakan, bahwa dirinya hanya sebatas buruh, yang hanya mengharapkan upahan demi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangganya.

“Kami tidak melakukan pencurian buah sawit milik perkebunan PT APL. Dalam hal ini kami sebagai masyarakat kecil memohon kepada aparat penegak hukum agar dapat membantu kami masyarakat kecil untuk mencari keadilan,” Tuturnya dengan nada sedih.

BACA LAINNYA  Verifikasi Faktual Telah Selesai, JMSI Segera Masuk Dalam Kartu Keluarga Dewan Pers

Hingga kini, Dayat sudah dibawa berobat oleh pihak keluarga dengan keterbatasan biaya. Namun belum membuahkan hasil

Dokter juga memvonis luka pada matanya itu mengakibatkan buta di sebelah kiri. Sungguh sangat disayangkan kejadian itu, yang mana oknum pihak perusahaan tersebut main hakim sendiri, apalagi hingga kini oknum yang melakukan penganiyaan tidak bertanggungjawab sama sekali. (Edo)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Edaran Sabu-sabu di Warungnya, Pasutri Diringkus BNNP Jambi

Hukrim

Yongli Minta Polres Muaro Jambi Usut Tuntas Dugaan Penggelapan Roda Empat

Hukrim

Dugaan Penipuan yang Seret Mayang Sari, Ari Gabot Dipanggil Penyidik Polda Jambi

Hukrim

Polisi Tangkap Berandalan Genk Motor Yang Serang Warung Sate Daerah Mayang

Hukrim

Diduga Cabuli Istri Tahanan, Oknum Kapolsek Diperiksa Propam dan Copot Dari Jabatannya

Hukrim

Diduga Potong Dana PKH, Polsek Tembesi: Kasus Terus Dilanjutkan

Batanghari

Tercium Aroma Penyimpangan, Masyarakat Minta Ispektorat Batanghari Periksa dan Audit Dana BumDes Setiap Desa

Hukrim

Dua Pelaku Pemakai Sabu Ditangkap Polisi, Satu Berhasil Kabur