LIVE TV
Cegah Claster Baru, Tempat Wisata di Kota Jambi Ditutup Pasca Lebaran, 98 Warga Tanjabbar Terkonfirmasi Positif Covid-19 Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19, Ini Himbauan Bupati Fadhil Arief Komunitas Sahabat Sejati Bersama Wawako Maulana Beri Santunan 10 Ton Daging Kerbau Beku Perum Bulog Jambi, Habis di Serbu Pembeli

Home / Hukrim

Selasa, 9 Maret 2021 - 12:53 WIB

Mengaku Panik, Ibu Muda Cekik Bayinya Dari Hasil Hubungan Gelap

Ilustrasi Lokasi penemuan mayat bayi di tong sampah (foto: Dok Polsek Cikeusik)

Ilustrasi Lokasi penemuan mayat bayi di tong sampah (foto: Dok Polsek Cikeusik)

BOGOR – Entah apa yang merasuki jiwa seorang ibu, dengan kejam dia menghabisi darah dagingnya sendiri.

Dilansir dari Suara.com , kejadian di Kampung Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Seorang ibu muda berinisial EMD berusia 25 tahun tega cekik dan buang bayi sendiri ke tong sampah Kampung Gembor.

Aksi yang dilakukan ibu muda ini terbilang nekat. Dia tega cekik dan buang bayi hasil dari hubungan gelapnya dengan seorang laki-laki.

Baca Juga   Sempat Melarikan Diri, Oknum Pelajar di Kota Jambi Berhasil Diringkus

Ibu muda berinisial EMD (25) itu mengaku tega membuang bayinya dengan alasan takut dan panik kepada keluarga atas kehamilannya yang merupakan hasil dari hubungan gelap.

Dijelaskan Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima, pelaku membunuh bayinya sendiri dalam keadaan sadar setelah ia bersalin secara mandiri tanpa bantuan orang lain.

Baca Juga   Unggah Foto Anaknya Akun Facebook, Ini Harapan Ainayya Khumairoh

“Tersangka EMD ini melahirkan seorang diri di kamar mandi, setelah itu tersangka membunuh bayinya sendiri yang baru saja dilahirkan,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima dalam jumpa pers pada Senin (8/3/2021).

Dalam pengakuannya, pelaku membunuh anaknya sendiri dengan menekan dada sang bayi sebanyak dua kali, lalu mencekik leher korban kurang lebih 10 detik.

Baca Juga   Gara-gara Urusan Utang Piutang, Satu Keluarga Dianiaya Preman Kampung Hingga Kritis

“Setelah memastikan korban meninggal, kemudian tersangka membungkus jasad korban menggunakan kain, kemudian dimasukan ke dalam kantong plastik”, ujar Deonijiu, melansir Bantennews (jaringan Suara.com).

Atas perbuatan kejinya itu, tersangka dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dan pasal perlindungan anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.***

Share :

Baca Juga

Hukrim

Begini Motif Anak di Muaro Jambi Habisi Ibu dan Tusuk Ayah Kandung

Hukrim

Hasan Mabruri : Pleno PPK Rampung, Haris-Sani Menang Besar di Kota Jambi

Hukrim

Tiga Perampok Bersenpi Dilumpuhkan, Dover: Tak Ada Ruang Pelaku Tindak Pidana di Jambi

Hukrim

12 Ton Minyak Mentah dari Bungku, Kabupaten Batanghari Berhasil Ditangkap Polisi

Hukrim

Kembali Sisir Muaro Jambi, Abdullah Sani Sambangi Warga Sumber Agung

Hukrim

Pemuda Ini Dibacok Samurai Gegara Nyalip Rombongan Geng Motor

Hukrim

Dua Bandar Narkoba, Dan Satu Spionase Berhasil Diringkus BNNP Jambi di Danau Sipin

Hukrim

Bejat !!! Istri Berangkat Kerja, Malah Cabuli Anaknya