Menu

Mode Gelap
Irwasum Komjen Pol Agung Maryono Gowes ke Candi Muaro Jambi Atlet Jambi Raih 14 Medali di Sea Games Vietnam Kapolri Perintahkan Berantas Perjudian, Kapolres Hasan Bilang Gini Bersama Al Haris, Kapolda Jambi Sambut Kedatangan Irwarsum Komjen Pol Agung Budi Maryoto Awas!! Plafont Gedung Dinas Pendidikan di Batanghari Banyak Yang Ambruk

Nasional · 22 Okt 2021 00:46 WIB

MoU Stikosa – AWS dan JMSI Mampu Menambah Ilmu Mahasiswa Dibidang Jurnalistik


 Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi – Alamamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) menggandeng Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur Perbesar

Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi – Alamamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) menggandeng Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur

Kabarjambikito.com – Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi – Alamamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) menggandeng Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur untuk pengembangan kelembagaan dan implementasi ‘Merdeka Belajar-Kampus Merdeka’ (MBKM).

Hal itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Stikosa AWS yang diwakili Ketuanya, Dr. Meithiana Indrasari Yunus dengan Ketua JMSI Jatim, Drs. Eko Pamuji M.I.Kom, Kamis (21/10/2021).

Mei, panggilan akrab Meithiana Indrasari Yunus menyatakan, MBKM merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja.

BACA LAINNYA  Tinggalkan Debt Collector Tagih Cicilan, Seorang Pria Nekat Akhiri Hidup Kantongi Surat Wasiat

“Dengan kerjasama ini, kami berharap JMSI dapat membantu kampus dalam pengembangan konsep ‘Merdeka Belajar – Kampus Merdeka’, dengan meningkatkan kualitas pendidikan terutama menambah kemampuan para mahasiswa di bidang jurnalistik dengan media jaringan JMSI Jatim tentunya,” jelasnya.

Mengingat dengan konsep MBKM ini, lanjut Mei mahasiwa akan lebih banyak ke luar kampus dengan masuk ke dunia industri dalam hal ini media antara enam bulan hingga satu tahun.

“Harapannya, anak didik kami bisa masuk ke industri media dari member JMSI Jatim. Karena media-media yang tergabung dalam JMSI sudah terverifikasi Dewan Pers sehingga secara profesional legalitas tidak diragukan,” ujarnya.

BACA LAINNYA  Waspada! Ini 3 Efek Samping Lidah Buaya untuk Wajah

Sementara Eko Pamuji menyambut baik, keinginan dari Stikosa AWS bekerjasama dengan JMSI Jatim. Mengingat anggota JMSI yang beranggotakan 25 media ini sangat berkompeten dijadikan tempat bagi mahasiswa dalam menimba ilmu jurnalistik.

“Seperti yang dikatakan Bu Mei, media-media anggota JMSI Jatim semua sudah terverifikasi baik secara administrasi dan faktual oleh Dewan Pers. Jadi mari kita bekerjasama. Mari jadikan media kita ini menjadi laboratorium Stikosa AWS baik sebagai institusi maupun mahasiswanya dalam meningkatkan kemampuan dasar jurnalistik,” ajak Eko.

BACA LAINNYA  Wabup Bakhtiar: Kita Akan Siapkan Wisata Alam dan Wisata Buatan Dibeberapa Titik

Eko pun lantas memaparkan, bahwa kerja jurnalistik tidak cukup hanya pintar saja tapi juga intelektual, selain juga tidak kalah juga memilik fisik yang kuat. “Karena kerja jurnalistik akan banyak di lapangan dilakukan di lapangan,” tegasnya.

Dan Eko meyakinkan, dengan menjalin kerjasama dengan JMSI, harapan Stikosa AWS yang selama ini dikenal sebagai kampus yang mampu menghasilkan wartawan-wartawan yang memiliki kompetensi di bidang jurnalistik. “Maka kompetensinya akan semakin meningkat dengan jalinan kerjasama dengan JMSI Jatim,” tandasnya.(*) (JMSI)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Terpilih Sebagai Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra Bangun Kualitas Pers

19 Mei 2022 - 06:39 WIB

JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol

17 Mei 2022 - 13:29 WIB

Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN

16 Mei 2022 - 13:54 WIB

Tito Karnavian Bakal Lantik 5 Pj Gubernur Hari Ini

12 Mei 2022 - 07:30 WIB

DOR! Pak Guru MIT Tewas Ditembus Peluru

28 April 2022 - 06:01 WIB

Benarkah Habib Rizieq Dinobatkan Imam Besar oleh Dedengkot NU?

27 April 2022 - 00:45 WIB

Trending di Nasional